Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Idrus Marham dituntut 5 tahun penjara

Idrus Marham dituntut 5 tahun penjara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 22 Mar 2019
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  22  Maret  2019

 

Idrus Marham dituntut 5 tahun penjara

 

Terdakwa kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham (foto/ist)

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi”.

DKI, INDEX  – Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dituntut 5 tahun penjara karena dinilai terbukti bersama-sama dengan anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar non-aktif Eni Maulani Saragih menerima hadiah sejumlah Rp2,25 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

“Menyatakan terdakwa Idrus Marham terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagai mana dakwaan kesatu pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan,” kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Lie Putra Setiawan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Tuntutan itu berdasarkan dakwaan pasal 12 huruf a UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan selama pemeriksaan di persidangan, terdakwa belum pernah dipidana sebelumnya, terdakwa tidak menikmati hasil kejahatannya,” tambah jaksa Lie.

JPU KPK juga tidak menuntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti maupun pencabutan hak politik kepada bekas Menteri Sosial itu karena sudah dibebankan kepada Eni.

“Terhadap Eni Maulani Saragih telah dimintakan pembayaran uang pengganti sejumlah Rp10,35 miliar dan 40 ribu dolar Singapura, termasuk di dalamnya uang sejumlah Rp2,25 miliar yang Eni Maulani Saragih terima bersama-sama dengan terdakwa guna keperluan pelaksanaan munaslub Partai Golkar, karenanya terhadap diri terdakwa tidak dikenakan lagi pembayaran uang pengganti,” tutur JPU Heradian Salipi.

Tujuan pemberian uang itu adalah agar Eni membantu Johanes Budisutrisno Kotjo mendapatkan proyek “Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company (CHEC), Ltd.

“Adanya kesepakatan untuk melakukan tindak pidana (meeting of mind) berupa meminta uang kepada Johanes Budisutrisno Kotjo guna mengumpulkan dana Munaslub Partai Golkar serta kepentingan kampanye suami Eni Maulani Saragih selaku calon bupati di Temanggung yang ditindaklanjuti terdakwa dan Eni Maulani dengan pertemuan dua kali di kantor Johanes Budisturisno Kotjo,” tambah JPU Heradian Salipti.

Awalnya, pengurusan IPP PLTU MT RIAU-1 dilakukan Eni dengan melaporkan ke mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov), namun setelah Setnov ditahan KPK dalam kasus KTP-e, Eni Maulani melaporkan perkembangan proyek PLTU MT RIAU-1 Idrus Marham.

Idrus melakukan komunikasi dengan Eni Maulani Saragih, dalam komunikasi tersebut, terdakwa selaku penanggung jawab Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mengarahkan Eni Maulani Saragih selaku bendahara untuk meminta uang sejumlah 2,5 juta dolar AS kepada Johanes Budisutrisno Kotjo guna keperluan Munaslub Partai Golkar tahun 2017.

Selanjutnya pada 25 November 2017, Eni mengirim “whatsapp” (WA) kepada Kotjo yang yang meminta uang sejumlah 3 juta dolar AS dan 400 ribu dolar Singapura yang dijawab “Senin di darat deh”.

Pada 15 Desember 2017, Idrus bersama dengan Eni menemui Kotjo di kantornya di Graha BIP Jakarta. Dalam pertemuan itu Kotjo menyampaikan fee sebesar 2,5 persen yang akan diberikan ke Eni jika proyek PLTU MT RIAU 1 berhasil terlaksana.

Kotjo lalu pada 18 Desember 2017 memerintahkan sekretaris pribadinya untuk memberikan uang sebesar Rp2 miliar kepada Idrus dan Eni melalui Tahta Maharaya di graha BIP.

Pada 27 Mei 2018, Eni mengirimkan WA lagi untuk meminta sejumlah Rp10 miliar guna keperluan pilkada suami Eni Maulani yang mencalonkan diri menjadi Bupati Temanggung yaitu Muhammad Al Khadziq yang akan diperhtungkan dengan besaran “fee” yang akan dibagi oleh Kotjo setelah proyek PLTU MT RIAU-1 berhasil, namun Johanes Kotjo menolak permintaan tersebut dengan mengatakan “saat ini cashflow lg seret”.

Karena WA Eni tidak didanggapi, maka Idrus dan Eni menemui Kotjo di kantornya pada 5 Juni 2018 dan meminta Kotjo memenuhi permintaan Eni dengan mengatakan “tolong adik saya ini dibantu…buat pilkada”.

