Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badung, Sabtu  27   September  2025

Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

 

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, meminta pelaku pariwisata menyelesaikan sendiri sampah yang mereka hasilkan. Hal tersebut ia sampaikan kepada GM dan perwakilan seluruh hotel berbintang di Bali saat melakukan pembinaan penilaian kinerja lingkungan hidup sektor perhotelan di Provinsi Bali, Jumat (26/9/2025), di BNDCC Nusa Dua.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, pemilik kawasan diminta untuk menyelesaikan sampahnya sendiri. Sampah tidak boleh keluar kecuali residu yang dibebankan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wali Kota,” jelasnya.

Jika mengacu pada jumlah penduduk Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yang hanya sekitar 1,1 juta jiwa, dikalikan dengan konversi produksi sampah nasional 0,5–0,7 kg/jiwa/hari, atau bahkan dengan angka konversi paling tinggi 1,33 kg/jiwa/hari, maka jumlah produksi sampah untuk Badung dan Denpasar seharusnya sekitar 1.300 ton/hari.

“Kami coba cek dengan kondisi di TPA Suwung, ternyata jumlah sampahnya mencapai 1.800 ton/hari berdasarkan truk yang masuk. Jadi sampah ini dari mana kalau jumlah penduduk hanya 1,1 juta jiwa yang dilayani TPA Suwung?” ujar Hanif dalam acara Pembinaan Penilaian Kinerja Lingkungan Hidup Sektor Perhotelan di Bali, Jumat (26/9/2025).

Hanif mengungkapkan hampir semua hotel di Bali memiliki peringkat merah dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER). Peringkat merah menunjukkan perusahaan belum memiliki kinerja lingkungan yang baik, tidak mematuhi beberapa regulasi, serta berdampak negatif terhadap lingkungan.

” Sebanyak 229 hotel di Bali hingga kini belum memenuhi standar PROPER, hampir seluruhnya nilainya masih kurang.Meski begitu, Hanif optimistis perbaikan dapat dicapai hingga Desember 2025.

Penilaian proper sendiri didasarkan pada 5 aspek.

  • Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PLB3).
  • Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (PB3).
  • Pengendalian Pencemaran Air (PPA).
  • Pengendalian Pencemaran Udara (PPU).
  • Pengelolaan Sampah.

Diberi Waktu Perbaikan 3 Bulan

Hanif bersama Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan waktu tiga bulan kepada hotel-hotel di seluruh Pulau Dewata untuk memperbaiki tata kelola penanganan sampah dan limbah. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki tata kelola penanganan sampah di sektor hotel dan restoran.

“Kami memberikan waktu 3 bulan untuk seluruh hotel memperbaiki tata kelola penanganan sampah dan limbahnya,” ujar Hanif Faisol.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyayangkan sikap industri dan pelaku pariwisata Bali yang dinilainya masih belum cukup taat dalam mendorong upaya pelestarian lingkungan, khususnya dalam hal penanganan sampah.

“Belum tertib urusan sampah,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa ekonomi Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Karena itu, pariwisata Bali harus dijaga sebaik-baiknya. Koster berharap industri dan pelaku pariwisata dapat bersinergi dan bekerja sama menjaga kelestarian budaya dan alam Bali, khususnya dalam penanganan sampah.

(110)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libatkan CSR, Ketua K3S Ny. Selly Serahkan Kursi Roda.

    Libatkan CSR, Ketua K3S Ny. Selly Serahkan Kursi Roda.

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  18  September  2019   Libatkan CSR, Ketua K3S Ny. Selly Serahkan Kursi Roda. Ketua K3S Denpasar, Ny. Selly menyerahkan bantuan kursi roda kepada lansia dan penyandang disabilitas, Selasa (17/9) di tiga kecamatan di Kota Denpasar.   BALI, INDEX  –  Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar terus terlibat dalam kegiatan sosial sebagai mitra […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  24  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  02  September  2019   Renungan  JOGER  

  • Kapolda Jabar Awali Penyembelihan 1 ekor Sapi dari 84 ekor Sapi dan 76 ekor Kambing Qurban

    Kapolda Jabar Awali Penyembelihan 1 ekor Sapi dari 84 ekor Sapi dan 76 ekor Kambing Qurban

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  12  Agustus  2019   Kapolda Jabar Awali Penyembelihan 1 ekor Sapi dari 84 ekor Sapi dan 76 ekor Kambing Qurban Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi (pakaian hitam) saat menyerahkan hewan qurban kepada Ketua Panitia Idul Adha 1440 Hijriah, Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol. Bariza Sulfi, Minggu (12/8/2019). Jawa Barat,INDEX –  Perayaan hari […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  14   September  2025 Renungan  Joger

  • Pegadaian Gelar Pelatihan untuk Mengembangkan UMKM Nasional

    Pegadaian Gelar Pelatihan untuk Mengembangkan UMKM Nasional

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  05  Juni   2023 Pegadaian Gelar Pelatihan untuk Mengembangkan UMKM Nasional (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian menggelar pelatihan dan pengembangan UMKM secara nasional sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mengembangkan dan meningkatkan kompetensi UMKM. GadePreneur merupakan program pelatihan dan pengembangan UMKM yang dibentuk Pegadaian untuk Nasabah, Agen, Mitra Bisnis dan Masyarakat […]

expand_less