Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kamis 23 September 2021.

 

Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi

XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

 

 

Dunia kerja telah berubah dengan cepat yang didorong oleh penerapan otomatisasi dan digitalisasi serta akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah arah berbagai bidang industri dan profesi. Perkembangan ini memunculkan kemungkinan dampak negatif bagi kalangan pekerja perempuan, di mana proporsi mereka secara kesetaraan gender di bidang digital masih sangat kurang.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Peran sektor swasta dalam memperjuangkan kesetaraan gender semakin penting dan mendesak di era digitalisasi industri saat ini. Untuk itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya mendorong pelaku dunia usaha swasta untuk meningkatkan pemberdayaan pekerja perempuan guna meminimalisir dampak digitalisasi dan otomatisasi terhadap eksistensi mereka. Data dari World Economic Forum menunjukkan, proporsi pekerja perempuan yang bekerja pada bidang teknologi baru masih sangat minim.

Direktur & Chief Strategic Transformation and Information Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya, yang juga menjabat selaku Chair dari G20 EMPOWER mengatakan, “Dunia kerja telah berubah dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang didorong oleh penerapan otomatisasi dan digitalisasi yang terus meningkat, serta akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah arah berbagai bidang industri dan profesi. Perkembangan ini memunculkan dampak yang besar pada banyak kelompok masyarakat di seluruh dunia, termasuk kemungkinan memberikan efek negatif bagi kalangan pekerja perempuan di mana proporsi kesetaraan gender mereka di bidang digital masih sangat kurang.”

Laporan The World Economic Forum’s Future of Jobs 2020 mengungkapkan bahwa 84% pengusaha mempercepat agenda digitalisasi mereka dan 50% pengusaha berniat untuk mempercepat otomatisasi di bidang pekerjaan. Perubahan ini kemungkinan akan mempercepat penghilangan serangkaian peran pekerjaan yang semakin tidak dibutuhkan di dalam dunia kerja baru, dan juga akan mempercepat penciptaan peran baru yang dapat mendorong terciptanya taraf kemakmuran di dunia kerja baru.

Karena itu, kalangan pekerja perempuan perlu melakukan upaya ekstra agar tidak tertinggal, mengingat kesenjangan gender saat ini masih terdapat di beberapa bidang pekerjaan ilmiah dan teknis, serta keterampilan dalam kepemimpinan. Saat ini, kurang dari 20% pekerja teknologi adalah perempuan di banyak negara maju, dan hanya 1,4% pekerja perempuan yang memiliki pekerjaan mengembangkan, memelihara, atau mengoperasikan sistem TIK, dibandingkan dengan 5,5% pekerja laki-laki.

Dukungan yang terarah adalah faktor kunci dalam mencapai kesetaraan gender bagi kaum perempuan, menghilangkan hambatan ketidaksetaraan dan memungkinkan mereka melakukan transisi yang diperlukan di bidang pekerjaan yang lebih produktif dan bergaji lebih tinggi. Penelitian menyarankan bahwa sektor swasta harus berinvestasi lebih banyak dalam melatih kembali karyawan perempuan, atau bermitra dengan lembaga akademis lainnya untuk memperluas keterampilan dan kompetensi bagi perempuan yang mewakili sekitar 160 juta pekerjaan yang akan digantikan oleh sistem otomatisasi.

“Sebagai Perwakilan G20 EMPOWER untuk Indonesia, saya berharap para pemimpin sektor swasta untuk bekerja sama dengan pemerintah kita untuk segera mempromosikan dan menerapkan kebijakan dan tindakan yang berpihak pada kesetaraan gender yang akan memungkinkan kaum perempuan untuk dapat ikut berpartisipasi di masa depan berbagai bidang pekerjaan, dengan mempersempit kesenjangan gender dan dengan mempercepat keterwakilan perempuan di tingkat pimpinan, terutama dalam kelompok pekerjaan yang kurang terwakili di mana pertumbuhan besar diperkirakan akan terjadi”, tandas Yessie.

G20 EMPOWER merupakan aliansi yang diluncurkan pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang pada tahun 2019. G20 EMPOWER sendiri bertujuan untuk membangun dan mendukung jejaring sektor swasta di negara-negara anggota G20 dalam mengidentifikasi tantangan dan mendukung kesetaraan gender serta kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta. Keanggotaan G20 Empower Indonesia saat ini diwakili oleh focal point yang terdiri dari perwakilan Kemen PPPA RI, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan PT XL Axiata Tbk.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenparekraf Paparkan Implementasi Blue, Green, and Circular Economy pada Sektor Parekraf

    Wamenparekraf Paparkan Implementasi Blue, Green, and Circular Economy pada Sektor Parekraf

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Sabtu  09  Desember 2023 Wamenparekraf Paparkan Implementasi Blue, Green, and Circular Economy pada Sektor Parekraf   (Foto/ist)   Nusa Tenggara  Timur,  indonesiaexpose.co.id – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo memaparkan implementasi prinsip blue, green, and circular economy pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam […]

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB  Stikom  Bali

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa 03  Agustus. 2021 ITB  Stikom  Bali

  • index

    index

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  02  Mei  2023

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  28  September  2019   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  27   September 2023 Renungan  Joger    

  • Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis

    Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Agustus  2019   Pemkot Denpasar Sosialisasi Perwali JRA dan Enkapsulasi, Jadi Pedoman Penyusutan Arsip dan Akuisisi Arsip Statis   BALI, INDEX  –  Sebagai upaya untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang pentingnya arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar Sosialisasi Perwali tentang Jadwal Retensi Arsip (JRA) […]

expand_less