Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
  • visibility 286
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu 10 November 2018

 

Penggunaan antibiotik dihabiskan sesuai anjuran dokter

 

BALI, INDEX – Disampaikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Anung Sugihantono usai acara bahwa antibiotika jenis Tetrasiklin sudah tidak mampu membunuh kuman yang ada di lingkungan. Setelah ditelusuri ternyata Tetrasiklin klorampenikol yang dulunya digunakan untuk obat Tipus yang merupakan salah satu jenis antibiotik ini kerap digunakan untuk pencegahan oleh orang – orang aspek peternakan.

“Yang kami yakini karena bakteri. Kami itu memberinya tetrasiklin tapi sudah tidak mampu membunuh kuman yang saat ini ada diligkungan kita,” ujarnya kemarin.

Jadi, ayam – ayam itu dikasih antibiotik supaya nggak gampang sakit menurut persepsinya mereka, lanjutnya. Nah, akhibatnya sekarang dengan konsumsi ayam yang semakin meningkat, residu tetrasiklin tersebut ada ditubuhnya ayam juga terkonsumsi manusia. Sehingga menurutnya semakin lama masyarakat sudah diinisiasi dengan hal tersebut. Akhibatnya kuman yang tadinya mati berubah jadi kebal.

“Harus ganti Ampisolin, amoksisilin. Dan sekarang sudah ganti lagi menjadi apa yang kita kenal dari golongan cevalo klorin. Antibiotiknya kan makin lama makin mahal,” ungkapnya.

Di dunia peternakan hampir 100 persen disebutnya menggunakan antibiotik. Tingginya penggunakan antibiotik di dunia peternakan ini juga dipengaruhi oleh sales-nya. Yang notabene 80 persen saleanya bukanlah orang kesehatan hewan dan bukan pula kesehatan manusia.

Selain itu kebiasaan masyarakat yang tidak menghabiskan resep yang dianjurkan dokter terkait antibiotika juga menjadi salah satu penyebab masalah resistensi ini. Kepatuhan yang dinilai rendah oni menyebabkan efek lain. “Ini teman – teman ya, kalau dikasih antibiotik kan pasti 12 sampai 20 tablet. Bener nggakkalau tiga hari, dua hari badan kita sudah enak. Diminum habis nggak. Nah itulah,” paparnya.

Sehingga apabila nantinya jatuh sakit, harus ada tambahan dosis lagi supaya tidak resisten. (Tri)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  08  Juli  2021   Pastikan Mobilitas Masyarakat Pedomani Aturan PPKM Darurat.Jaya Negara Bersama Forkopimda Tinjau 3 Titik Penyekatan di Denpasar   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kajari Denpasar, Yuliana Sagala, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  19  November 2023 Renungan  Joger  

  • XL Axiata Luncurkan myPRIOHOME,  Layanan Gabungan XL PRIORITAS dan XL HOME  Satu Harga, Dobel Serunya 

    XL Axiata Luncurkan myPRIOHOME, Layanan Gabungan XL PRIORITAS dan XL HOME Satu Harga, Dobel Serunya 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  13  Maret  2020     XL Axiata Luncurkan myPRIOHOME, Layanan Gabungan XL PRIORITAS dan XL HOME Satu Harga, Dobel Serunya  Chief Premium Segment Officer XL Axiata, Octavia Kurniawan (kedua kiri) bersama dengan Group Head Home Business XL Axiata, Robert Edward Langton (kedua kanan) mengenalkan paket myPRIOHOME di Jakarta, Jumat (13/3/2020).     ” […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  20  April  2021   Renungan  JOGER    

  • Kabid Humas Polda Jabar : Surat Pemberhentian Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Online

    Kabid Humas Polda Jabar : Surat Pemberhentian Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Online

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  03  September  2021   Kabid Humas Polda Jabar : Surat Pemberhentian Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Online   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melalui program kegiatan Hallo Polisi telah dilaksanakan di salah satu Stasiun Radio ternama di Kota Bandung, Kamis (2/9/2021) dengan Narasumber KBO Dit Reskrimsus Polda Jabar AKBP Ijang […]

    • calendar_month Minggu, 9 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Klungkung, Minggu  09  Oktober  2022   Gubernur Koster Tinjau Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Penida   Bali, indonesiaexpose.co.id   –  Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Klungkung, Sabtu (8/10/02022) kemarin. Turut hadir mendampingi Gubernur Koster, Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, […]

expand_less