Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
  • visibility 442
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kamis 27  Juli  2023

Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

 

Deputi Direktur KPwBI Bali Andi Setyo Biwado menerima cenderamata dari pengelola Musium Bank Indonesia, Kota Tua, Jakarta Barat

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama puluhan  jurnalis dari berbagai media menggelar kegiatan ‘Capacity Building Media , di Jakarta, 23-25 Juli 2023.

Sebuah herritage yang berlokasi di tengah Kota Tua, Jakarta Barat ini, dulunya merupakan gedung De Javasche Bank (DJB).Bank swasta milik Belanda itu punya peran penting dalam perkembangan perekonomian Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Dalam perjalanan waktu, gedung dengan jumlah 300 tiang beton pancang itu kemudian dinasionalisasi dan berganti nama menjadi Bank Indonesia. Selanjutnya, dihibahkan oleh Ratu Wilhelmina kepada pemerintah Indonesia.

Di musium itu tersimpan berbagai jenis alat tukar yang pernah digunakan di Nusantara sejak jaman kerajaan, masa kolonialisme hingga mata uang rupiah yang saat ini digunakan. Bahkan, uang edisi terbatas 75 tahun Indonesia merdeka juga telah mengisi koleksi Musium Bank Indonesia.

“Uang rupiah khusus juga pernah dirilis BI tahun 1987 berbentuk koin pecahan Rp 200.000. Uang koin ini berlapis emas 10 gram. Bagian depan bergambar Garuda dan bagian belakang badak bercula satu,” kata Edukator  Musium BI Febri Rifanti, Selasa  (25/7/2023)pagi.

Lanjutnya, Koin Rupiah Khusus Seri Cagar Alam 1987, juga pernah dirilis dalam beberapa keistimewaan seperti, koin pecahan Rp 10.000 berlapis perak 19,44 gram, dengan bagian belakang bergambar babi rusa.

Bank Indonesia juga pernah merilis koin Uang Rupiah Khusus peringatan 50 Tahun UNICEF. Ada juga koin mata uang Rp 150.000 berlapis emas 6,22 gram dengan bagian depan Burung Garuda dan belakang bergambar anak laki-laki bermain kuda lumping.

“Uang edisi terbatas itu jadi perburuan kolektor, nilai sejarahnya jauh lebih tinggi dari nilai mata uangnya,” kata Febri.

Yang menarik dari koleksi Musium Bank Indonesia di Kota Tua yakni, Uang Kampua dari Kerajaan Buton yang beredar pada abad ke-9. Uang itu berbentuk rajutan kain. Febri menjelaskan, uang Kampua dirajut oleh Putri Raja dengan bentuk dua telapak tangan sang raja.

“Pada masa kerajaan Buton tentunya, rajutan itu sulit ditiru karena bentuknya mengikuti dua telapak tangan raja,” jelas Febri.

Namun, mata uang Kampua bukan menjadi uang tertua di Nusantara yang pernah ditemukan. Uang tertua dibuat sekitar abad ke-9 yang disebut Krisnala (uang Ma) dari Kerajaan Mataram Kuno. Sedangkan Majapahit menggunakan uang Gobog yang terbuat dari tembaga dan meniru uang kepeng Cina.

Ketika Inflasi besar melanda Indonesia, Musium Bank Indonesia juga mengabadikan bentuk uang kertas yang dipotong dengan nilai menjadi setengah dari mata uang tersebut. Kedua potongan itu sah sebagai alat transaksi dengan nilai turun menjadi setengahnya dari setiap potongan. Masa itu terjadi saat Sjafruddin Prawiranegara menjadi Gubernur Bank Indonesia pertama.

Perjalanan ke Musium Bank Indonesia di kawasan Cagar Budaya Kota Tua, Jakarta Barat, merupakan kegiatan Capacity Building Media bersama Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali.

Sebelum ke Musium Bank Indonesia, kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah dilakukan di Perum Peruri atau percetakan uang negara di Karawang, Jawa Barat.

