Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
  • visibility 356
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  30  Januari  2024

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –   Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin 29 Januari 2024, LPS telah melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum.

LPS mempertahankan TBP simpanan Rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 4,25% pada Bank Umum dan 6,75% pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Dan, untuk TBP simpanan valuta asing (valas) pada bank umum sebesar 2,25%. Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku efektif sejak periode 1 Februari 2024 sampai dengan 31 Mei 2024.

“Dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank selalu memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana, menyampaikan kepada nasabah dan calon nasabah penyimpan agar memperhatikan besaran Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku, hal ini agar simpanan yang ditempatkan di bank dapat masuk dalam program penjaminan simpanan,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Dia juga menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal antara lain, demi menjaga momentum pemulihan ekonomi dan mendukung kinerja intermediasi perbankan, serta guna memberikan ruang lanjutan untuk perbankan dalam pengelolaan likuiditas dan suku bunga simpanan, dan upaya untuk terus menjaga sinergi kebijakan lintas otoritas untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan,

Selanjutnya, dari observasi dan evaluasi atas kinerja ekonomi dan perbankan menunjukkan beberapa hal, antara lain proses pemulihan ekonomi global masih diwarnai beberapa risiko ketidakpastian, antara lain, pemulihan ekonomi global yang masih lemah dan cenderung divergen, perbedaan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga kebijakan bank sentral utama, dampak fragmentasi geopolitik kawasan terhadap harga komoditas, perdagangan global, dan aktivitas investasi; serta agenda politik di berbagai negara yang mempengaruhi arah kebijakan ekonomi.

Kemudian, Kinerja ekonomi domestik berada di jalur pemulihan yang tepat diikuti pertumbuhan sisi konsumsi dan produksi. Hal tersebut tercermin antara lain dari kinerja hingga akhir tahun 2024 (posisi Desember 2023): (1) PMI manufaktur yang tetap berada di zona ekspansi yaitu 52,2; (2) penjualan ritel yang terus tumbuh sebesar 0,1% (yoy) diikuti indeks kepercayaan konsumen yang positif (123,8); dan (3) tingkat inflasi yang terkendali di level 2,61% (yoy).

Ia juga menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu Kinerja intermediasi perbankan yang terus membaik. Dimana pada Desember 2023, kredit perbankan tumbuh sebesar 10,38% secara yoy, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 3,73% secara yoy.

Sementara itu,Tingkat permodalan dan likuiditas perbankan terus terjaga. Rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 27,69% pada periode Desember 2023. Sementara itu, likuiditas perbankan juga relatif memadai dengan rasio AL/NCD berada di level 127,08% dan AL/DPK sebesar 28,73% pada Desember 2023 relatif tinggi di atas threshold yang masing-masing sebesar 50% dan 10% .

Sebagai informasi, berdasarkan data per Desember 2023, jumlah rekening nasabah bank umum yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan s/d Rp2 miliar) sebesar 99,94% dari total rekening atau setara dengan 559,561 juta rekening. Sedangkan pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan hingga Rp2 miliar) sebesar 99,98% dari total rekening atau setara dengan 15,56 juta rekening.

Lebih jauh Purbaya juga menekankan bahwasanya, pasca penetapan TBP periode reguler September 2023 yang lalu. Dan, Berdasarkan data pergerakan suku bunga simpanan terkini, terdapat beberapa perkembangan yaitu, Suku bunga pasar simpanan (SBP) Rupiah naik 21 bps ke level 3,50% dibandingkan periode penetapan TBP bulan September 2023. Kondisi likuiditas yang masih longgar dan perkembangan ekspansi kredit mempengaruhi kenaikan suku bunga simpanan menjadi lebih gradual.

Sementara itu untuk SBP simpanan valas, terpantau kenaikan sebesar 15 bps ke level 2,01% dibandingkan periode penetapan TBP bulan September 2023. Kondisi likuiditas valas domestik, perkembangan nilai tukar dan ekspektasi terhadap arah kebijakan FFR mempengaruhi perkembangan SBP yang juga meningkat.

“LPS terus melakukan pemantauan atas perkembangan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing secara reguler,” pungkas Purbaya.

(016)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  02  Desember  2022 Renungan  JOGER

  • Kanwil  Pegadaian Bali , Salurkan  Bantuan  Korban  Banjir  Bandang  di  NTT

    Kanwil  Pegadaian Bali , Salurkan  Bantuan  Korban  Banjir  Bandang  di  NTT

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  6  April  2021   Kanwil  Pegadaian Bali , Salurkan  Bantuan  Korban  Banjir  Bandang  di  NTT       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Dampak curah hujan yang tinggi mengguyur dua wilayah kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT, yakni Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Membuat ribuan kepala keluarga (KK) terdampak. Bencana  Alam Banjir Bandang […]

  • Serahkan 726 SK PNS, Sri Mulyani Tekankan Kedisiplinan

    Serahkan 726 SK PNS, Sri Mulyani Tekankan Kedisiplinan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Klaten, Rabu  21  Desember  2022

  • Antisipasi Penyebaran Varian Baru, Denpasar Akan Lakukan Test Antigen Di Tempat Keramaian

    Antisipasi Penyebaran Varian Baru, Denpasar Akan Lakukan Test Antigen Di Tempat Keramaian

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 18 Juni 2021   Antisipasi Penyebaran Varian Baru, Denpasar Akan Lakukan Test Antigen Di Tempat Keramaian     Bali, indonesiaexpose.co.id   – Guna mengoptimalkan dan meningkatkan penanganan covid-19 di Kota Denpasar serta mengantisipasi penyebaran varian baru covid 19, Satgas Penanganan Covid 19 Kota Denpasar akan melakukan test rapid antigen secara acak di beberapa titik […]

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  27  Oktober  2021   Peringati Hari Sumpah Pemuda ke -93.Pemkot Denpasar, LVRI dan Peradah Denpasar Ziarah dan Baksos di Monumen Pahlawan I Gusti Ngurah Rai   Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke – 93, Bagian Kesra Setda Kota Denpasar bersama LVRI Kota Denpasar dan DPK Peradah Denpasar melaksanakan kegiatan ziarah disertai tabur bunga dan […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu  12  Mei 2024

expand_less