Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2018
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 27 November 2018

Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

Neeta Malhotra (tengah)saat jumpa media diawal acara perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 di Ballroom Hotel 100 Sunset, Bali, Minggu (25/11/2018).(Foto/INDEX/007)

BALI, INDEX – Ratusan undangan yang hadir ikut meramaikan  perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 yang berlangsung di Ballroom Hotel 100 Sunset, Minggu (25/11/2018). Acara yang digelar Konsulat Jenderal India di Bali dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda Bali (SVCC Bali) bekerja sama dengan Balinese Indian Friendship Association (BIFA) menampilkan berbagai jenis tarian India.

Festival yang dihadiri sekitar 500 undangan itu diisi berbagai kegiatan di antaranya sejumlah tarian India yang sangat memukau.Tarian India menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Tari klasik dan kontemporer India dibawakan oleh Malaysian Indian Cultural Group (MICG) dan SVCC, Bali. Beberapa expat India juga menampilkan tarian klasik India selama acara berlangsung. Bersamaan dengan tari klasik dan kontemporer, acara ini juga menampilkan tari Bali, live band dan kembang api sebagai atraksi utama.

Menariknya, sebagai pendukung tari bukan hanya dari masyarakat India, tetapi juga melibatkan masyarakat local di Pulau Dewata

Cahaya lampu dengan berbagai warna tampak sangat indah. Sinarnya tak hanya menerangi ruangan, tetapi memberi jiwa dalam setiap pentas. Kejernihan warnanya memberi roh para penari yang bergerak lincah, berputar disertai gemerincing gelang kaki dan menghentak ketika mengikuti irama gendang. Music yang khas dipadu sorak penonton yang membahana menyulap suasana perayaan itu menjadi lebih meriah.

Presiden BIFA, Neeta Malhotra mengatakan, tarian India menjadi daya tarik utama dalam perayaan malam itu. Baik itu berupa tarian klasik atau kontemporer India, penampilannya sangat memukau. Tarian itu dibawakan oleh Malaysian Indian Cultural Group (MICG) dan SVCC, Bali. Beberapa expat India juga menampilkan tarian klasik India. Menjelang puncak acara, menampilkan tari Bali, live band hingga kembang api sebagai atraksi utama.

“Perayaan Diwali itu sama dengan Galungan di Bali,” ungkap Neeta Malhotra saat jumpa media diawal acara.

Menurut Neeta Malhotra , Diwali adalah festival terkenal di seluruh dunia dan dirayakan oleh jutaan umat Hindu. Kalau di Bali itu mirip dengan perayaan Galungan yang itu merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan serta cahaya di atas kegelapan.

“Diwali merayakan permulaan baru, dengan legenda menandainya sebagai hari dimana Rama kembali ke Ayodya, bersama dengan Sita, setelah mengalahkan Rahwana,” imbuhnya.

Pada saat itu, seluruh negeri Ayodya diterangi oleh cahaya lampu untuk menyambut Rama. “Inilah mengapa Diwali juga dikenal sebagai Festival Cahaya, karena selama festival ini, seluruh kota akan diterangi oleh cahaya lampu dan kesempatan ini dirayakan bersama seluruh keluarga,” ujarnya.

Sekjen BIFA, Ramesh Sastry menambahkan, tahun ini merupakan Festival Diwali yang memasuki tahun ke-7 diselenggarakan oleh BIFA. Festival Diwali dirayakan sebagai acara publik, menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di Bali.

“Festival ini dalam upaya untuk menjangkau semua orang serta menyebarkan sukacita dan harmoni yang festival ini ciptakan,” ujarnya.

Ditanya kunjungan wisatawan India ke Bali, Ramesh  mengatakan kunjungan warga India terus meningkat ke Bali setiap tahunya.

Tahun ini adalah edisi ketujuh Festival Diwali yang diselenggarakan oleh BIFA, yang dirayakan sebagai acara publik, menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di Bali, dalam upaya untuk menjangkau semua orang serta menyebarkan sukacita dan harmoni yang festival ini ciptakan.

Gubernur Bali dalam sambutan disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Berata mengatakan Bali dan India memiliki hubungan historis yang erat. Diwali ini mirip Galungan di Bali yang merayakan kemenangan dharma. Ia harap kegiatan ini dapat mempererat hubungan Bali dengan India.( 007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Ajak DPW PKB Provinsi Bali Memutus Penyebaran Covid-19

    Gubernur Koster Ajak DPW PKB Provinsi Bali Memutus Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 16 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  16  Januari  2021   Gubernur Koster Ajak DPW PKB Provinsi Bali Memutus Penyebaran Covid-19     BALI,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak Pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bali untuk mendukung mensosialisasikan penerapan Protokol Kesehatan guna mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 di Pulau Bali. Hal itu diucapkan oleh Gubernur Bali, […]

  • Doakan Kerahayuan Jagat, Bupati Sanjaya Melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Punduk Dawa

    Doakan Kerahayuan Jagat, Bupati Sanjaya Melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Punduk Dawa

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Tabanan,  Minggu   15   Januari  2023 Doakan Kerahayuan Jagat, Bupati Sanjaya Melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Punduk Dawa     Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama jajaran Pemkab Tabanan melaksanakan persembahyangan sradha bhakti Penganyar di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Banjar Punduk […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 10  Juli  2025 Renungan  Joger    

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  19  Agustus  2020

  • Memasuki Masa Purna Tugas, Kepala Inspektorat Denpasar Putu Naning Djayaningsih Pamitan

    Memasuki Masa Purna Tugas, Kepala Inspektorat Denpasar Putu Naning Djayaningsih Pamitan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  30  Juli  2025 Memasuki Masa Purna Tugas, Kepala Inspektorat Denpasar Putu Naning Djayaningsih Pamitan     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Memasuki masa purna tugas mulai 1 Agustus 2025, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Ir. Putu Naning Djayaningsih,  pamitan kepada Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, pada Rabu (30/7/2025) di Kantor Walikota Denpasar. Dalam pertemuan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali, Senin  26  Agustus  2024 Renungan  Joger

expand_less