Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 03 Maret 2019

 

DPRD Provinsi Bali : Atasi sampah dengan kurikulum Sekolah

 

BALI, INDEX – Yosep Yulius Diaz melalui YYDiaz Center menggelar Teras Dialog bertajuk Hospitality vs Sampah bertempat di  di Warung Tresni Renon Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019).

Keindahan Pulau Bali terancam oleh kerusakan yang sulit dihindari karena masalah sampah yang menjadi berita keseharian media massa. Saat ini saluran air yang ada di seluruh pulau dibanjiri oleh sampah terutama sampah plastik. Hal ini mengundang perhatian dan keprihatinan banyak pihak.Pemerintah diharapkan  memberikan kemudahan, misalnya bagi pihak hotel dan restoran yang mengurus izin untuk pengelolaan sampah dan limbahnya.

Para wakil rakyat di gedung DPRD Bali mengusulkan agar masalah lingkungan masuk dalam kurikulum sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMK/SMA, dengan kurikulum ini setiap minggu para siswa -siswi melakukan pembersihan sampah di lingkungannya.

“Saya sudah usulkan agar eksekutif mengakomodir soal ada kurikulum di tingkat sekolah guna mengatasi masalah sampah di pulau Bali,” kata  anggota DPRD Bali, I Nyoman Tirtawan saat jadi pembicara di acara Teras Dialog bertajuk Hospitality vs Sampah bertempat di  di Warung Tresni Renon Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019).

Dijelaskan Nyoman Tirtawan yang juga aktivis sampah,  kalau ingin Bali kaya dan nyaman bagi wisatawan dan warganya maka buatlah Bali bersih agar orang-orangnya sehat dan produktif.

“Buat negara bersih lingkungan dan bersih birokrasi. Kalau Bali bersih jadi tempat studi banding,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Bali itu.

Ia juga menggagas dan terus memperjuangkan adanya kurikulum lingkungan hidup yang salah satunya ada edukasi penanganan sampah agar masuk dalam sistem kurikulum pendidikan mulai dari tingkat dari TK (Taman Kanak-kanak) hingga perguruan tinggi atau minimal hingga SMA/SMK.

“Secara teknis agar kurikulum itu bisa segera dijalankan, cukup denga surat edaran atau perintah dari Gubernur Bali, I Wayan Koster.Kalau memang darurat sampah, Gubernur sebagi penguasa Bali memiliki kewenangan untuk membuat peratuaran ataupun perintah,” lanjut politisi Nasdem asal Buleleng ini.

“Jangan sampai sampah jadi masalah. Maka kami dorong Gubernur Bali terapkan kurikulum lingkungan hidup masuk di pendidikan TK minimal sampai SMA/SMK, agar jangan sampai penanganan sampah hanya jadi wacana,” kata caleg petahana DPRD Bali dari Partai NasDem dapil Buleleng itu.

Salah satu penggagas Gerakan Kedas Bersih Sampah Plastik (Gedasamtik) I Ketut Bagus Arjana Wira Putra juga menyayangkan sampah plastik masih banyak berserakan di tempat suci. Misalnya di kawasan Pura Besakih hingga di sejumlah tempat melasti. “Jadi kami ajak ayo generasi muda ikut berpartisipasi perangi sampah,” ajaknya.

Caleg Gerindra untuk DPRD Bali dapil Denpasar nomor urut 7 Yosep Yulius Diaz yang akrab disapa Yusdi menambahkan, Hotel sudah coba ikuti regulasi kurangi sampah. Mau comply tapi susah. Misalnya saya mau urus izin pengelolaan limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) bukannya diberikan kemudahan tapi dipersulit.

“Kalau ada perusahaan mau ikuti pengolahan sampah harusnya diberikan kemudahan,” ungkap  Yusdi dalam Diskusi “Hospitality Vs Sampah”,  di Renon,Denpasar,Bali Sabtu (02/3/2019).

