Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Dorong Produktivitas Nelayan Belitung XL Axiata Tingkatkan Pemanfaatan Aplikasi Laut Nusantara

Dorong Produktivitas Nelayan Belitung XL Axiata Tingkatkan Pemanfaatan Aplikasi Laut Nusantara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Pandan, 27 Maret 2021.

 

 

Dorong Produktivitas Nelayan Belitung

XL Axiata Tingkatkan Pemanfaatan Aplikasi Laut Nusantara

Kepala Pusat Riset Kelautan BRSDM I Nyoman Radiarta bersama Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono saat pelaksanaan event Kampung Nelayan Maju 2021 yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Bangka Belitung, 26 Maret 2021.

 

“XL Axiata juga turut mengenalkan aplikasi digital Laut Nusantara versi terbaru yang bisa menunjukkan titik letak keberadaan ikan di laut tersebut, yang akan memudahkan pekerjaan para nelayan.”

 

Bangka Belitung,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperluas pengenalan aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan di berbagai pelosok perairan Indonesia. Berbarengan dengan pelaksanaan event Kampung Nelayan Maju 2021 yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Belitung, 26 Maret 2021, XL Axiata juga turut mengenalkan aplikasi digital Laut Nusantara versi terbaru yang bisa menunjukkan titik letak keberadaan ikan di laut tersebut, yang akan memudahkan pekerjaan para nelayan. Selain itu, juga dikenalkan pemanfaatan saranan pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan produk olahan hasil laut yang dihasilkan komunitas nelayan. Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam acara yang berlangsung di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kab Belitung tersebut.

 

Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada kita untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk para nelayan. Sangat ironis jika melihat kehidupan masyarakat nelayan rata-rata masih belum sejahtera padahal kekayaan laut kita berlimpah. Tentu banyak faktor yang mempengaruhi kehidupan ekonomi nelayan, dan saya mengapresiasi inovasi dari BROL bersama mitranya yang telah ikut memberikan solusi yang bisa membuat para nelayan meningkatkan kesejahteraannya melalui aplikasi Laut Nusantara.

 

“Aplikasi Laut Nusantara yang telah diperkenalkan sejak 2018, sampai saat ini telah aktif dimanfaatkan oleh tidak kurang dari 52 ribu nelayan tradisional dan kecil di berbagai daerah dan disosialisasikan di 28 wilayah di Indonesia. Dengan data informasi yang akurat dan real time yang bersumber dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian KKP, aplikasi tersebut terbukti mampu meningkatkan produktivitas para nelayan penggunanya, ” jelas Sakti Wahyu Trenggono,melalui siaran tertulisnya, Sabtu (27/3/2021).

 

“Aplikasi Laut Nusantara adalah hasil dari kerja sama yang padu antara XL Axiata dengan BROL, di mana kedua pihak sama-sama memiliki motivasi yang besar untuk ikut mencari solusi agar kualitas hidup masyarakat nelayan Indonesia bisa meningkat. Jika nelayan bisa lebih mudah menangkap ikan, maka produktivitas mereka akan meningkat. Pada gilirannya, penghasilan juga meningkat, yang kemudian bisa memperbaiki kualitas hidup keluarganya serta kualitas lingkungan,” kata Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir.

 

Hadirnya aplikasi ini ditujukan sebagai penggerak transformasi budaya nelayan dari “mencari ikan” menjadi “menangkap ikan” melalui pemanfaatan teknologi informasi. Hanya dalam satu genggaman aplikasi, nelayan dapat merencanakan kegiatan penangkapan ikan dengan lebih baik, mulai menentukan secara mandiri lokasi penangkapan ikan terdekat, estimasi kebutuhan BBM, dan estimasi harga jual, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang saat bekerja di laut.

 

“Ini mengkombinasikan data-data satelit. Data-data observasi dan pemodelan kita padukan semua jadi real time setiap hari kita perbarui datanya. Selain ini pun kita coba mengombinasikan dengan berbagai kemudahan,” tutur Kepala Pusat Riset Kelautan BRSDM, I Nyoman Radiarta.

 

Pengenalan aplikasi Laut Nusantara versi terbaru di Belitung dinilai sangat diperlukan karena telah dilengkapi dengan fitur pengenalan jenis ikan, memudahkan nelayan untuk merencanakan pekerjaan dan penjualan ikan tangkapan dengan lebih baik lagi. Di satu sisi hasil tangkapan nelayan kecil dan tradisional belum maksimal, di sisi lain potensi hasil laut cukup besar. Melalui monitor yang ada di aplikasi Laut Nusantara, bisa terlihat banyak titik berkumpulnya ikan di perairan Bangka Belitung. Aplikasi ini juga bisa mendeteksi ikan berdasarkan jenisnya, terutama ikan dengan nilai ekonomi tinggi seperti Cakalang, Tuna Mata Lebar, Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru dan Albacore. Artinya, dengan memanfaatkan teknologi digital, nelayan Indonesia berharap bisa meningkatkan hasil tangkapan dan sekaligus penghasilannya.

