Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kalimantan Tengah » Bupati serahkan RPJ APBD 2018 kepada DPRD Bartim

Bupati serahkan RPJ APBD 2018 kepada DPRD Bartim

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Jun 2019
  • visibility 609
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tamiang Layang,  Rabu 12 Juni 2019

 

 

Bupati serahkan RPJ APBD 2018 kepada DPRD Bartim

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat menyampaikan penjelasan kepala daerah terkait pengajuan RPJ APBD 2018 kepada DPRD setempat, Tamiang Layang, Selasa, (11/6/2019). (Foto/IST)

 

Kalimantan Tengah, INDEX  – Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah Ampera AY Mebas menyampaikan penjelasan dan pengajuan raperda tentang pertanggungjawaban (RPJ) pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2018 kepada DPRD setempat.

“RPJ yang disampaikan atas pelaksanaan APBD 2018 itu, telah diaudit BPK RI Perwakilan Kalteng dan mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” katanya di Palangka Raya, Selasa.

Laporan keuangan pemerintah kabupaten sudah sesuai dengan kaidah keuangan yang ada pada standar akuntansi pemerintah. Selain itu, opini WTP dari BPK RI Perwakilan Kalteng harus menjadi perhitungan, sebab opini tersebut membuat pemerintah kabupaten mendapatkan insentif dana sebesar Rp27 miliar.

Raihan opini WTP diharapkan bisa dipertahankan hingga minimal lima kali berturut-turut, agar insentif yang akan diterima semakin besar. Dalam pengelolaan APBD 2018, kelemahan terkait pendapatan daerah akan dievaluasi kembali dan potensi pendapatan daerah akan digali lebih optimal.

“Kami mengharapkan dan memprogramkan rapat koordinasi antara legislatif dengan eksekutif setiap bulannya, untuk membahas berbagai potensi dan cara meningkatkan pendapatan daerah, baik yang bersumber dari pajak dan retribusi serta lainnya,” jelasnya kepada awak media.

Pria kelahiran 3 Agustus 1967 itu juga menyikapi masalah aset dan pelaporan pelaksanaan keuangan daerah. Permasalahan aset memerlukan solusi tepat, agar pelaporannya bisa dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam pelaporan pelaksanaan keuangan, pihaknya membuat kebijakan agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) melakukannya dengan pola semester, dilanjutkan pelaporan bulanan hingga November, sehingga pada Desember pelaporan pelaksanaan keuangan bisa diselesaikan.

“Kebijakan ini dimaksudkan untuk mempermudah pihakya, menyusun laporan pertanggungjawaban untuk diajukan kepada BPK RI Perwakilan Kalteng dan penyampaian keterangan kepala daerah terkait pelaksanaan APBD,” jelasnya.

Dalam penjelasan itu disampaikan, APBD Barito Timur tahun 2018 terdapat pendapatan sebesar Rp872 miliar dengan realisasi sebesar Rp868 miliar atau 99,57 persen. Sedangkan belanja sebesar Rp705 miliar dari plafon anggaran setelah perubahan sebesar Rp749 miliar atau 94,12 persen.

Sedangkan sisa saldo kas pada pemerintah kabupaten per 31 Desember 2018 sebesar Rp30 miliar dengan rincian kas daerah Rp26 miliar, kas BLUD Rp3,245 miliar, kas bendahara BOS Rp34,5 juta dan kas bendahara JKN sebesar Rp274,8 juta.

(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensos   Hadir

    Kemensos   Hadir

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  10  November  2020   Kemensos   Hadir    

  • Kapolda Jabar Cek Pos Pengamanan Ketupat Lodaya 2020 di Alun-Alun Lembang Wilkum Polres Cimahi

    Kapolda Jabar Cek Pos Pengamanan Ketupat Lodaya 2020 di Alun-Alun Lembang Wilkum Polres Cimahi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 15 Mei 2020   Kapolda Jabar Cek Pos Pengamanan Ketupat Lodaya 2020 di Alun-Alun Lembang Wilkum Polres Cimahi   JAWA BARAT,INDEX  – Operasi Ketupat Lodaya tahun 2020 tengah berlangsung saat ini, berbagai persiapan pun telah dilakukan Kepolisian guna memaksimalkan pengamanan, terlebih menjelang Idul Fitri 2020. Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini sangat […]

  • Rai Mantra Jadi Keynote Speaker Pada Seminar Nasional di IKIP PGRI Bali

    Rai Mantra Jadi Keynote Speaker Pada Seminar Nasional di IKIP PGRI Bali

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  31  Mei  2019   Rai Mantra Jadi Keynote Speaker Pada Seminar Nasional di IKIP PGRI Bali    Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka sekaligus menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional bertajuk ‘Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Melalui Seni Budaya Nusantara’ di Gedung Serbaguna IKIP PGRI Bali, Jumat (31/5).   “Tekankan Pemajuan Kebudayaan, Padukan […]

  • Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata  Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro  Dalam Masa Pandemi

    Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  12  Agustus  2020   Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi     JAKARTA,  INDEX   – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meresmikan peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan pelaku usaha mikro. Program kolaborasi Kemen […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  29  April 2022   Renungan  JOGER

  • 2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

    2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Semarang, Kamis 25 Januari 2024 2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun   Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik TA 2024, di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).(foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp4,2 triliun. Anggaran tersebut […]

expand_less