Sementara Deputi Direktur KPwBI Bali Andi Setyo Biwado mengatakan, edukasi CBP Rupiah dibutuhkan untuk menjawab permasalahan di masyarakat dan perkembangan teknologi serta sistem
pembayaran.

“Sehingga Rupiah tetap dapat berdaulat di era digital. Di tengah perubahan yang terjadi, uang digital belum menggerus kartal rupiah,” jelas Andi.

Dijelaskan, Cinta Rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan masyarakat untuk mengenal karakteristik dan desain Rupiah,
memperlakukan Rupiah secara tepat, dan menjaga dari kejahatan uang palsu.

Bangga Rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan masyarakat memahami Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, simbol kedaulatan NKRI, dan alat pemersatu bangsa.

” Paham Rupiah merupakan perwujudan kemampuan masyarakat memahami peran Rupiah dalam peredaran uang, stabilitas ekonomi, dan fungsinya sebagai alat penyimpan nilai kemampuan,” pungkas Andi.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis

    ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Denpasar , Kamis  16  Januari  2020   ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis       BALI, INDEX –  PT Pegadaian (Persero) terus melakukan kolaborasi bisnis untuk memperluas pasar dan sharing ekonomi dengan menggandeng 34 mitra, baik dari sektor pemerintahan, pendidikan, BUMN, swasta, pariwisata, dan organisasi di Bali, […]

  • Sejumlah Kepala Daerah Hadiri Healthy Cities Summit 2022 di Kota Semarang

    Sejumlah Kepala Daerah Hadiri Healthy Cities Summit 2022 di Kota Semarang

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Semarang, Selasa  29  Maret  2022   Sejumlah Kepala Daerah Hadiri Healthy Cities Summit 2022 di Kota Semarang   (Foto/ist)     Jawa Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  Gelaran Healthy Cities Summit 2022 di Kota Semarang resmi dibuka pada Senin (28/3/2022). Sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah terlihat hadir pada kegiatan yang dipusatkan di Hotel Patra Jasa Kota […]

  • Ridwan Kamil Sebut 158 Titik Penyekatan Diberlakukan di Jabar Termasuk Jalur Alternatif

    Ridwan Kamil Sebut 158 Titik Penyekatan Diberlakukan di Jabar Termasuk Jalur Alternatif

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu 5 April  2021   Ridwan Kamil Sebut 158 Titik Penyekatan Diberlakukan di Jabar Termasuk Jalur Alternatif     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021, di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Rabu (5/5/2021). Ridwan Kamil menuturkan ada 158 titik penyekatan di […]

  • Kerjasama LSPR dan PWI Bali , Demi Meningkatkan Kualitas SDM Kehumasan

    Kerjasama LSPR dan PWI Bali , Demi Meningkatkan Kualitas SDM Kehumasan

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  23  2021   Kerjasama LSPR dan PWI Bali , Demi Meningkatkan Kualitas SDM Kehumasan   Penandatanganan  Mou dengan LSPR Bali,bertempat di Kampus LSPR Bali ,Selasa (23/3/2021)   Bali, indonesiaexpose.co.id   – Ilmu komunikasi sebagai galian akademis yang melandasi kegiatan praktis di berbagai industri dan profesi, merupakan konsep penting dalam fenomena dunia sosial saat ini. […]

  • Mantap, Tahun 2022 Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 36%

    Mantap, Tahun 2022 Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 36%

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  11  Februari  2023 Mantap, Tahun 2022 Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 36%   Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan (foto/ist) Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – PT Pegadaian mencatatkan kinerja menggembirakan pada tahun 2022 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp 3,29 Triliun. Pencapaian ini tumbuh 36,17% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp.2,42 triliun. Direktur Utama PT Pegadaian […]

  • Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya ditahan

    Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya ditahan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  12  Juli  2019   Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya ditahan   JAKARTA, INDEX  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama tiga orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau. Selain itu, […]

expand_less