Produksi ikan tangkapan di Belitung sebesar 2 ton di sepanjang tahun 2019. Ikan hasil tangkapan nelayan setempat cukup beragam antara lain ikan Kerapu, Tengiri, Hiu, Kakap Merah, Ekor Kuning, Cumi, Pisang-Pisang dan Udang. Selama ini, nelayan tradisional daerah ini masih menggunakan cara-cara tradisional dalam memperkirakan di mana letak keberadaan ikan. Demikian juga dalam memperhitungkan cuaca di laut. Sementara itu, di dalam aplikasi Laut Nusantara terdapat fitur yang memberikan data riil mengenai cuaca, seperti kecepatan angin dan tinggi gelombang. Bahkan, nelayan juga bisa memperhitungkan ketersediaan bahan bakar, serta fitur percakapan dengan sesame nelayan yang menggunakan aplikasi.

Edukasi pemasaran digital

Desa Suak Gual yang menjadi salah satu desa dalam program Kampung Nelayan Maju 2021, persisnya terletak di Pulau Mendanau. Dari Ibukota Kabupaten Belitung, Tanjung Pandan, guna menuju ke desa itu perlu menggunakan dua jenis alat transportasi, yaitu angkutan darat dan kapal. Sebagai desa dengan mayoritas penduduk sebagai nelayan, desa tersebut cukup bersih, rapi, dan asri. Bahkan, sudah ada upaya untuk menarik orang luar agar berkunjung ke sana dengan mengecat warna-warni rumah-rumah di sepanjang pantai.

 

Selain ikan segar hasil tangkapan, warga desa juga memproduksi sejumlah olahan dari ikan, seperti abon, bakso, kerupuk, dan sambal lingko. Ada sekitar 50 warga yang menjadi perajin makanan tersebut. Guna meningkatkan kemampuan pemasaran mereka, XL Axiata, melalui program Sisternet, juga memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan sarana digital seperti untuk mendukung usaha mereka, seperti menggunakan internet, membuat akun media sosial, serta menggunakan e-commerce untuk menjajakan produk mereka. Selama ini, produk mereka masih dipasarkan di sekitar wilayah Kabupaten Belitung, paling jauh baru sampai di Tanjung Pandan.

 

Selain menyangkut pemasaran digital, pelatihan kewirausahaan juga diberikan kepada mereka. Persisnya, mereka mendapatkan pelatihan mengenai manajemen mengelola usaha kecil, termasuk mengelola keuangan yang baik. Guna memberikan kemudahan akses internet, XL Axiata memberikan lima unit router yang bisa dimanfaatkan secara bersama-sama. Kualitas jaringan 4G XL Axiata di Desa Suak Gual sangat bagus, sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga desa untuk berbagai keperluan produktif.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  15  Juli  2020   Bantu Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar Bersama BPD Bali dan Pertamina Serahkan Bibit Sayuran.     Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara saat menyerahkan bibit sayuran di Pekarangan Pangan Lestari, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, pada Rabu (15/7/2020).   BALI,  INDEX   – Pemkot Denpasar selalu mendukung semua pihak […]

  • Walikota Jaya Negara : Prinsip ASN Melayani, Bukan Dilayani

    Walikota Jaya Negara : Prinsip ASN Melayani, Bukan Dilayani

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu 17 November 2021   Walikota Jaya Negara : Prinsip ASN Melayani, Bukan Dilayani Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara (tengah) saat membuka acara Napi Gatra pada HUT Korpri ke-50 ,melalui virtual meeting yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kota Denpasar, Rabu (17/10/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Prinsip ASN Denpasar adalah melayani, bukan dilayani. […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bali, Senin  21  Oktober  2025

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  09   September 2022 Renungan  JOGER

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  03  Desember  2020   Renungan  JOGER  

  • XL Axiata Berhasil Raih Kinerja Solid di Tahun 2024, Pendapatan Naik 6%, Laba Bersih Naik 45%

    XL Axiata Berhasil Raih Kinerja Solid di Tahun 2024, Pendapatan Naik 6%, Laba Bersih Naik 45%

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  06  Pebruari  2025 XL Axiata Berhasil Raih Kinerja Solid di Tahun 2024, Pendapatan Naik 6%, Laba Bersih Naik 45%     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –   PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih pertumbuhan positif kinerja yang solid di sepanjang tahun 2024. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 6% dibandingkan periode yang sama […]

expand_less