Yusdi yang juga penggagas diskusi ini mengatakan, salah satu tantangan dan permasalahan besar pariwisata Bali adalah soal sampah. Baik sampah yang ada di destinasi pariwisata seperti di pantai, maupun sampah di sekitar sekitar jalur perlintasan wisatawan seperti di TPA Suwung yang seperti gunung sampah. Termasuk juga sampah/limbah yang dihasilkan pelaku pariwisata seperti hotel dan restoran yang belum dikelola secara maksimal. Belum lagi sampah yang dihasilkan di rumah tangga.

Sementara Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar Gede Mulyawan Arya alias De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Bali menegaskan penanganan sampah di Indonesia khususnya juga Bali sebenarnya bukanlah persoalan adanya teknologi canggih atau tidak. Namun lebih kepada budaya dan gaya hidup masyarakat dalam menyikapi sampah.

“Sebab kita belum terbiasa dan dibudayakan melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga hingga melakukan pengurangan dan pengolahan sampah secara mandiri. Belum lagi masih banyaknya ditemukan kebiasaan warga yang buang sampah sembarangan baik di tempat publik maupun di sungai yang bisa memicu banjir,” ujarnya.

Jadi penangan sampah ini bukan pada soal teknologi. Tapi budaya dalam membuang dan mengelola sampah.
“Kalau masih ada budaya buang sampah sembarang, secanggih apapun teknologi tetap kita bermasalah dengan sampah,” tegas De Gadjah yang juga caleg petahana Gerindra untuk DPRD Kota Denpasar dapil Denpasar Barat 2 nomor urut 1.

Solusi mengatasi masalah sampah di Bali adalah pemilahan sampah yang dimulai dari rumah. Masing-masih rumah tangga mesti ikut peduli terhadap sampah dengan cara memilah sampah antara sampah organik dan non-organik.(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lift Kaca Bongkar : Gubernur Koster Back Up Pansus TRAP DPRD Bali Tindak Pelanggar Tata Ruang

    Lift Kaca Bongkar : Gubernur Koster Back Up Pansus TRAP DPRD Bali Tindak Pelanggar Tata Ruang

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  23  November  2025 Lift Kaca Bongkar : Gubernur Koster Back Up Pansus TRAP DPRD Bali Tindak Pelanggar Tata Ruang   Gubernur Bali, I Wayan Koster (tengah) di Dampingi Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr. (C) I Made Supartha. S.H.,M.H., Bupati Klungkung, Biro Hukum, Kasat Pol PP saat mengumumkan keputusan terkait proyek lift kaca, […]

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  25  Januari  2023 Serangkaian HUT Kota Denpasar Ke 235, Jaya Negara Buka Lomba Senam Sicita Antar OPD dan PKK Desa/Kelurahan   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Denpasar ke-235 Tahun, Pemkot Denpasar menggelar lomba Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) antar OPD dan PKK Desa Kelurahan se-Kota Denpasar, Rabu (25/1/2023) bertempat […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  02  Desember  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  14  Mei 2022 Kasus Sembuh Bertambah 1 Orang di Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 8 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Bali,  indonesiaexpose.co.id   –   Meski kasus sembuh terus bertambah, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada […]

  • Keahlian Teknologi Informasi sangat dibutuhkan disegala bidang sektor kehidupan : SMK TI Bali Global Badung banjir Calon Siswa Baru

    Keahlian Teknologi Informasi sangat dibutuhkan disegala bidang sektor kehidupan : SMK TI Bali Global Badung banjir Calon Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin 5 Juli 2021   Keahlian Teknologi Informasi sangat dibutuhkan disegala bidang sektor kehidupan : SMK TI Bali Global Badung banjir Calon Siswa Baru   Gedung SMK TI Bali Global Badung.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Pandemi Covid – 19 yang melanda dunia, termasuk Bali, membawa hikmah positif bagi SMK Teknologi Informasi (TI) Bali Global, […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 823
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  17  Maret  2024 Renungan  Joger  

expand_less