Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Rakornas Kebudayaan Kementerian Pendidikan : Upayakan sinkronisasi Pembangunan berbasis Budaya

Rakornas Kebudayaan Kementerian Pendidikan : Upayakan sinkronisasi Pembangunan berbasis Budaya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 18 Des 2019
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura,  Rabu  18  Desember  2019

 

Rakornas Kebudayaan Kementerian Pendidikan : Upayakan sinkronisasi Pembangunan berbasis Budaya

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid di acara  Rakornas Kebudayaan  bertempat di Nusa Dua-Bali, Rabu  (18/ 12/ 2019)malam.

 

BALI,  INDEX  –  Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan pada tanggal 18 s.d 20 Desember 2019.

 

UU No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan menjadi dasar arah pembangunan. Pembangunan berbasis budaya terus diupayakan masuk dalam prioritas nasional.

 

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengungkapan, Rakornas di Bali, untuk menyelaraskan program karena bisa jadi, ada ide baru yang muncul. Beberapa arahan dan fokus khusus agar terjadi sinkronisasi di daerah apa yang dilakukan mendapat sambutan dan  bergema.

 

” Pemerintah telah meluncurkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK),” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid disela-sela acara  Rakornas Kebudayaan  bertempat di Nusa Dua,Bali, Rabu( 18/ 12/ 2019)malam.

 

Menurut Farid, Indeks tersebut secara spesifik mengukur pencapaian pembangunan kebudayaan di tingkat nasional dan daerah. Penyusunan IPK mengacu pada kerangka pengukuran kebudayaan yang disusun UNESCO yaitu Culture Development Indicators (CDIs).

 

“Kemajuan suatu bangsa sebenarnya diukur dari kemajuan kebudayaannya,” imbuh Hilmar Farid.

 

Rakornas kebudayaan yang diinisiasi oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud bertujuan menyamakan visi dan misi dalam membangun Indonesia melalui kebudayaan. Tujuan yang ingin dicapai yakni, program nasional kebudayaan bisa masuk APBD dan pemanfaatan dana desa untuk pemajuan kebudayaan.

 

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan, Nyoman Shuida menambahkan, proses pembangunan kebudayaan masuk dalam prioritas nasional bukan jalan yang mudah untuk ditempuh. Terlebih, pemajuan kebudayaan itu dibiayai oleh pemerintah.

 

“Tidak mudah untuk mendapatkan biaya dari kemenkeu dan menjadikan budaya jadi prioritas nasional. Tapi saat ini,
kebudayaan mulai jadi perhatian dan prioritas nasional,” kata Nyoman Shuida.

 

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster memandang, salah satu elemen dasar yang dimiliki Indonesia adalah kebudayaan. Namun untuk menjalankannya dalam koridor regulasi, sampai sekarang belum pernah terwujud, bahkan sejak Indonesia merdeka.

 

Menurut Koster, kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia tidak dikelola secara serius. Padahal, kebudayaan menjadi kunci masa depan yang memiliki dampak luas, termasuk dampak ekonomi.

“Budaya harus dipandang dari beberapa dimensi. Budaya bisa jadi nilai sumber kehidupan, membangun integritas moral yang berbasis nilai budaya,” jelas Koster .

 

Menurut Koster, bahwa masa depan Indonesia adalah budaya. Sumber-sumber kebudayaan tidak pernah habis digali untuk diperbaharui, bernilai tinggi, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Ekonomi biru basisnya budaya. Jadi, masa depan Indonesia dalam jangka panjang, ditentukan ekonomi berbasis budaya. Ini akan jadi fenomena kedepan,” pungkas Koster.

Rakornas yang diadakan selama empat hari tersebut, untuk melakukan sinkronisasi dari program yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Perwakilan 34 Provinsi di Indonesia hadir dalam acara itu.Ratusan peserta hadir baik dari pejabat Gubernur hingga Bupati dan Wali Kota dari seluruh Indonesia.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  11  November  2020   Renungan  JOGER    

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Bali, Senin 28  Juni 2021 Renungan JOGER  

  • Perkembangan  Pilkada  Serentak  Tahun  2024

    Perkembangan  Pilkada  Serentak  Tahun  2024

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 05  Desember  2024 Perkembangan  Pilkada  Serentak  Tahun  2024   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, proses rekapitulasi suara dimulai dari tingkat TPS, yang hasilnya disampaikan Panitia […]

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  8  Maret  2021

  • Rampung di Restorasi, Kori Agung Pura Dalem Alas Harum Ubung di Pelaspas

    Rampung di Restorasi, Kori Agung Pura Dalem Alas Harum Ubung di Pelaspas

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  14  Oktober  2019   Rampung di Restorasi, Kori Agung Pura Dalem Alas Harum Ubung di Pelaspas     Wakil Walikota IGN Jaya Negara saat melaksanakan prosesi pemelaspasan di Pura Dalem Alas Harum Desa Adat Ubung pada Minggu (13/10/2019).   BALI,  INDEX  –  Restorasi Kori Agung Pura Dalem Alas Harum Desa Adat Ubung telah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  29  September  2021 Renungan  JOGER  

expand_less