Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu 10 November 2018

 

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

 

BALI, INDEX – Disampaikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Anung Sugihantono usai acara bahwa antibiotika jenis Tetrasiklin sudah tidak mampu membunuh kuman yang ada di lingkungan. Setelah ditelusuri ternyata Tetrasiklin klorampenikol yang dulunya digunakan untuk obat Tipus yang merupakan salah satu jenis antibiotik ini kerap digunakan untuk pencegahan oleh orang – orang aspek peternakan.

“Yang kami yakini karena bakteri. Kami itu memberinya tetrasiklin tapi sudah tidak mampu membunuh kuman yang saat ini ada diligkungan kita,” ujarnya kemarin.

Jadi, ayam – ayam itu dikasih antibiotik supaya nggak gampang sakit menurut persepsinya mereka, lanjutnya. Nah, akhibatnya sekarang dengan konsumsi ayam yang semakin meningkat, residu tetrasiklin tersebut ada ditubuhnya ayam juga terkonsumsi manusia. Sehingga menurutnya semakin lama masyarakat sudah diinisiasi dengan hal tersebut. Akhibatnya kuman yang tadinya mati berubah jadi kebal.

“Harus ganti Ampisolin, amoksisilin. Dan sekarang sudah ganti lagi menjadi apa yang kita kenal dari golongan cevalo klorin. Antibiotiknya kan makin lama makin mahal,” ungkapnya.

Di dunia peternakan hampir 100 persen disebutnya menggunakan antibiotik. Tingginya penggunakan antibiotik di dunia peternakan ini juga dipengaruhi oleh sales-nya. Yang notabene 80 persen saleanya bukanlah orang kesehatan hewan dan bukan pula kesehatan manusia.

Selain itu kebiasaan masyarakat yang tidak menghabiskan resep yang dianjurkan dokter terkait antibiotika juga menjadi salah satu penyebab masalah resistensi ini. Kepatuhan yang dinilai rendah oni menyebabkan efek lain. “Ini teman – teman ya, kalau dikasih antibiotik kan pasti 12 sampai 20 tablet. Bener nggakkalau tiga hari, dua hari badan kita sudah enak. Diminum habis nggak. Nah itulah,” paparnya.

Sehingga apabila nantinya jatuh sakit, harus ada tambahan dosis lagi supaya tidak resisten. (Tri)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  11  September  2025 Renungan  Joger  

  • PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali gandeng Pengusaha Muda Indonesia

    PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali gandeng Pengusaha Muda Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu 14 Desember 2019   PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali gandeng Pengusaha Muda Indonesia Deputi Bisnis Area Denpasar II PT Pegadaian Persero Ketut Winata (tengah) di acara Gathering Pegadaian dengan BPC HIPMI yang berlangsung di Kab.Gianyar,Bali, Sabtu (14/12/2019)   BALI, INDEX – PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar menggelar sinergi dengan tiga Badan Pimpinan […]

  • Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Santai Peguyangan Festival 2025, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Geliat Ekonomi Kreatif Warga

    Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Santai Peguyangan Festival 2025, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Geliat Ekonomi Kreatif Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  Oktober  2025 Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Santai Peguyangan Festival 2025, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Geliat Ekonomi Kreatif Warga   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, lepas burung merpati sebagai tanda dimulainya Jalan Santai Peguyangan Festival (Yang Fest) 2025, Minggu (19/10/2025) di Lapangan Antasura, Banjar Benaya, Kelurahan Peguyangan.   Bali,  […]

  • Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos

    Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, Kamis 29 April  2021   Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Pria berinisial TN alias As (44) ini. Warga Sukamulya, Bungursari, Kota Tasikmalaya ini menjual uang palsu (upal) dengan cara ditawarkan di media sosial. Rabu (28/04/2021). Akibatnya, dia kini diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Dari rumah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  16  Oktober  2025 Renungan  Joger

  • Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  02  Juli 2022   Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran   (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Subsidi pada dasarnya ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk meringankan beban hidup mereka. Tapi faktanya berbeda dengan Subsidi BBM. Pertamina mengungkap 60 persen masyarakat yang menggunakan BBM subsidi adalah termasuk kalangan kaya. […]

expand_less