Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Ganjar Ajak Para Kades Tancap Gas Atasi Stunting

Ganjar Ajak Para Kades Tancap Gas Atasi Stunting

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjarnegara, Rabu  01  Februari  2023

Ganjar Ajak Para Kades Tancap Gas Atasi Stunting

 

(Foto/ist)

 

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak seluruh kepala desa di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo tancap gas tangani stunting. Dari data Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Kemiskinan, perlu upaya keras untuk menekan angka risiko stunting di dua kabupaten tersebut.

Adapun indikator kemiskinan, individu berisiko stunting di Kabupaten Banjarnegara mencapai 22.561 orang. Sedangkan Kabupaten Wonosobo ada 10.627 orang.

“Maka, dua kabupaten ini memang menjadi perhatian kita. Sehingga, (Rakor) ini dua saja (Banjarnegara dan Wonosobo) biar konsentrasi tinggi,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui siaran resminya , Rabu (1/2/2023).

Namun, Ganjar menyebut para kepala desa menunjukkan antusiasme dalam percepatan penanganannya.

“Tapi antusiasme kawan-kawan Kades cukup bagus. Maka, kalau kemarin (Rakor sebelumnya) bisa tiga hari, ini bisa cepat pendataannya, ini (para kades) sanggup dua hari,” ungkapnya.

Komitmen tersebut, lanjut Ganjar, akan terus didukung, dan melakukan upaya penanganan secara bersama-sama.

“Tadi Kades ingin ngebut tancap gas, maka komitmen itu yang hari ini kita butuhkan. Besok (Rakor) Insyaallah yang terakhir, dan minggu depan harapan kita mulai mendapatkan data-data awal dan kita evaluasi untuk bisa melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting,” terang Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah dua periode itu memastikan, para Kades tidak bekerja sendiri. Sebab, penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting akan melibatkan swasta dan perguruan tinggi.

“Untuk perguruan tinggi, kita sudah komitmen dengan UGM berikan beras fortifikasi sebagai asupan. Nantinya mahasiswa melalui KKN (kuliah kerja nyata) mengecek dan beri treatment. Pertanian akan memantau, kedokteran melihat hasilnya, UGM membuat sistemnya, dan perusahaan kita libatkan. Sehingga pemerintah, swasta dan perguruan tinggi kerja bareng-bareng,” pungkasnya.

(084)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  22  Mei  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  31  Juli  2025 Renungan  Joger

  • Pemkab Tabanan Gelar Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI

    Pemkab Tabanan Gelar Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 21 November 2024 Pemkab Tabanan Gelar Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar sosialisasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip melalui Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Kota Tabanan ke-530. Sosialisasi yang digelar di Warung CS […]

  • Index

    Index

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Bali,Selasa   22  Agustus  2023

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  01  Juni  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 10 Oktober 2022

expand_less