Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Sabtu   05   November 2022

Perayaan Tumpek Landep, Bupati Tabanan Berikan Kuis Kepada Para Peserta Sembahyang

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Hal yang menarik terjadi saat pelaksanaan perayaan Tumpek Landep kali ini, tak hanya melakukan persembahyangan secara khusyuk, dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M ini juga diwarnai dengan suasana yang penuh semangat dan sukacita. Persembahyangan berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan dan dimulai sejak pagi, Sabtu, Saniscara Kliwon, Landep (5/11/2022).

Perayaan Rahina Tumpek Landep sebagai langkah tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2022, dengan pelaksanaan Upacara Jana Kerthi dan atau Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali bedasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era baru. Nampak turut mengikuti persembahyangan, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Forkopimda, Para Kepala Bagian beserta OPD Terkait di lingkungan Setda dan seluruh Camat di Tabanan.

Secara filosofis, tumpek landep memiliki makna yang sangat baik jika diimplementasikan dalam pelaksanaan tata-titi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti pada kata akhirannya landep yang berarti “lancip” yang mengacu pada lancipnya tonggak pemikiran manusia. Esensi dari filosofi tersebut, seperti disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya, menjadi momen bagi kita sebagai manusia untuk selalu instrospeksi diri, mulat sarira, serta menajamkan kembali pikiran kita, untuk meraih tujuan yang lebih baik dalam kehidupan.

Jatuh di setiap 210 hari, Tumpek Landep adalah momen pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, ida Sang Hyang Pasupati. Di mana kita memohon kepada Sang Hyang Pasupati agat pikiran kita menjadi baik, sesuai dengan norma-norma agama. “Di Hari tumpek landep ini, setiap 6 bulan sekali kita instrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan 6 bulan lalu sampai sekarang, benarkah kita sudah melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan ajaran agama hindu atau norma agama dan norma negara” Sanjaya menyampaikan.

Pihaknya juga menegaskan, dalam Tumpek Landep ini, selain berdoa dan instrospeksi, sudah sepatutnya juga menjadi momen bagi kita berterima kasih kepada barang-barang pusaka yang dimiliki. Sebab benda-benda tersebut menjadi alat / pendukung aktifitas kita dan bermanfaat untuk melindungi diri kita ataupun untuk kemajuan masyarakat dan bangsa jika dilihat pada era kekinian. Sanjaya juga berpesan agar kearifan lokal dari Tumpek Landep ini tiak hilang dimakan zaman dan tergerus dengan kemajuan teknologi. Sehingga memahami betul apa itu esensi, makna dan filosofi Tumpek sendiri itu menjadi penting.

“Karena dalam Visi Misi Nangun Sat Kerthi, bagaimana kita menjaga sebuah keseimbangan dan keharmonisan ala mini, baik itu manusianya, kramanya, baik itu tata laksana budayanya maupun alam lingkungannya, harus dijaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Tumpek Landep adalah bagian dari implementasi visi misi kita” paparnya. Kearifan lokal, pelestarian adat dan budaya yang metaksu, juga ditegaskannya, menjadi bagian dari daya tari Bali bagi para pengunjung di luar Bali. Oleh sebab itu budaya Bali yang adiluhung tidak boleh kita tinggalkan.

Hal yang menarik yakni usai persembahyangan dan di tengah-tengah sambutannya, Bupati Sanjaya melemparkan pertanyaan berbentuk kuis kepada para peserta sembahyang terkait upacara yakni menyebutkan, apa saja 30 wuku, 5 panca wara dan 7 sapta wara dan bagi peserta yang berhasil menyebutkan dengan lengkap, langsung diberikannya hadiah. Tentu saja kuis tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh para peserta dan merekahkan senyum suka cita di pagi hari itu.

Tak lupa Sanjaya juga terus menerus mengingatkan agar ajaran yang sangat sederhana dari para leluhur, namun memiliki implementasi yang luar biasa tersebut untuk selalu dilestarikan. Terutama dalam menegakkan ajaran Tri Hita Karana, menjaga harmonis manusia dan Ida Sang Hyang Widi Wasa, manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya, harus kita jaga lingkungan juga, baik dari hulu, tengah maupun hilir.

“ingat ada 6 tumpek yang wajib kita puja, Tumpek Lanep sebagai esensi jana kerthi dan atma kerthi, bagaimana kita melancipkan dan mengharmoniskan pikiran kita sehingga menjadi bagus dan suci dalam menjalankan kaidah-kaidah yang baik, terlepas dari kegelapan, kebodohan dan kesengsaraan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Denpasar I.B Alit Wiradana Buka Rakor Penanganan PMI-NP dan TPPO.

    Sekda Denpasar I.B Alit Wiradana Buka Rakor Penanganan PMI-NP dan TPPO.

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  08  Juni  2023 Sekda Denpasar I.B Alit Wiradana Buka Rakor Penanganan PMI-NP dan TPPO.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Penanganan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (PMI -NP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) antara Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dengan Organisasi Internasional […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  20  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 29 Maret 2023 Renungan JOGER  

  • Profesi Program Sespimmen Lemdiklat Polri Adakan Kunjungan Kerja Tahun 2019 ke Polres Cirebon

    Profesi Program Sespimmen Lemdiklat Polri Adakan Kunjungan Kerja Tahun 2019 ke Polres Cirebon

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  29 Juli  2019   Profesi Program Sespimmen Lemdiklat Polri Adakan Kunjungan Kerja Tahun 2019 ke Polres Cirebon   Jawa Barat,INDEX  –  Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Polda Jabar, menerima kunjungan kerja Profesi Program Sespimen Lemdikat Polri Tahun 2019, Senin (29/7/2019) pagi. Sebagaimana diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K. […]

  • Polrestabes Bandung Distribusikan Beras dan Sembako Untuk Warga Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

    Polrestabes Bandung Distribusikan Beras dan Sembako Untuk Warga Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 08  Mei  2020   Polrestabes Bandung Distribusikan Beras dan Sembako Untuk Warga Masyarakat Yang Terdampak Covid-19 JAWA BARAT, INDEX  –  Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya S.IK, M.H, Jumat pagi (8/5/2020) pimpin pelaksanaan pendistribusian sembako untuk para Lansia dan Yatim piatu kegiatan tersebut didampingi Waka Polrestabes Bandung serta diikuti para pejabat Polrestabes […]

  • Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Bali sesuai Visi Gubernur, 48 Bangunan di Pantai Bingin akhirnya di Bongkar

    Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Bali sesuai Visi Gubernur, 48 Bangunan di Pantai Bingin akhirnya di Bongkar

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Badung, Senin 21 Juli  2025 Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Bali sesuai Visi Gubernur, 48 Bangunan di Pantai Bingin akhirnya di Bongkar   Gubenur Bali Koster  di Dampingi Bupati Badung Adi Arnawa saat menghadiri pembongkaran bangunan liar di kawasan Pantai Bingin, Kab.Badung, Senin (21/7/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Sebanyak 48 bangunan akomodasi pariwisata di Pantai Bingin, […]

expand_less