Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

  • account_circle 080
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar , Senin  02  Maret  2026

Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, Selasa (24/2/2026), berubah panas. Manajemen Queens Tandoor Restaurant dipanggil untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan yang disebut belum tuntas.

Rapat di Ruang Gabungan Lantai III DPRD Bali itu dipimpin Sekretaris Pansus TRAP, I Dewa Nyoman Rai, SH., MH., bersama Wakil Sekretaris Dr. Somvir. Tak hanya jajaran manajemen, pemilik saham kedua entitas usaha turut dimintai keterangan.

Sorotan Pansus tak lagi semata soal administrasi tata ruang. Sejumlah temuan yang dipaparkan dalam forum memunculkan dugaan pelanggaran yang lebih serius—bahkan berpotensi pidana.
Sindiran dan Klaim “Dukungan Penuh”

Situasi memanas seusai rapat salah  satu  pemegang  saham ‘ Queens Tandoor Restaurant, Mr. Puneet Malhotra’, disebut melontarkan pernyataan bernada sindiran. Ia dikabarkan menyatakan mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, serta aparat penegak hukum yang siap membantu kelangsungan usahanya meski dinilai melanggar aturan.

Pernyataan itu, menurut sejumlah anggota Pansus TRAP, terdengar langsung oleh peserta rapat lainnya. Klaim tersebut dinilai berpotensi mencatut nama pejabat dan aparat penegak hukum untuk kepentingan pribadi.

“Jika benar ada pencatutan nama pejabat daerah maupun aparat hukum, itu tidak bisa ditoleransi. Kewibawaan pemerintah harus dijaga,” ujar salah satu anggota Pansus yang enggan disebutkan namanya.

Temuan Mengejutkan

Dalam forum, Pansus mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran serius, antara lain:

  • Dugaan pemalsuan tanda tangan di perusahaan GRO Indonesia
  • Dugaan gaji ratusan karyawan Queens Tandoor Restaurant yang tidak dibayarkan.
  • Dugaan penahanan ijazah karyawan.
  • Dugaan penganiayaan terhadap sejumlah karyawan.
  • Dugaan pemalsuan tanda tangan untuk pengajuan status WNI.
  • Dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
  • Dugaan pencatutan nama pimpinan Bali, aparat penegak hukum, imigrasi, dan DPRD.

Pansus menegaskan seluruh temuan tersebut masih dalam tahap pendalaman dan akan dikoordinasikan dengan instansi berwenang.

Potensi Jerat Hukum dan Sanksi Pidana

Jika dugaan tersebut terbukti, sejumlah ketentuan perundang-undangan dapat dikenakan:

1. Pemalsuan Tanda Tangan
Melanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.
Ancaman pidana: penjara hingga 6 tahun.
2. Penahanan Ijazah dan Upah Tidak Dibayar
Melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Sanksi: pidana penjara hingga 4 tahun dan/atau denda hingga Rp400 juta (Pasal 185).
Penahanan dokumen pribadi pekerja juga dapat dikualifikasikan sebagai perampasan hak dan berpotensi pidana jika disertai unsur tekanan atau ancaman.
3. Penganiayaan
Melanggar Pasal 351 KUHP.
Ancaman pidana: penjara hingga 2 tahun 8 bulan, dan lebih berat bila menyebabkan luka berat.
4. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Ancaman pidana: hingga 5 tahun penjara atau lebih, tergantung akibat yang ditimbulkan.
5. Dugaan Manipulasi Dokumen KewarganegaraanJika terbukti memalsukan dokumen untuk pengajuan WNI, dapat dijerat Pasal 263 KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, dengan ancaman pidana penjara.
Kewibawaan Negara Dipertaruhkan.

Pansus TRAP menegaskan, persoalan ini bukan semata konflik administratif usaha, melainkan menyangkut marwah hukum dan kewibawaan pemerintah daerah maupun pusat.

“Bali tidak boleh menjadi tempat praktik pembangkangan hukum. Jika ada pelanggaran, proses pidana harus berjalan,” tegas salah satu pimpinan rapat.
Pansus menegaskan akan merekomendasikan hasil temuan kepada aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan instansi terkait, untuk proses lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak  Queens Tandoor Restaurant belum memberikan klarifikasi resmi atas seluruh dugaan yang mencuat dalam rapat RDP tersebut.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  06  Mei  2020   Percepat Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Forkopimda Denpasar Dukung Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra   BALI,  INDEX  –  Guna mempercepat pencegahan dan penanganan corona virus disease (Covid-19) di Denpasar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar kembali mengelar rapat koordinasi (Rakor) untuk menyatukan barisan dan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  15  Desember  2024 Renungan  Joger

  • OJK Regional 8 Bali, Nusra, hentikan 543 Fintech

    OJK Regional 8 Bali, Nusra, hentikan 543 Fintech

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Kuta,  Jumat  17  Mei  2019   OJK Regional 8 Bali, Nusra, hentikan 543 Fintech   Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Elyanus Pongsoda (Foto) BALI, INDEX  –  Selama triwulan pertama tahun 2019, Otoritas  Jasa  Keuangan (OJK) di  wilayah Provinsi Bali tetap mampu mempertahankan kinerja positif dan mengalami peningkatan dari segi aset ,kredit, serta dana pihak […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  18  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya

    Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Cimahi, Kamis  27  Agustus  2020   Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya   JAWA  BARAT, INDEX – Kapolres Cimahi Polda Jabar AKBP M. Yoris. M.Y. Marzuki, S.IK, Kamis pagi (27/8/2020) memimpin pelaksanaan kegiatan Gatur pagi sekaligus memberian masker kepada pengendara motor dan mobil, berlangsung di Jalan Jenderal Amir Machmud […]

  • Terima Bantuan Sembako dari Bank Indonesia dan Anggota DPR RI, Wawali Jaya Negara Salurkan Sembako Kepada Pekaseh, Pecalang, serta Kadus/Kaling

    Terima Bantuan Sembako dari Bank Indonesia dan Anggota DPR RI, Wawali Jaya Negara Salurkan Sembako Kepada Pekaseh, Pecalang, serta Kadus/Kaling

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 22  Agustus  2020   Terima Bantuan Sembako dari Bank Indonesia dan Anggota DPR RI, Wawali Jaya Negara Salurkan Sembako Kepada Pekaseh, Pecalang, serta Kadus/Kaling   Wawali Jaya Negara bersama Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya menyerahkan bantuan kepada perwakilan pekaseh, pecalang, dan kadus/kaling, Jumat (21/8/2020) di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang […]

expand_less