Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu  07  Desember  2025

IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

 

Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP).
Jakarta , indonesiaexpose.co.id  — Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP), memberikan tanggapan keras dan menegaskan perlunya langkah cepat sebelum Indonesia benar-benar kehilangan salah satu ikon dunia.
DPR RI: Evaluasi Total, Pemetaan Ulang, dan Simpan Jatiluwih dari Serbuan Beton
Menurut Alit Kesuma Kelakan, penyelamatan Jatiluwih harus dimulai segera, dilakukan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD, khususnya Kabupaten Tabanan.
Ia menegaskan dua langkah mendesak , pemetaan ulang Jatiluwih sesuai standar UNESCO.
“Harus dilihat apakah ada pergeseran prinsip dan pelanggaran aturan, termasuk yang dilakukan pelaku bisnis besar, bukan hanya UMKM dan petani kecil,” terangnya.
Lanjudnya, Perlindungan dan pemberdayaan petani lokal. Petani adalah pihak paling terdampak setelah Jatiluwih ditetapkan sebagai WBD UNESCO.
 “Sawah mereka harus dipertahankan, tapi nilai ekonomi yang mereka dapat tidak sebanding dengan beban yang mereka pikul. Penyelesaian akhirnya jelas: lahan pertanian harus tetap dipertahankan, dan kesejahteraan petani wajib ditingkatkan,”jelasnya.
Pansus TRAP DPRD Bali
DPR RI Dukung Langkah Tegas Pansus TRAP DPRD Bali , tapi Ingatkan Soal Ancaman Modal Besar
Alit menegaskan dukungannya untuk langkah Pansus TRAP DPRD Bali yang sedang menyelamatkan Jatiluwih dari pelanggaran tata ruang.
 “Tujuan Pansus ini sangat baik, tapi niat baik saja tidak cukup. Ada tekanan ekonomi yang menjerat masyarakat lokal akibat kuasa pemilik modal besar,” ungkap Alit Kesuma.
Ia meminta pemerintah daerah dan DPRD segera berdialog dengan masyarakat Jatiluwih untuk menciptakan terobosan pemberdayaan ekonomi tanpa melanggar aturan tata ruang.
“Jangan sampai masyarakat lokal justru dikorbankan.”
Terkait maraknya bangunan pelanggar yang mengancam status UNESCO, Alit Kesuma menilai hal itu sebagai cermin lemahnya pengawasan.
“Ini harus dibenahi. Pengawasan harus intensif, melibatkan komunikasi langsung dengan masyarakat lokal,” tambahnya.
Ia mengkritik kondisi di mana Jatiluwih diagungkan sebagai kebanggaan Indonesia di mata dunia, tetapi masyarakat lokal tidak merasakan manfaatnya.
“Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton, sementara arus modal besar menikmati keuntungannya.”
Jika tak dibenahi segera, Indonesia akan menanggung malu di panggung dunia, sekaligus kehilangan salah satu mahakarya budaya paling berharga.
Kami sangat mendukung langkah Pansus TRAP DPRD Bali  ini karena dari penilaian kami , kami sangat percaya tujuan Pansus ini  sangat baik dalam rangka menjaga Bali/ merawat Bali untuk Generasi kedepan, akan tetapi tidak cukup dengan niat baik semata, tanpa dilakukan upaya2 penyelamatan juga terhadap masyarakat lokal/ petani disana dari keterhimpitan ekonomi dari kuasa pemilik modal besar.
Oleh karena itu Pihak Eksekutif dan pihak Legislatif secepatnya melakukuan Dialog dengan Masyaraktat lokal tanpa harus mengorbankan masyarakat lokal dengan membuat terobosan dalam pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal dengan tetap menjaga jangan sampai aturan yang sudah disepakati dilanggar.
” Untuk menjaga dan merawat Bali tidak cukup hanya merawat Alam dan kebudayannya saja, akan tetapi manusianya juga harus dirawat dan diberdayakan secara ekonomi, sehingga masyarakat Bali menjadi kuat dari sisi pendidikan dan Ekonominya, oleh karena itu kewajiban pemerintah untuk hadir menyelamatkan manusia Bali, kalo tidak nanti jangka panjangnya Masyarakat  bali akan menjadi frustasi dan ujung2 nya akan seperti masyarakat betawi yang terusir dari ekosistemny,” pungkasnya.

Jatiluwih bukan sekadar sawah berundak. Ini adalah identitas Bali, warisan dunia, dan sumber hidup ribuan petani.

(017)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan

    Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  27  Maret  2020   Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan   BALI, INDEX  –  Suasana berbeda terlihat di areal Pasar Rakyat Pasar Badung Kota Denpasar, Jumat (27/3). Pengunjung maupun pelanggan yang datang untuk berbelanja di pasar terbesar di Bali ini, disemprot disinfektan saat memasuki area masuk alias di pintu pengambilan karcis parkir.   Terlihat […]

  • Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  23  November  2021   Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) siap mengawal program pengalihan kompor berbasis energi import (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi, sebagai solusi menekan impor dan memperbaiki neraca perdagangan. Pekan […]

  • Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih

    Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  Desember  2025 Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih   Anggota DPR RI Komisi IV, Adi Wiryatama   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Suasana politik dan publik mendadak memanas. Anggota DPR RI Komisi IV, Adi Wiryatama, melontarkan pernyataan keras yang menggema hingga ke lereng-lereng sawah berundak Jatiluwih. Dengan nada tegas dan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bali, Senin 01  April  2024 Renungan  Joger

  • Paripurna ke-4 DPRD Provinsi Bali : Anggota Dewan sambut baik ketiga Raperda  dengan produk hukum sebagai landasan

    Paripurna ke-4 DPRD Provinsi Bali : Anggota Dewan sambut baik ketiga Raperda  dengan produk hukum sebagai landasan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  05  Maret  2020   Paripurna ke-4 DPRD Provinsi Bali : Anggota Dewan sambut baik ketiga Raperda  dengan produk hukum sebagai landasan   BALI,  INDEX  –  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) didampingi Sekda Dewa Made Indra menghadiri rapat Paripurna ke 4 DPRD Provinsi Bali di ruang Sidang Utama Gedung DPRD […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  20  September  2025    

expand_less