Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Sambut Holding BUMN Usaha Mikro, PNM Jamin Akses Pendanaan Nasabah Lebih Murah dan Cepat

Sambut Holding BUMN Usaha Mikro, PNM Jamin Akses Pendanaan Nasabah Lebih Murah dan Cepat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Jun 2021
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa 22 Juni  2021

 

Sambut Holding BUMN Usaha Mikro, PNM Jamin Akses Pendanaan Nasabah Lebih Murah dan Cepat

 

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM meyakini jalan yang ditempuh Pemerintah melakukan integrasi ekosistem BUMN sektor UMi-UMKM akan menjamin akses pendanaan nasabah yang lebih murah dan cepat.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan melalui holding BUMN di segmen UMi dan UMKM akan memacu masyarakat terkategori prasejahtera memiliki akses pendanaan yang lebih terstruktur dalam satu ekosistem. Dengan demikian diharapkan masyarakat prasejahtera bisa cepat ‘naik kelas’ dan memperbesar usaha mereka bahkan membantu dalam penyerapan tenaga kerja.

“Peran pemberdayaan tetap diperankan oleh kami, PNM, dengan adanya Super App yang menjadi pendukung kerja karyawan kami. Juga pemanfaatan agen Brilink, jadi segmen ultra mikro yang kami sasar lebih efektif. Nasabah akan mendapatkan keuntungan dengan akses pendanaan lebih murah dan cepat,” tutur Direktur Utama PNM Arief Mulyadi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Melalui holding yang melibatkan pihaknya dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Pegadaian (Persero) itu, nasabah program Mekaar PNM akan memperoleh keuntungan penurunan bunga pinjaman sekitar 3%.

Integrasi ekosistem UMi pun dapat mengoptimalkan peran pemberdayaan PNM dengan penurunan biaya overhead sekitar 8%. Selain itu, integrasi ini diharapkan dapat memberikan akses pendanaan yang lebih murah kepada PNM dengan berkurang sekitar 7%-9%.

Holding tersebut memang bertujuan untuk mendukung visi pemerintah dalam memberdayakan segmen UMi, mempercepat laju inklusi keuangan, pembiayaan berkelanjutan, serta menyasar 57 juta nasabah. Dari total nasabah yang ingin disasar tersebut, 30 juta diantaranya diyakini belum memiliki akses ke sumber pendanaan formal.

Bahkan 5 juta nasabah diantaranya diperkirakan berada di bawah bayang-bayang jerat rentenir. Saat ini akses layanan pembiayaan atau pemberian kredit pada segmen UMi baru sekitar 20 persen. Oleh karena itu, segmen usaha tersebut membutuhkan dorongan untuk memacu pertumbuhan. Salah satunya melalui holding yang memberikan skema pembiayaan modern yang tidak lagi mensyaratkan agunan dalam pemberian kredit, karena rata-rata UMKM tidak memiliki aset yang memadai.

Dalam model bisnis holding UMi, pemerintah akan menggenjot “pemberdayaan bisnis” melalui PNM dan “pengembangan bisnis” melalui Pegadaian dan BRI. Hal itu diharapkan mendorong segmen UMi menapaki anak tangga lebih atas memasuki segmen mikro. Tentunya dengan mengkolaborasikan jaringan kantor BRI dan Agen Brilink yang dapat memperluas jangkauan terutama kepada kelompok masyarakat pra-sejahtera.

Integrasi ketiga entitas BUMN ini akan membentuk ekosistem dengan menjaga, mempertahankan pendekatan pemberdayaan sosial PNM, dan model bisnis Pegadaian serta memperkuat peranan BRI sebagai koordinator dan Center of Excellence.

“Ekosistemnya tentu akan menjadi lebih besar. Pelaku ultra mikro dapat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha menengah, bahkan korporasi, secara langsung. Bahkan ini justru yang akan membuka peluang ekspor lebih baik lagi,” ujar Arief.

Ekosistem UMi pun akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pekerja untuk pengembangan kapabilitas dan karir lintas entitas yang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan perseroan. Pengembangan talenta tenaga kerja sesuai dengan lima fondasi BUMN melalui BRI Corpu sebagai sentra sharing knowledge antar pekerja BRI Group.

Menteri BUMN: Holding Jadi Solusi Masalah UMi

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan bahwa holding ini akan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi segmen UMi. Dia menjelaskan bahwa akses pendanaan yang lebih murah dan cepat akan menopang kemajuan segmen usaha tersebut.

Sehingga ke depan tercipta penguatan ketahanan ekonomi dan pertumbuhan yang berkualitas. Dengan demikian akan mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pengusaha ultra mikro melalui pemberdayaan.

