Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

  • account_circle 112
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 463
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  21  Pebruari  2026

Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mencanangkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE) dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026).

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menetapkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE). Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penyepenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan di Kawasan Rendah Emisi Sanur. Pencanangan zona pariwisata rendah emisi yang mewilayahi Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, Desa Adat Sanur dan Desa Adat Intaran ini dilaksanakan dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan serah terima pengelolaan Shuttle Listrik dan Kesepakatan Bersama antara World Resources Institute (WRI) Indonesia dengan Pemerintah Kota Denpasar. Turut hadir Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menjelaskan, Kawasan Sanur merupakan jantung pariwisata Kota Denpasar. Karenannya, keberadaanya harus terus dijaga guna menjaga kualitas dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

“Sanur adalah wajah pariwisata Denpasar. Penataan transportasi dan pengendalian emisi menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga,” ujar Jaya Negara.

Dikatakannya, keberlanjutan pariwisata di Sanur merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga, pencanangan Sanur sebagai kawasan rendah emisi menjadi penting untuk dilaksanakan. Mengingat, dengan adanya aturan rendah emisi ini, maka secara otonatis lalu lintas, angkutan dan lainya akan menjadi lebih tertata rapi.

“Kami bersyukur, masyarakat lokal memberikan dukungan penuh, pertama kita sudah tata Jogging Track, dilanjutkan dengan drainase dan trotoarisasi, shuttle listrik dan kini adalah tata kelola yang rendah emisi, semoga kedepan Sanur terus tumbuh dan berkembang, serta terus menjaga kualitas dengan berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Bendesa Adat Intaran Sanur, I Gusti Agung Alit Kencana, menilai penataan Kawasan Rendah Emisi mulai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Dimana, dalam proses perencanaan teknis, Pemerintah Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Desa Adat dan BUPDA Intaran didukung oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia.

“Kawasan sekarang lebih tertib dan nyaman. Dengan adanya 12 unit shuttle listrik seperti Shuttle Intaran, kepadatan kendaraan pribadi berkurang. Trotoar yang diperbaiki dan lampu penerangan yang lebih baik juga membuat masyarakat dan wisatawan lebih leluasa berjalan kaki,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan aktivitas pejalan kaki turut berdampak positif bagi pelaku usaha lokal. Terutama kawasan yang semakin rapi, tertata dan menciptakan ekosistem ekonomi dan pariwisata berkelanjutan.

“Pedagang dan artshop di pinggir jalan merasakan kawasan jadi lebih hidup. Karena orang lebih banyak berjalan kaki, mereka lebih nyaman untuk berhenti, melihat-lihat, dan berbelanja. Ini menunjukkan penataan kawasan rendah emisi juga mendukung perputaran ekonomi lokal,” ungkapnya.

Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, menyampaikan bahwa KRE perlu dirancang dengan prinsip keadilan akses.

“Kawasan Rendah Emisi harus memastikan semua orang tetap dapat bermobilitas secara adil dan terjangkau, termasuk warga lokal, pelaku usaha kecil, dan pekerja sektor pariwisata. Karena itu, desain kebijakan harus inklusif dan memberi ruang partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya skema pembiayaan yang inovatif agar kebijakan ini dapat dilakukan dalam jangka panjang.

“Keberlanjutan kawasan rendah emisi membutuhkan pembiayaan kreatif, baik melalui kemitraan dengan sektor swasta maupun penguatan model bisnis angkutan umum ramah lingkungan.” kata Nirarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menjelaskan bahwa setelah Perwali ini ditetapkan, Dinas Perhubungan Kota Denpasar akan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) sebagai turunan operasional kebijakan. RAD tersebut akan menjadi acuan implementasi teknis bagi perangkat daerah, desa adat, dan pelaku usaha dalam menjalankan KRE Sanur. Pihaknya berharap, dengan kolaborasi lintas sektor, Kawasan Rendah Emisi Sanur diharapkan menjadi model penataan mobilitas berkelanjutan di Bali, sekaligus mendukung komitmen Bali menuju emisi nol bersih.

“Kami akan memastikan implementasi KRE dilakukan secara bertahap, mulai dari rekayasa lalu lintas, penyediaan infrastruktur pendukung seperti jalur sepeda dan pedestrian, hingga integrasi dengan transportasi umum. Semua dirancang berbasis data dan kajian teknis, didukung oleh WRI Indonesia,” tandasnya.

(112).

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: hms

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Tabanan, Jumat 14 Oktober 2022 Bupati Tabanan Jamu Wartawan Se-Asia Tenggara dengan Keramah Tamahan khas Tabanan   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Cerminan sambutan ciri khas masyarakat Tabanan, Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Sekda dan OPD terkait, menjamu Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) yang dikomandai oleh Atal S Depari, dengan makan malam spesial […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  02  Agustus 2022   Renungan  JOGER  

  • Nabung Emas Lewat Aplikasi Ini, Jalan Ninja Miliki Emas Tanpa Antri

    Nabung Emas Lewat Aplikasi Ini, Jalan Ninja Miliki Emas Tanpa Antri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  28   April 2025 Nabung Emas Lewat Aplikasi Ini, Jalan Ninja Miliki Emas Tanpa Antri       Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Bank Emas Pegadaian. Investasi emas kini menjadi tren baru bagi masyarakat Indonesia. Ditengah gejolak geopolitik dan perang dagang antara AS dan Tiongkok ini, masyarakat masih kerap berburu emas walau harganya kian melambung tinggi. […]

  • Pererat Silaturahmi, Kapolda Jabar Kunjungi Kabengpuspal

    Pererat Silaturahmi, Kapolda Jabar Kunjungi Kabengpuspal

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bandung,  Kamis 30  Mei  2019   Pererat Silaturahmi, Kapolda Jabar Kunjungi Kabengpuspal   JAWA  BARAT, INDEX  –  Sebagai salah satu wujud sinergitas TNI-Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dan mempererat hubungan silaturahmi, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi, dan pejabat utama Polda Jabar mengadakan silaturahmi ke Kabengpuspal, Rabu (29/5/2019). Dalam kunjungannya, Kapolda Jabar […]

  • Pansus  TRAP Memanas : Golkar Tak Bisa Mundur Sepihak

    Pansus  TRAP Memanas : Golkar Tak Bisa Mundur Sepihak

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 20  Juli  2026 Pansus  TRAP Memanas : Golkar Tak Bisa Mundur Sepihak     Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Polemik mundurnya Fraksi Partai Golkar DPRD Bali dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) semakin memanas. Pimpinan Pansus menegaskan penarikan anggota Golkar tidak bisa dilakukan secara sepihak karena harus mengikuti mekanisme resmi […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 16 Mei 2020   Renungan JOGER  

expand_less