Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi terbaru produk unik dan berkualitas dari Mr.Joger : ” Jam Tangan Mundur”

    Inovasi terbaru produk unik dan berkualitas dari Mr.Joger : ” Jam Tangan Mundur”

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kuta, Kamis 07 Februari 2019 Inovasi terbaru produk unik dan berkualitas dari Mr.Joger : ” Jam Tangan Mundur” Mr. Joger melaunching Jam Mundur Joger Balinesia bertempat di Kuta, Bali, Rabu (6/2/2019). BALI, INDEX – Pabrik Kata-kata Joger ditahun 2019 ini,  melaunching  prodak terbarunya ” Jam Tangan Mundur” water risestant (kedap air) hingga kedalaman 10 meter,dan pertama yang di Indonesia […]

  • Pelaksanaan Rapid Test Di Banjar Cemara Agung Desa Tegal Harum, Hasilnya Semua Non Reaktif

    Pelaksanaan Rapid Test Di Banjar Cemara Agung Desa Tegal Harum, Hasilnya Semua Non Reaktif

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  22  Juni  2020   Pelaksanaan Rapid Test Di Banjar Cemara Agung Desa Tegal Harum, Hasilnya Semua Non Reaktif   Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau langsung kegiatan rapid test yang dilakukan di lingkungan Di Banjar Cemara Agung, Desa Tegal Harum, pada Senin (22/6/2020). BALI, INDEX Dalam upaya mendukung perceptan penanganan Covid-19 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  31  Maret 2022   Renungan  JOGER    

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 04 Mei 2022

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  1  Februari  2021   Pemkot Denpasar Raih Anugerah Meritokrasi Dari KASN RI     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar kembali sukses mendulang prestasi. Kali ini, ibukota Provinsi Bali ini meraih Anugerah Meritokrasi Kategori Baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan dalam bidang penerapan Sistem Merit ini diserahkan langsung Ketua KASN RI, […]

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 10  Februari  2022   Tinjau Kesiapan Satgas Covid Desa dan Kelurahan Denpasar.Walikota Jaya Negara Motivasi Langsung Kelapangan Serta Serahkan Bantuan Prokes.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Setelah mengaktifkan kembali Satgas  Covid tingkat Banjar/Dusun, Desa dan Kelurahan Se Kota Denpasar, Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana turun langsung […]

expand_less