Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral

Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  7  Februari  2021

 

Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral

 

Pementasan kesenian klasik di Kota Denpasar sebelum pandemi.

 

BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Program inventarisasi kesenian yang digencarkan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pada bulan Januari lalu telah selesai. Dimana, sebanyak 378 kesenian yang tergolong tua, klasik dan sakral turut terdaftar. Selanjutnya, untuk menghindari adanya kesenian yang luput dari pendataan, data yang telah terkumpul akan divalidasi bersama perbekel dan lurah.

Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Dwi Wahyuning Kristiansanti saat dikonfirmasi Minggu (7/2) menjelaskan bahwa kegiatan yang dikemas dalam program Inventarisasi Kesenian di Kota Denpasar pelaksanaanya telah usai pada 31 Januari lalu. Dimana, untuk saat ini tahapanya akan dilanjutkan degan validasi serta pendataan lanjutan bagi kesenian yang tercecer.

“Sekarang kita akan lakukan validasi serta pengecekan lanjutan siapa tau ada kesenian yang luput dari pemantauan perbekel/lurah, sehingga bisa didaftarkan,” jelasnya

Wiwin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan database untuk mendukung pelestarian, perlindungan, pengembangan, pemanfaatan serta pembinaan seni di Kota Denpasar. Adapun sebanyak empat cabang seni yang menjadi prioritas, mulai dari Seni Tari, Seni Karawitan, Seni Rupa dan Seni Theater.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada prinsipnya Sekaa, Sanggar, Banjar, Pura, Pemaksan dan Komunitas Seni bisa didaftarkan. Namun, dalam pelaksanaanya aktifitasnya wajib melaksanakan pembinaan kesenian tua atau yang bersifat mengkhusus.

“Sekaa, sanggar atau komunitas bisa masuk asalkan ada kesenian khusus, namun jika sanggar itu hanya melakukan pembelajaran tari dan tabuh secara umum tidak bisa masuk, sedangkan jika sanggar itu melakukan pelatihan atau pembinaan Seni Gambuh atau Arja itu bisa, dan khusus sanggar kita sudah ada databasenya sendiri,” ujar Wiwin sapaan akrabnya.

Dijelaskan Wiwin bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pelestarian, perlindungan, pengembangan, pemanfaatan serta pembinaan seni di Kota Denpasar. Sehingga nantinya dapat ditarik kesimpulan seberapa besar kesenian Kota Denpasar yang masih aktif, kurang aktif ataupun yang sangat urgent untuk dilaksanakan penyelamatan.

“Jadi dengan Inventarisasi Kesenian ini data yang kita peroleh memang data valid sesuai dengan apa yang ada dilapangan, sehingga dapat diputuskan apakah diperlukan pendampingan, pembinaan atau rekontruksi,” kata Wiwin.

Wiwin berharap, dengan potret data ini Pemerintah Kota Denpasar dapat memiliki peta data yang baik. Selain itu, dengan data ini diharapkan kesenian-kesenian yang tidak berkembang dapat dilakukan rekontruksi kembali baik secara mandiri melalui kegiatan di Dinas kebudayaan ataupun dengan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga tinggi, komunitas atau pun kelompok kesenian lainnya yang ada di Kota Denpasar maupun di Provinsi Bali. Dan untuk yang sedang berkembang tetap bisa dilakukan pemantauan.

“Karenanya Dinas Kebudayaan tidak dapat melakukan hal ini sendiri, kami membutuhkan kerjasama yang baik terutama dengan pemilik wilayah kesenian itu sendiri, saat ini kami melakukan koordinasi dengan seluruh kelurahan dan desa se-Kota Denpasar dan kami berharap para Lurah dan Perbekel dapat menjadi tim work untuk kegiatan ini,” tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

    WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kuta,  Kamis  5  September  2019   WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 di Kuta-Bali,Sumber foto  Fotografer DPR RI   BALI,  INDEX  – DPR RI untuk ketiga kalinya menyelenggarakan forum parlemen dunia bertajuk World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 […]

  • Wagub Cok Ace Buka Utsawa Dharma Gita Ke-31 Provinsi Bali Tahun 2023

    Wagub Cok Ace Buka Utsawa Dharma Gita Ke-31 Provinsi Bali Tahun 2023

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  04  September  2023 Wagub Cok Ace Buka Utsawa Dharma Gita Ke-31 Provinsi Bali Tahun 2023     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati secara resmi membuka Utsawa Dharma Gita Ke 31 Provinsi Bali Tahun 2023 yang diikuti oleh seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se-Bali, bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya […]

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  18  Juli 2022 Jaya Negara Launching Poliklinik Tradisional Integrasi di RSUD Wangaya. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka menindak lanjuti Peraturan Pemerintah tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional, Peraturan Menteri Kesehatan  tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi dan Peraturan Gubernur Bali tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali maka dalam upaya memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat untuk […]

  • Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 3 Orang

    Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 3 Orang

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 31 Mei  2020   Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 3 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai BALI,  INDEX  –  Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah. Pada Minggu (31/5/2020) tercatat 3 orang dinyatakan positif Covid-19. Diketahui pasien pertama laki-laki usia 54 tahun […]

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  19  Maret  2023 Jaya Negara-Arya Wibawa : Hari  Suci Nyepi Caka 1945 , Momentum Mulat Sarira, dengan Spirit Vasudaiva Khutumbakam bangkit  bersama Pasca Pandemi   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Umat Hindu akan segera memperingati Hari Suci Nyepi Tahun […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  04  April  2020   Renungan  JOGER  

expand_less