Pada 8 Juni 2018, Eni kembali meminta Idrus menghubungi Kotjo. Idrus pun menghubungi Ktojo melalui WA dengan kalimat “Maaf bang, dinda butuh bantuan untuk kemenangan Bang, sangat berharga bantuan Bang Koco..Tks” agar memberikan uang yang diminta Eni.

Setelah mendapat pesan WA tersebut, Kotjo lalu memberikan uang sejumlah Rp250 juta kepada Eni malalui Tahta Maharaya di kantornya pada 8 Juni 2018.

Pada 27 Juni 2018, Eni mengabarkan kepada Kotjo melalui WA bahwa suaminya menang telak di Pilkada Temanggung dan menanyakan soal CHEC Ltd dijawab Kotjo “Insyaallah aman” kemudian Eni menyampaikan sebentar lagi bisa membayar utang “fee” yang akand iberikan oleh Kotjo dengan mengirim pesan “suip, bisa bayar utang”.

Dari total penerimaan uang dari Johanes Kotjo sejumlah Rp2,25 miliar tersebut sejumlah Rp713 juta diserahkan oleh Eni Maulani Saragih selaku bendahara kepada Muhammad Sarmuji selaku Wakil Sekretaris “Steering Committe” Munaslub Partai Golkar tahun 2017.

Atas tuntutan itu, Idrus akan mengajukan pledoi pada 28 Maret 2019.

Terkait perkara ini, Eni Maulani Saragih pada 1 Maret 2019 lalu telah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura.

Sedangkan Johanes Budisutrisno Kotjo diperberat hukumannya oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menjadi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 52 Orang

    Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 52 Orang

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 15 Mei 2021   Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melejit di Angka 52 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   Bali, indonesiaexpose.co.id – Kasus sembuh Covid-19 kembali melejit di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (15/5), kasus sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 52 orang dan […]

  • Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar

    Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  15  November Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar       Bali, indonesiaexpose.co.id –  Kasus dugaan penipuan investasi properti yang menyeret seorang influencer asal Rusia, Sergei Domogatskii, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Siber Polda Bali resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan, setelah jumlah korban dan […]

  • Pemprov Bali Mendapat Apresiasi atas Keseriusaan dalam Pengelolaan(SP4N)Lapor

    Pemprov Bali Mendapat Apresiasi atas Keseriusaan dalam Pengelolaan(SP4N)Lapor

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  10  Oktober  2023 Pemprov Bali Mendapat Apresiasi atas Keseriusaan dalam Pengelolaan(SP4N)Lapor     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Provinsi Bali mendapat apresiasi dalam pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor. Apresiasi itu disampaikan perwakilan kementerian/lembaga saat melaksanakan joint visit SP4N Lapor ke Provinsi Bali pada Selasa 10 Oktober 2023. Tim joint visit […]

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu 13 November 2022 Peringatan HKN Tabanan ke-58, Diharapkan Mampu Wujudkan Sistem Kesehatan yang Kuat     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Menciptakan kondisi derajat masyarakat yang sehat, tidak bisa berpatokan pada satu elemen. Untuk itu, Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Gede Susila, megatakan sangat diperlukan peran serta dan kolaborasi dari seluruh komponen masyarakat untuk […]

  • Gandeng ITB STIKOM Bali, Pengadilan Militer Denpasar Launching Ampura

    Gandeng ITB STIKOM Bali, Pengadilan Militer Denpasar Launching Ampura

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  07  April  2022   Gandeng ITB STIKOM Bali, Pengadilan Militer Denpasar Launching Ampura   Wakil Rektor II ITB STIKOM Bali Putri Srinadi (tengah) bersama Kadamil III – 14 Denpasar Letkol Sus Dahlan Suherlan, SH, MH.( Foto/ist) Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tidak banyak masyarakat yang tahu tentang aktivitas kantor Pengadilan Militer III – 14 Denpasar […]

  • PT. Pegadaian Kanwil  VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta

    PT. Pegadaian Kanwil VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bangli, Senin 20 November 2023 PT. Pegadaian Kanwil  VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta   PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII ( Bali-Nusra) menyerahkan bantuan CSR berupa Meja dan Kursi Komputer serta Meja dan Kursi Lab IPA senilai Rp.20 juta, di Yayasan Pasraman Gurukula, Kab. Bangli, Prov.Bali pada Sabtu, 18 Nov 2023 […]

expand_less