Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps

Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Selasa  23  Juni  2020

 

Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps

 

 

 

BALI,  INDEX  –  BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) diturunkan 25 bps (basis poin) pada Juni 2020. Penurunan dilakukan setelah dua bulan berturut-turut BI mempertahankan suku bunga kebijakan pada April dan Mei 2020. Secara total, BI sepanjang 2020 telah menurunkan suku bunga sebanyak 75 bps.

 

Kepala Perwakilan KPwBI Provinsi Bali, Trisno Nugroho menjelaskan, suku bunga diturunkan sejalan dengan upaya menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi di era Covid-19. Selanjutnya, ruang penurunan suku bunga masih terbuka seiring rendahnya tekanan inflasi, terjaganya stabilitas eksternal dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

” Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2020 di banyak negara, sebut dia, menurun tajam seiring dengan meluasnya pandemi Covid-19 disertai dengan berbagai upaya penanggulangan pembatasan aktivitas masyarakat. Dengan proyeksi kontraksi ekonomi berlanjut sampai dengan triwulan III 2020, Bank Indonesia memperkirakan ekonomi global 2020 mencatat pertumbuhan negatif 2,2 persen,” tutur Trisno Nugroho  di acara Obrolan Santai BI Bareng Media di Denpasar-Bali, Selasa (23/6/2020)siang.

 

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional juga diperkirakan menurun pada triwulan II 2020. Ekspor menurun sejalan dengan kontraksi perekonomian global, sementara konsumsi rumah tangga dan investasi menurun sejalan dampak kebijakan PSBB yang mengurangi aktivitas ekonomi. Ekonomi diperkirakan akan mulai menguat pada triwulan III 2020 sejalan relaksasi PSBB sejak pertengahan Juni 2020 serta stimulus kebijakan yang ditempuh. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan menurun pada kisaran 0,9-1,9 persen pada 2020 dan kembali meningkat pada kisaran 5,0-6,0 persen pada 2021.

 

“Dengan pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Bali pada Triwulan II 2020 diperkirakan akan mengalami kontraksi yang lebih dalam dari Triwulan I 2020 (-1,14 persen, yoy) seiring dengan masih belum adanya kunjungan wisatawan baik domestik maupun macanegara ke Bali. Dari sisi pengeluaran, hampir semua komponen mengalami kontraksi, kecuali konsumsi rumah tangga. Demikian juga dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh lapangan usaha utama Bali mengalami kontraksi kecuali pertanian dan konstruksi,” ungkapnya.

 

Berdasarkan Hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu II Juni 2020, perkembangan harga di Bali mengalami kenaikan sebesar 0,26 (mtm) lebih tinggi dibandingkan inflasi Mei (-0,11 persen, mtm). Hal ini mengimplikasikan bahwa Bali akan mengalami inflasi di bulan Juni sebesar 0,38-0,58 persen (mtm) atau 2.55-2.76 persen (yoy) dimana masih berada pada sasaran inflasi 3,0±1 persen (yoy).

 

“Kredit tumbuh melambat di Triwulan II 2020 di Provinsi Bali, bersumber dari penurunan kredit pada semua jenis penggunaan baik konsumsi, modal kerja maupun investasi. Berdasarkan sektoralnya, melambatnya kredit bersumber dari melambatnya kredit perdagangan, akmamin, dan pertanian,” ujarnya.

 

Dia juga menjelaskan bahwa NPL di Provinsi Bali pada Triwulan II sedikit meningkat namun masih dalam batas threshold 5 persen. Peningkatan NPL bersumber dari seluruh jenis penggunaan baik modal kerja, investasi maupun konsumsi. Secara sektoral, peningkatan NPL bersumber terutama dari kredit perdagangan. DPK pada Triwulan II tumbuh melambat bersumber dari melambatnya tabungan dan kontraksi giro.

 

Trisno memaparkan bahwa dalam meresponse perlambatan ekonomi ini Bank Indonesia menempuh bauran kebijakan yang terdiri dari enam aspek penting. Pertama, menurunkan suku bunga kebijakan (BI7DRR). Kedua, melakukan stabilisasi dan penguatan rupiah melalui peningkatan intensitas kebijakan intervensi baik di pasar spot, Domestic Non Deliverable Forward  (DNDF), maupun pembelian SBN di pasar sekunder. Ketiga, memperluas instrumen dan transaksi di pasar uang dan pasar valas.

 

Keempat, melakukan injeksi likuiditas (Quantitative Easing) ke pasar uang dan perbankan. Per 1 Agustus 2020, Bank Indonesia akan memberikan jasa giro sebesar 3 persen kepada bank yang memenuhi kewajiban GWM. Kelima, melakukan pelonggaran kebijakan makroprudensial. Keenam, menjaga kemudahan dan kelancaran sistem pembayaran baik tunai maupun non tunai untuk mendukung berbagai transaksi ekonomi dan keuangan.

 

” Selain bauran kebijakan, Trisno juga menjelaskan bahwa Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan KSSK untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

(080)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kuningan Ungkap Kasus Tindak Pidana Kriminal Umum dan Kasus Lahguna Narkoba

    Polres Kuningan Ungkap Kasus Tindak Pidana Kriminal Umum dan Kasus Lahguna Narkoba

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 18 Juni 2021   Polres Kuningan Ungkap Kasus Tindak Pidana Kriminal Umum dan Kasus Lahguna Narkoba     Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Polres Kuningan Polda Jabar, Jumat (18/6/2021) menggelar Konferensi Pers pengungkapan berbagai kasus tindak pidana baik kasus kriminal umum, maupun kasus tindak pidana penyalahgunaan (lahguna) narkoba yang terjadi dalam kurun waktu bulan Maret […]

  • PemKab. Tabanan Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji “Kategori Penyangga Ketahanan Pangan Bali”

    PemKab. Tabanan Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji “Kategori Penyangga Ketahanan Pangan Bali”

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu 23 Maret 2025 PemKab. Tabanan Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji “Kategori Penyangga Ketahanan Pangan Bali”     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M, kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, Kabupaten Tabanan berhasil meraih penghargaan bergengsi, yakni Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji […]

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  25  Oktober  2020

  • Eksekutif dan Legislatif Tabanan, Sepakati Bersama 2 Ranperda Pada Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III

    Eksekutif dan Legislatif Tabanan, Sepakati Bersama 2 Ranperda Pada Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu 16 September 2023 Eksekutif dan Legislatif Tabanan, Sepakati Bersama 2 Ranperda Pada Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M di acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan, Ke -12 Masa Persidangan III Tahun 2023   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan, Ke -12 Masa Persidangan III Tahun 2023 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 18 Juni 2022   Renungan  JOGER  

  • Desa Adat Ungasan Ultimatum GWK: Bongkar Pagar, Jalan Lama Dikembalikan

    Desa Adat Ungasan Ultimatum GWK: Bongkar Pagar, Jalan Lama Dikembalikan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Badung, Sabtu  11  Oktober  2025 Desa Adat Ungasan Ultimatum GWK: Bongkar Pagar, Jalan Lama Dikembalikan     Bali, indonesiaexpose.co.id – Ketegangan antara warga Desa Adat Ungasan dengan pihak manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) kembali memanas. Dalam paruman desa yang digelar pada 4 Oktober 2025, warga bersama perangkat adat dan tokoh masyarakat sepakat menolak rencana GWK yang […]

expand_less