Tuesday , July 23 2024
Home / Bali / Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024

Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024

Denpasar, Senin  10  Juni 2024

Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024

 

Penandatanganan kerja sama antara ASITA Bali dengan sejumlah desa wisata di Bali, serta ekspor produk UMKM Binaan BI ke mancanegara senilai Rp 9 miliar lebih ke 28 negara tujuan di dunia, bertempat di The Meru Sanur , Senin (10/6/2024) siang.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat, berkesinambungan, inklusif, dan merata, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali menyelenggarakan program promosi terintegrasi pada pilar perdagangan, investasi dan pariwisata melalui penyelenggaraan Bali Jagadhita V Tahun 2024.

Bali Jagadhita V tahun 2024 mengusung tema “Trade, Tourism and Investment Guna Gina Wisata Bali Hita”. Pembukaan kegiatan tahunan BI Bali ini diisi dengan penandatanganan kerja sama antara ASITA Bali dengan sejumlah desa wisata di Bali, serta ekspor produk UMKM Binaan Bank Indonesia ke mancanegara senilai Rp 9 miliar lebih ke 28 negara tujuan di dunia.

Bali Jagadhita V Tahun 2024, resmi dibuka dibuka oleh Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono bersama Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, serta Deputi Kepala Perwakilan BI Bali Gusti Ayu Diah Utari yang ditandai dengan penancapan Kayonan bertempat di The Meru Sanur , Senin (10/6/2024) siang.

Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya dalam sambutannya menyatakan, ekonomi Bali tumbuh 5,9 persen pada Triwulan I tahun 2024. Ini didukung oleh kinerja investasi yang menguat serta meningkatnya angka kunjungan pariwisata ke Bali. “Saat ini industri pariwisata sudah menjadi industri global. Karena itu, Pemprov Bali berupaya meningkatkan layanan, jaga ketersediaan pangan, kenyamanan dan keamanan, serta jaga Bali sebagai destinasi yang tetap lestari,” tegasnya.

 

” Di bidang pangan seperti hasil pertanian Bali sudah mayoritas menggunakan pupuk organik. Selain itu, proses budi daya pertanian hingga penyimpanan diikuti dengan proses ritual. Ini nilai tambah dari produk pertanian Bali. Untuk itu, pihaknya berupaya meningkatkan nilai tukar petani sehingga petani Bali bisa sejahtera seiring meningkatkan sektor pariwisata,” terang Mahendra.

 

Di sektor pariwisata pun, pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan dengan membentuk Satpol PP Pariwisata. Lembaga ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada wisatawan di Bali termasuk melakukan sosialisasi apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Bali (do and don’t in Bali).

 

” pihaknya berharap Bali Jagadhita V bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat, kegiatan ini kami harapkan bisa memperluas pasar bagi pelaku UMKM, serta meningkatkan animo investor masuk Bali,” imbuhnya.

 

Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono saat meninjau  booth pameran investasi di The Meru Sanur , Senin (10/6/2024) siang.

 

Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono menegaskan, Bali Jagadhita V Tahun 2024 memberi peluang kepada Bali untuk tidak hanya mengembangkan sektor pariwisata. Optimisme masih terbuka lebar di sektor usaha mikro kecil dan menegah (UMKM). “Tak hanya UMKM, sektor perdagangan dan investasi juga masih sangat berpeluang,” tegasnya.

 

Dia juga memaparkan, saat ini sekitar 2 juta warga negara Indonesia berobat ke luar negeri. Devisa yang dibutuhkan sekitar Rp 9 triliun. Untuk itulah, dia sangat mendukung pembangunan Rumah Sakit Internasional di KEK Sanur. “Selain mengurangi devisa yang keluar, Rumah Sakit Internasional berpeluang memasukkan devisa ke Tanah Air,” tegasnya.

 

Sementara Juli Budi Winantya dari Bank Indonesia menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi solid dengan pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan perekonomian Indonesia hingga triwulan I 2024 yang tumbuh menguat sebesar 5,11% (yoy). Capaian tersebut didukung oleh indikator konsumsi swasta dan tingkat investasi yang tumbuh positif. Tingkat inflasi Indonesia pada Mei 2024 sebesar 2,84% (yoy) dan masih berada dalam rentang sasaran inflasi tahunan 2,5+1%.

”Meskipun kondisi ekonomi global dibayangi oleh ketidakpastian geopolitik dan perang dagang, ekonomi global dan Indonesia masih tetap bertumbuh. Oleh karenanya, Bank Indonesia senantiasa menjaga momentum tersebut melalui bauran kebijakan untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan perekonomian dari aspek moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran digital.” tutur Juli.

Turut hadir di acara tersebut Duta Besar Polandia untuk Indonesia, perwakilan dari Kementerian Pareiwisata dan Ekonomi Kreatif, serta dihadiri secara daring Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki serta sejumlah narasumber yakni Kepala Grup Perumusan Kebijakan Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juli Budi Winantya; Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi, Rakhmat Yulianto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya dan Komisaris Utama PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ), Dodi Miharjana.

(112)

 

258

Check Also

Renungan  Joger

Bali, Senin  22  Juli  2024 Renungan  Joger 60

OJK  : Program Asuransi Wajib Kendaraan Tunggu Peraturan Pemerintah (PP)

Jakarta, Minggu  21  Juli  2024 OJK  : Program Asuransi Wajib Kendaraan Tunggu Peraturan Pemerintah (PP) …