Pihaknya mengakui, tanpa holding BUMN di segmen UMi saat ini, banyak kendala yang dihadapi dalam akses pembiayaan. Biaya overhead yang tinggi karena model pemberdayaan membutuhkan pendampingan dan penyuluhan intensif.

Selain itu, kurangnya sumber daya manusia membuat usaha ultra mikro sulit dijangkau. Adapun dari sudut pandang perseroan, tanpa holding membuat segi pendanaan berbiaya relatif tinggi karena mengandalkan pinjaman dari pasar modal. Pembiayaan pun bergantung kondisi pasar sehingga terdapat potensi kegagalan refinancing.

“Tentunya pemerintah secara keseluruhan memiliki solusi besar untuk menunjukan keberpihakan kepada sektor ultra mikro. Ketika pemerintah berbicara tentang Indonesia maju, maka di dalamnya ada kemajuan segmen ultra mikro melalui penguatan ketahanan ekonomi. Kami sudah memetakan sinergi yang dapat dilakukan di BUMN untuk menguatkan keberpihakan kepada pengusaha ultra mikro,” ujarnya.

Menteri Erick pun menjamin holding ini akan mensinergikan kekuatan dan keahlian ketiga perseroan. Holding pun dilakukan dengan tetap mempertahankan model bisnis gadai dari Pegadaian, konsep pemberdayaan sosial dari PNM, dengan BRI sebagai pendorong pertumbuhan karena merupakan perseroan terbesar dari ketiga BUMN tersebut.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari.

    Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari.

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  10  Juni  2020   Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari   Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal di Kota Denpasar menambah klaster baru. Dimana, pasar tradisional menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 di Denpasar. Karenanya, pasca […]

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  16   September 2022 Walikota Denpasar  Jaya Negara: Strategi Pengendalian Inflasi, Jaga Stabilitas Bahan Pokok Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meninjau Bazar Pangan Pemkot Denpasar yang digelar di Kawasan Banjar Abian Timbul, Gang Ulun Suan diserbu pengunjung pada Jumat (16/9/2022) Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bazar Pangan Pemkot Denpasar yang digelar di Kawasan […]

  • Kota Denpasar Raih Penghargaan Ketahanan Pangan Peringkat I Nasional

    Kota Denpasar Raih Penghargaan Ketahanan Pangan Peringkat I Nasional

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bogor, Rabu 01 Maret 2023 Kota Denpasar Raih Penghargaan Ketahanan Pangan Peringkat I Nasional   Kepala Bidang Ketersediaan Dan Distribusi Pangan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Ni Made Suparmi saat menerima Penghargaan IKP dari Sekretaris Badan Pangan Nasional Sarwo Edy, Senin (28/2/2023) di IPB Internasional Convention Center Bogor.   Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  […]

  • Kehadiran Digital Paymen layanan peningkatan mutu pengiriman JNE

    Kehadiran Digital Paymen layanan peningkatan mutu pengiriman JNE

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 10 September  2019   Kehadiran Digital Paymen layanan peningkatan mutu pengiriman JNE   Anggota  DPRD Kota Denpasar A.A.Sujana SH,politisi PDIP (kiri)   BALI,  INDEX  –  Guna menjangkau segala kebutuhan pelanggannya, perusahaan jasa pengiriman ekspres PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Ekspress mengandeng GoPay. Platform pembayaran digital, GoPay  hadir sebagai opsi baru yang bisa digunakan pada […]

  • Di resmikan Gubernur Bali , Pasar Rakyat Gianyar  habiskan anggaran 250 milyar.

    Di resmikan Gubernur Bali , Pasar Rakyat Gianyar  habiskan anggaran 250 milyar.

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Gianyar,  Minggu  19  Desember  2021   Di resmikan Gubernur Bali , Pasar Rakyat Gianyar  habiskan anggaran 250 milyar. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Setelah dirampungkannya pembangunan pasar rakyat kebanggaan masyarakat Kabupaten Gianyar yang digadang-gadang sebagai pasar rakyat termegah di Indonesia akhirnya diresmikan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Sabtu (18/12). Peresmian Pasar Rakyat Gianyar juga dirangkai dengan peresmian kantor […]

  • Pesisir Suci Sawangan Terancam! Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Reklamasi Ilegal, Akses Umat Ditutup

    Pesisir Suci Sawangan Terancam! Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Reklamasi Ilegal, Akses Umat Ditutup

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  31  Desember  2025 Pesisir Suci Sawangan Terancam! Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Reklamasi Ilegal, Akses Umat Ditutup   Pansus TRAP  DPRD Provinsi Bali bersama Satpol PP Prov. Bali segel aktivitas reklamasi ilegal di kawasan Pesisir Sawangan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali, Selasa ( 30/12/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Keluhan masyarakat […]

expand_less