Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • visibility 280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Sabtu   05   November 2022

Perayaan Tumpek Landep, Bupati Tabanan Berikan Kuis Kepada Para Peserta Sembahyang

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Hal yang menarik terjadi saat pelaksanaan perayaan Tumpek Landep kali ini, tak hanya melakukan persembahyangan secara khusyuk, dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M ini juga diwarnai dengan suasana yang penuh semangat dan sukacita. Persembahyangan berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan dan dimulai sejak pagi, Sabtu, Saniscara Kliwon, Landep (5/11/2022).

Perayaan Rahina Tumpek Landep sebagai langkah tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2022, dengan pelaksanaan Upacara Jana Kerthi dan atau Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali bedasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era baru. Nampak turut mengikuti persembahyangan, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Forkopimda, Para Kepala Bagian beserta OPD Terkait di lingkungan Setda dan seluruh Camat di Tabanan.

Secara filosofis, tumpek landep memiliki makna yang sangat baik jika diimplementasikan dalam pelaksanaan tata-titi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti pada kata akhirannya landep yang berarti “lancip” yang mengacu pada lancipnya tonggak pemikiran manusia. Esensi dari filosofi tersebut, seperti disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya, menjadi momen bagi kita sebagai manusia untuk selalu instrospeksi diri, mulat sarira, serta menajamkan kembali pikiran kita, untuk meraih tujuan yang lebih baik dalam kehidupan.

Jatuh di setiap 210 hari, Tumpek Landep adalah momen pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, ida Sang Hyang Pasupati. Di mana kita memohon kepada Sang Hyang Pasupati agat pikiran kita menjadi baik, sesuai dengan norma-norma agama. “Di Hari tumpek landep ini, setiap 6 bulan sekali kita instrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan 6 bulan lalu sampai sekarang, benarkah kita sudah melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan ajaran agama hindu atau norma agama dan norma negara” Sanjaya menyampaikan.

Pihaknya juga menegaskan, dalam Tumpek Landep ini, selain berdoa dan instrospeksi, sudah sepatutnya juga menjadi momen bagi kita berterima kasih kepada barang-barang pusaka yang dimiliki. Sebab benda-benda tersebut menjadi alat / pendukung aktifitas kita dan bermanfaat untuk melindungi diri kita ataupun untuk kemajuan masyarakat dan bangsa jika dilihat pada era kekinian. Sanjaya juga berpesan agar kearifan lokal dari Tumpek Landep ini tiak hilang dimakan zaman dan tergerus dengan kemajuan teknologi. Sehingga memahami betul apa itu esensi, makna dan filosofi Tumpek sendiri itu menjadi penting.

“Karena dalam Visi Misi Nangun Sat Kerthi, bagaimana kita menjaga sebuah keseimbangan dan keharmonisan ala mini, baik itu manusianya, kramanya, baik itu tata laksana budayanya maupun alam lingkungannya, harus dijaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Tumpek Landep adalah bagian dari implementasi visi misi kita” paparnya. Kearifan lokal, pelestarian adat dan budaya yang metaksu, juga ditegaskannya, menjadi bagian dari daya tari Bali bagi para pengunjung di luar Bali. Oleh sebab itu budaya Bali yang adiluhung tidak boleh kita tinggalkan.

Hal yang menarik yakni usai persembahyangan dan di tengah-tengah sambutannya, Bupati Sanjaya melemparkan pertanyaan berbentuk kuis kepada para peserta sembahyang terkait upacara yakni menyebutkan, apa saja 30 wuku, 5 panca wara dan 7 sapta wara dan bagi peserta yang berhasil menyebutkan dengan lengkap, langsung diberikannya hadiah. Tentu saja kuis tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh para peserta dan merekahkan senyum suka cita di pagi hari itu.

Tak lupa Sanjaya juga terus menerus mengingatkan agar ajaran yang sangat sederhana dari para leluhur, namun memiliki implementasi yang luar biasa tersebut untuk selalu dilestarikan. Terutama dalam menegakkan ajaran Tri Hita Karana, menjaga harmonis manusia dan Ida Sang Hyang Widi Wasa, manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya, harus kita jaga lingkungan juga, baik dari hulu, tengah maupun hilir.

“ingat ada 6 tumpek yang wajib kita puja, Tumpek Lanep sebagai esensi jana kerthi dan atma kerthi, bagaimana kita melancipkan dan mengharmoniskan pikiran kita sehingga menjadi bagus dan suci dalam menjalankan kaidah-kaidah yang baik, terlepas dari kegelapan, kebodohan dan kesengsaraan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kemajuan Produk Dalam Negeri, Sekda Kota Denpasar Hadiri Business Matching 2024 di Sanur

    Dukung Kemajuan Produk Dalam Negeri, Sekda Kota Denpasar Hadiri Business Matching 2024 di Sanur

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  05 Maret  2024 Dukung Kemajuan Produk Dalam Negeri, Sekda Kota Denpasar Hadiri Business Matching 2024 di Sanur   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mengoptimalkan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana turut hadir berpartisipasi dalam kegiatan Business Matching 2024 pada Selasa (5/3/2024), yang berlokasi di The Meru […]

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Menilai  Kondisi Perekonomian dan Pasar Global Kondusif

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Menilai  Kondisi Perekonomian dan Pasar Global Kondusif

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 02 April 2024 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Menilai  Kondisi Perekonomian dan Pasar Global Kondusif   (Foto/ist) Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Sabtu (27/3/2024).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Maret 2024 menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja […]

  • Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama

    Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  25  November 2022 Tujuh Orang Prejuru Adat Taro Kelod Jadi Tersangka Penista Agama   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tujuh   orang tersangka telah ditetapkan Satreskrim Polres Gianyar dalam kasus pencabutan penjor di Desa Adat Taro Kelod, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Mereka adalah I Wayan Nangun sebagai Kelihan Adat, I Made Arsa Nata sebagai Bendahara, […]

  • Bupati Rembang Terima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC Award) 

    Bupati Rembang Terima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC Award) 

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Rembang, Senin  22  Agustus  2022 Bupati Rembang Terima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC Award) (Foto/ist) Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Pemerintah Kabupaten menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC Award) dari BPJS Kesehatan. Penghargaan tersebut diberikan, karena Rembang dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas kesehatan masyarakatnya. Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Arief Witjaksono Juwono Putro menyampaikan, sebanyak […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  09  November  2025 Renungan  Joger  

  • Metode Simulasi Efektif Sosialisasikan Program PKK, Libatkan Anak-Anak Dalam Sosialisasi

    Metode Simulasi Efektif Sosialisasikan Program PKK, Libatkan Anak-Anak Dalam Sosialisasi

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa 24  September  2019   Metode Simulasi Efektif Sosialisasikan Program PKK, Libatkan Anak-Anak Dalam Sosialisasi     BALI, INDEX  –  Tim Penggerak PKK Kota Denpasar kembali menyelenggarakan lomba simulasi dengan mengangkat tema peran keluarga dalam perlindungan anak. Lomba yang berlangsung sehari ini diikuti empat kelompok peserta dari empat kecamatan se-Kota Denpasar, Senin (23/9) di […]

expand_less