Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jro Gde Sudibya Warning : Proyek BTID  KEK Kura – Kura   Bali  Gejala  Kolonialisme Baru

Jro Gde Sudibya Warning : Proyek BTID  KEK Kura – Kura   Bali  Gejala  Kolonialisme Baru

  • account_circle 071
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  29  Mei  2026

 Warning : Proyek BTID  KEK Kura – Kura   Bali  Gejala  Kolonialisme Baru

 

Publik Jro Gde Sudibya yang juga mantan Anggota MPR RI Utusan Daerah Bali 1999 – 2004 dan Ekonom

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus  (KEK) Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development di Pulau Serangan,Denpasar-Bali kembali memanas. Pengamat Kebijakan Publik Jro Gde Sudibya yang juga mantan Anggota MPR RI Utusan Daerah Bali 1999 – 2004 dan Ekonom melontarkan peringatan keras terkait arah pembangunan kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, intelektual Bali itu meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan berubahnya (KEK) Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development di Pulau Serangan menjadi “Kawasan Ekonomi Kolonialis Pulau Serangan”.

Menurut Jro Gde Sudibya, proses pembebasan tanah dan reklamasi di kawasan Serangan berlangsung secara “super keras” dan meninggalkan trauma sosial berkepanjangan bagi warga.
Ia menilai rasa takut kehilangan tanah, keselamatan, hingga masa depan ekonomi membuat sebagian masyarakat akhirnya mendukung investor. Namun, dukungan itu disebutnya bukan lahir dari kebebasan penuh, melainkan akibat tekanan psikologis yang ia analogikan sebagai “Stockholm Syndrome”.

“Rasa takut yang berkepanjangan membuat masyarakat seakan berbalik mendukung investor. Dukungan itu sebenarnya palsu,” tegasnya.

Tak hanya itu, Jro Gde Sudibya juga menyoroti eksklusivitas kawasan KEK Kura-Kura Bali  yang dinilai berpotensi menciptakan “negara dalam negara” dan mengabaikan kepentingan masyarakat lokal Bali.

Ia menyebut fenomena tersebut sebagai bentuk kolonialisme gaya baru yang mulai tumbuh di Bali, bahkan setelah 80 tahun Indonesia merdeka.

Menurutnya, pola serupa juga terjadi di Papua sebagaimana tergambar dalam film dokumenter “Pesta Babi, Kolonialisme Baru di Tanah Papua”.

Lebih jauh, Jro Gde Sudibya memperingatkan adanya potensi “state craft corruption” atau korupsi atas nama negara yang melibatkan kolusi antara penguasa dan oligarki demi kepentingan investasi.

Ia menilai kondisi tersebut dapat mengancam keberlangsungan tanah Bali yang dianggap sakral dan suci bagi masyarakat adat.

(080/071)

  • Penulis: 071
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB Stikom  Bali

    ITB Stikom  Bali

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 2 Juni 2021   ITB Stikom  Bali  

  • ROSE Untuk  Tomohon  Lebih  Baik

    ROSE Untuk  Tomohon  Lebih  Baik

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  11  November  2020   ROSE Untuk  Tomohon  Lebih  Baik  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  16  November  2021 Renungan  JOGER  

  • Terapkan “Customer Identity and Access Management”  XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital

    Terapkan “Customer Identity and Access Management” XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  11  Agustus  2020   Terapkan “Customer Identity and Access Management” XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital  Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information – Digital Officer XL Axiata   JAKARTA,  INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas layanan bagi semua pelanggan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah […]

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Selasa 28  April  2020

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  09   Desember 2022 Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh,Teungku Malik Mahmud Al Haythar bertempat di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Rabu  7 Desember 2022. Tanpa adanya Budaya, Bali tidak ada […]

expand_less