Wapres Gibran Serap Aspirasi Industri Pariwisata Bali, Soroti Macet hingga Sampah
- account_circle 110
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Badung, Sabtu 14 Pebruari 2026
Wapres Gibran Serap Aspirasi Industri Pariwisata Bali, Soroti Macet hingga Sampah

Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Bali yang dirangkaikan dengan dialog strategis bersama pelaku usaha pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (13/2). Forum ini menjadi ruang terbuka bagi industri untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan krusial yang dihadapi sektor pariwisata.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyambut langsung kehadiran Wapres dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat tata kelola destinasi berbasis keberlanjutan.
Dalam dialog tersebut, sejumlah isu strategis mengemuka. Mulai dari kemacetan lalu lintas yang kian padat di kawasan wisata, keterbatasan air bersih, persoalan infrastruktur penunjang, hingga penanganan sampah yang dinilai mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh.
Wapres Gibran menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam menjawab tantangan tersebut.
“Masukan dari pelaku usaha ini sangat penting. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhan pariwisata Bali tetap berkualitas dan berkelanjutan. Isu kemacetan, pengelolaan sampah, hingga air bersih tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Harus ada sinergi konkret antara pusat, daerah, dan pelaku industri,” tegas Gibran.
Ia juga menekankan bahwa Bali sebagai etalase pariwisata Indonesia harus dijaga daya saingnya di tingkat global.
“Bali adalah wajah pariwisata Indonesia. Kita tidak boleh lengah. Infrastruktur harus disiapkan, tata kelola destinasi diperkuat, dan persoalan lingkungan harus menjadi prioritas. Pertumbuhan harus sejalan dengan keberlanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Adi Arnawa menyatakan Pemkab Badung berkomitmen memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai langkah strategis menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami terus mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber dan memperkuat infrastruktur pendukung. Keberlanjutan adalah kunci agar pariwisata Bali tetap kompetitif dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Dialog ini diharapkan menjadi titik awal percepatan solusi konkret atas berbagai tantangan pariwisata Bali, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
