Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar , Jumat  13  September  2019

 

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

 

Acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice, bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

 

BALI,  INDEX  – Sebagai upaya untuk pemenuhan alat bantu yang sesuai dengan penyandang disabilitas, United Cerebral Palsy-Wheels For Humanity (UCP-WFH) bekerjasama dengan MIT-CITE, University of Pisttburg dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM (PKMK UGM), International Society of Wheelchair Professional dan Puspadi Bali melakukan sebuah penelitian berjudul Wheelchair Users Voice : A Pilot Study.

Studi yang dilakukan di Bali bertujuan untuk memotre layanan kursi roda yang disediakan lengkap dengan produk kursi roda dengan desain yang tepat dan sesuai kebutuhan pengguna.

Meresonasikan hasil studi, UCP Roda untuk kemanusian dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi di Annika Linden Center,Kesemen Kertalangu,Denpasar-Bali,Kamis (12/9/2019).

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia menurut data dari Kementerian Sosial RI (tahun 2011) mencapai 3,11%, atau sebesar 6,7 juta jiwa.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah penyandang disabilitas jauh lebih besar lagi, yaitu 6% dari total populasi penduduk Indonesia. Akan tetapi, bila mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 10 % dari total penduduk atau sekitar 26 juta jiwa.

Dari total ini, jumlah penyandang disabilitas tertinggi usia produktif atau 18 hingga 60 tahun. Ragam disabilitas mencakup disabilitas fisik, intelektual, mental dan sensori. Penyebab disabilitas beragam pun beragam, ada yang sejak lahir, sakit, bencana atau kecelakaan.

“Penyandang disabilitas juga tereksklusi dari lingkungan sosial, serta akses terhadap fasilitas dan layanan publik terbatas,” kata Peneliti Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM, Eviana Hapsari Dewi, MPH didampingi Direktur Puspadi Bali, I Nengah Latra, Manajer Program UCP Roda untuk Kemanusiaan, Indana Laazulva, di acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice,bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya, penyandang disabilitas ini menjadi kelompok yang rentan miskin karena tingkat partisipasi yang rendah dalam berbagai sektor seperti pendidikan, pelatihan, penempatan kerja, dan lainnya.

” Untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas penyandang disabilitas, kebutuhan penyediaan alat bantu yang sesuai dengan jenis disabilitas merupakan kebutuhan penting,” imbuhnya.

Eviana menjelaskan, kursi roda adaptif adalah layanan kursi roda yang sesuai dengan 8 langkah layanan kursi roda dari WHO,” katanya.

“Kursi roda ini , dapat meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas karena didesain sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” sambungnya.

Direktur Puspadi Bali  I Nengah Latra menambahkan, studi ini menjadi penting dalam rekomendasi kebijakan di Bali, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pengambil kebijakan dalam pemenuhan hak alat bantu bagi penyandang disabilitas di Provindi Bali. Hal ini berkaitan dengan Undang-Undang No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas pasal 12 bahwa penyandang disabilitas berhak memperoleh Alat Bantu Kesehatan berdasarkan kebutuhannya.

” Kebutuhan kursi roda di Bali untuk penyandang disabilitas sebanyak 12 ribu.Namun, Puspadi Bali hanya bisa mencover sebanyak 2 ribu saja.Dengan adanya diseminasi ini, kami berharap bisa bersinergi dan bekerja sama lebih intens dengan pemerintah,” pungkasnya.

Meresonansikan hasil studi ini kepada pembuat kebijakan khususnya di Provinsi Bali, UCP Roda Untuk Kemanusiaan dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi pada tanggal 12 September 2019 di Annika Linden Center. Karenanya diseminasi ini tak hanya dihadiri oleh penentu kebijakan di Provinsi Bali, namun juga penentu kebijakan tingkat nasional seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Bappenas. Mengusung prinsip kolaboratif dan partisipatif, lokakarya ini juga melibatkan perwakilan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) serta pengguna kursi roda yang terlibat dalam studi ini. Kami berusaha melibatkan seluruh unsur mulai dari pemerintah hingga penyandang disabilitas pada lokakarya ini.

(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  23  Juli  2020

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 24 Maret 2023 Renungan JOGER  

  • Momen Menparekraf Nyanyikan Sinanggar Tulo di KaTa Kreatif Kabupaten Samosir

    Momen Menparekraf Nyanyikan Sinanggar Tulo di KaTa Kreatif Kabupaten Samosir

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Samosir, Kamis  20 Juli 2023 Momen Menparekraf Nyanyikan Sinanggar Tulo di KaTa Kreatif Kabupaten Samosir   Menparekraf Sandiaga Uno bernyanyi Sinanggar Tulo bersama pelaku ekonomi kreatif yang hadir dalam acara KaTa Kreatif Kabupaten Samosir di Aula Serba Guna Sopo Bolon HKBP Pengururan, Kamis (20/7/2023).(Foto/ist)   Sumatera  Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Ada yang menarik dalam acara workshop […]

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Banten, Rabu 16  Februari 2022

  • Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi Program Kerja dan Hilirisasi Komoditas untuk Masa Depan Indonesia

    Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi Program Kerja dan Hilirisasi Komoditas untuk Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  24  Oktober  2024 Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi Program Kerja dan Hilirisasi Komoditas untuk Masa Depan Indonesia   Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya program kerja yang signifikan, terukur, […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Bali,  MInggu  09  April 2023 Renungan JOGER  

expand_less