Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar , Jumat  13  September  2019

 

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

 

Acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice, bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

 

BALI,  INDEX  – Sebagai upaya untuk pemenuhan alat bantu yang sesuai dengan penyandang disabilitas, United Cerebral Palsy-Wheels For Humanity (UCP-WFH) bekerjasama dengan MIT-CITE, University of Pisttburg dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM (PKMK UGM), International Society of Wheelchair Professional dan Puspadi Bali melakukan sebuah penelitian berjudul Wheelchair Users Voice : A Pilot Study.

Studi yang dilakukan di Bali bertujuan untuk memotre layanan kursi roda yang disediakan lengkap dengan produk kursi roda dengan desain yang tepat dan sesuai kebutuhan pengguna.

Meresonasikan hasil studi, UCP Roda untuk kemanusian dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi di Annika Linden Center,Kesemen Kertalangu,Denpasar-Bali,Kamis (12/9/2019).

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia menurut data dari Kementerian Sosial RI (tahun 2011) mencapai 3,11%, atau sebesar 6,7 juta jiwa.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah penyandang disabilitas jauh lebih besar lagi, yaitu 6% dari total populasi penduduk Indonesia. Akan tetapi, bila mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 10 % dari total penduduk atau sekitar 26 juta jiwa.

Dari total ini, jumlah penyandang disabilitas tertinggi usia produktif atau 18 hingga 60 tahun. Ragam disabilitas mencakup disabilitas fisik, intelektual, mental dan sensori. Penyebab disabilitas beragam pun beragam, ada yang sejak lahir, sakit, bencana atau kecelakaan.

“Penyandang disabilitas juga tereksklusi dari lingkungan sosial, serta akses terhadap fasilitas dan layanan publik terbatas,” kata Peneliti Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM, Eviana Hapsari Dewi, MPH didampingi Direktur Puspadi Bali, I Nengah Latra, Manajer Program UCP Roda untuk Kemanusiaan, Indana Laazulva, di acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice,bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya, penyandang disabilitas ini menjadi kelompok yang rentan miskin karena tingkat partisipasi yang rendah dalam berbagai sektor seperti pendidikan, pelatihan, penempatan kerja, dan lainnya.

” Untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas penyandang disabilitas, kebutuhan penyediaan alat bantu yang sesuai dengan jenis disabilitas merupakan kebutuhan penting,” imbuhnya.

Eviana menjelaskan, kursi roda adaptif adalah layanan kursi roda yang sesuai dengan 8 langkah layanan kursi roda dari WHO,” katanya.

“Kursi roda ini , dapat meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas karena didesain sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” sambungnya.

Direktur Puspadi Bali  I Nengah Latra menambahkan, studi ini menjadi penting dalam rekomendasi kebijakan di Bali, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pengambil kebijakan dalam pemenuhan hak alat bantu bagi penyandang disabilitas di Provindi Bali. Hal ini berkaitan dengan Undang-Undang No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas pasal 12 bahwa penyandang disabilitas berhak memperoleh Alat Bantu Kesehatan berdasarkan kebutuhannya.

” Kebutuhan kursi roda di Bali untuk penyandang disabilitas sebanyak 12 ribu.Namun, Puspadi Bali hanya bisa mencover sebanyak 2 ribu saja.Dengan adanya diseminasi ini, kami berharap bisa bersinergi dan bekerja sama lebih intens dengan pemerintah,” pungkasnya.

Meresonansikan hasil studi ini kepada pembuat kebijakan khususnya di Provinsi Bali, UCP Roda Untuk Kemanusiaan dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi pada tanggal 12 September 2019 di Annika Linden Center. Karenanya diseminasi ini tak hanya dihadiri oleh penentu kebijakan di Provinsi Bali, namun juga penentu kebijakan tingkat nasional seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Bappenas. Mengusung prinsip kolaboratif dan partisipatif, lokakarya ini juga melibatkan perwakilan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) serta pengguna kursi roda yang terlibat dalam studi ini. Kami berusaha melibatkan seluruh unsur mulai dari pemerintah hingga penyandang disabilitas pada lokakarya ini.

(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Bank DKI – PMI DKI Jakarta, Luncurkan Kartu Donor Darah Berbasis JakCard

    Kolaborasi Bank DKI – PMI DKI Jakarta, Luncurkan Kartu Donor Darah Berbasis JakCard

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  24  Desember  2021   Kolaborasi Bank DKI – PMI DKI Jakarta, Luncurkan Kartu Donor Darah Berbasis JakCard Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Saat Menerima Kartu Donor Darah JakCard dari Bank DKI yang Diserahkan Oleh Direktur Teknologi & Oprasional di Jakarta, (22/12/2021)(Foto/Ist) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id – Dukung Digitalisasi Pelayanan Darah di Jakarta, Bank […]

  • Pemerintah  Kota  Denpasar

    Pemerintah  Kota  Denpasar

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 20  Pebruari  2025 Pemerintah  Kota  Denpasar Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Selamat dan sukses atas pelantikan  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa selaku Walikota dan Wakil Walikota Terpilih periode 2025-2030.

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  14  April  2024 Renungan  Joger  

  • Komisi XII Dukung Percepatan Hilirisasi Gas Bumi di Jawa Timur

    Komisi XII Dukung Percepatan Hilirisasi Gas Bumi di Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Surabaya, Kamis 17  Juli  2025 Komisi XII Dukung Percepatan Hilirisasi Gas Bumi di Jawa Timur   Jawa Timur,  indonesiaexpose.co.id  — Komisi XII DPR RI kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan hilirisasi energi nasional, khususnya di sektor gas bumi. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi XII ke Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (17/7/2025), yang turut […]

  • Sambut Ramadhan 1443 H Polda Metro Jaya Gelar Simulasi Pengaman Kegiatan Sahur On The Road dan Persiapan Arus Mudik Lebaran 2022

    Sambut Ramadhan 1443 H Polda Metro Jaya Gelar Simulasi Pengaman Kegiatan Sahur On The Road dan Persiapan Arus Mudik Lebaran 2022

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Jakarta , Jumat  01  April  2022   Sambut Ramadhan 1443 H Polda Metro Jaya Gelar Simulasi Pengaman Kegiatan Sahur On The Road dan Persiapan Arus Mudik Lebaran 2022   Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di dampingi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dan Kabid Humas Kombes Pol E Zulpan, kepada […]

  • Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng

    Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Buleleng, Kamis  19  September 2019   Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng   BALI, INDEX  –  Kerajinan wood-handycraft di desa Petandakan-Buleleng merupakan usaha produktif yang dikelola oleh UKM Nyiur Indah. Pengembangan usaha kerajinan wood-handycraft pada awalnya timbul akibat efek imbas dari eskalasi prosesi religi, pementasan seni, kreasi seni, edukasi seni, dan kebutuhan ornament […]

expand_less