Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kamis 27  Juli  2023

Sejarah  Uang RI  di Musium Bank Indonesia

 

Deputi Direktur KPwBI Bali Andi Setyo Biwado menerima cenderamata dari pengelola Musium Bank Indonesia, Kota Tua, Jakarta Barat

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama puluhan  jurnalis dari berbagai media menggelar kegiatan ‘Capacity Building Media , di Jakarta, 23-25 Juli 2023.

Sebuah herritage yang berlokasi di tengah Kota Tua, Jakarta Barat ini, dulunya merupakan gedung De Javasche Bank (DJB).Bank swasta milik Belanda itu punya peran penting dalam perkembangan perekonomian Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Dalam perjalanan waktu, gedung dengan jumlah 300 tiang beton pancang itu kemudian dinasionalisasi dan berganti nama menjadi Bank Indonesia. Selanjutnya, dihibahkan oleh Ratu Wilhelmina kepada pemerintah Indonesia.

Di musium itu tersimpan berbagai jenis alat tukar yang pernah digunakan di Nusantara sejak jaman kerajaan, masa kolonialisme hingga mata uang rupiah yang saat ini digunakan. Bahkan, uang edisi terbatas 75 tahun Indonesia merdeka juga telah mengisi koleksi Musium Bank Indonesia.

“Uang rupiah khusus juga pernah dirilis BI tahun 1987 berbentuk koin pecahan Rp 200.000. Uang koin ini berlapis emas 10 gram. Bagian depan bergambar Garuda dan bagian belakang badak bercula satu,” kata Edukator  Musium BI Febri Rifanti, Selasa  (25/7/2023)pagi.

Lanjutnya, Koin Rupiah Khusus Seri Cagar Alam 1987, juga pernah dirilis dalam beberapa keistimewaan seperti, koin pecahan Rp 10.000 berlapis perak 19,44 gram, dengan bagian belakang bergambar babi rusa.

Bank Indonesia juga pernah merilis koin Uang Rupiah Khusus peringatan 50 Tahun UNICEF. Ada juga koin mata uang Rp 150.000 berlapis emas 6,22 gram dengan bagian depan Burung Garuda dan belakang bergambar anak laki-laki bermain kuda lumping.

“Uang edisi terbatas itu jadi perburuan kolektor, nilai sejarahnya jauh lebih tinggi dari nilai mata uangnya,” kata Febri.

Yang menarik dari koleksi Musium Bank Indonesia di Kota Tua yakni, Uang Kampua dari Kerajaan Buton yang beredar pada abad ke-9. Uang itu berbentuk rajutan kain. Febri menjelaskan, uang Kampua dirajut oleh Putri Raja dengan bentuk dua telapak tangan sang raja.

“Pada masa kerajaan Buton tentunya, rajutan itu sulit ditiru karena bentuknya mengikuti dua telapak tangan raja,” jelas Febri.

Namun, mata uang Kampua bukan menjadi uang tertua di Nusantara yang pernah ditemukan. Uang tertua dibuat sekitar abad ke-9 yang disebut Krisnala (uang Ma) dari Kerajaan Mataram Kuno. Sedangkan Majapahit menggunakan uang Gobog yang terbuat dari tembaga dan meniru uang kepeng Cina.

Ketika Inflasi besar melanda Indonesia, Musium Bank Indonesia juga mengabadikan bentuk uang kertas yang dipotong dengan nilai menjadi setengah dari mata uang tersebut. Kedua potongan itu sah sebagai alat transaksi dengan nilai turun menjadi setengahnya dari setiap potongan. Masa itu terjadi saat Sjafruddin Prawiranegara menjadi Gubernur Bank Indonesia pertama.

Perjalanan ke Musium Bank Indonesia di kawasan Cagar Budaya Kota Tua, Jakarta Barat, merupakan kegiatan Capacity Building Media bersama Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali.

Sebelum ke Musium Bank Indonesia, kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah dilakukan di Perum Peruri atau percetakan uang negara di Karawang, Jawa Barat.

Sementara Deputi Direktur KPwBI Bali Andi Setyo Biwado mengatakan, edukasi CBP Rupiah dibutuhkan untuk menjawab permasalahan di masyarakat dan perkembangan teknologi serta sistem
pembayaran.

“Sehingga Rupiah tetap dapat berdaulat di era digital. Di tengah perubahan yang terjadi, uang digital belum menggerus kartal rupiah,” jelas Andi.

Dijelaskan, Cinta Rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan masyarakat untuk mengenal karakteristik dan desain Rupiah,
memperlakukan Rupiah secara tepat, dan menjaga dari kejahatan uang palsu.

Bangga Rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan masyarakat memahami Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, simbol kedaulatan NKRI, dan alat pemersatu bangsa.

” Paham Rupiah merupakan perwujudan kemampuan masyarakat memahami peran Rupiah dalam peredaran uang, stabilitas ekonomi, dan fungsinya sebagai alat penyimpan nilai kemampuan,” pungkas Andi.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging

    Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  28  April  2020   Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging       BALI,  INDEX  –  Ditengah wabah COVID-19,) Pemerintah Kota Denpasar juga memberi perhatian yang serius terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD), untuk itu Pemerintah Kota Denpasar melakukan penyemprotan fogging secara keseluruhan di wilayah Kota Denpasar. Kali ini […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  29  Agustus 2022 Renungan  JOGER

  • Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  19  November  2019     Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan     Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka The Climate Program Workshop Phase III City Net yang ditandai dengan pemukulan Gong di Prama Sanur Beach, Denpasar, Senin (18/11/2019). […]

  • Pemkot Denpasar Gelar Rakor Lintas Sektor, Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024.

    Pemkot Denpasar Gelar Rakor Lintas Sektor, Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024.

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  15 November  2024 Pemkot Denpasar Gelar Rakor Lintas Sektor, Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024.   Pelaksanaan Rapat Kordinasi (Rakor) Lintas Sektor dengan menggandeng Forkopimda, KPU, Bawaslu serta OPD terkait persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Warung Mina Denpasar, Jumat (15/11/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) […]

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  1  Februari  2021   Pemkot Denpasar Raih Anugerah Meritokrasi Dari KASN RI     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar kembali sukses mendulang prestasi. Kali ini, ibukota Provinsi Bali ini meraih Anugerah Meritokrasi Kategori Baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan dalam bidang penerapan Sistem Merit ini diserahkan langsung Ketua KASN RI, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  11  Desember  2020   Renungan  JOGER  

expand_less