Tuesday , August 11 2020
Home / DKI / Sucofindo :  Layani Permintaan  Uji Disinfektan  Meningkat Akibat Covid -19

Sucofindo :  Layani Permintaan  Uji Disinfektan  Meningkat Akibat Covid -19

Jakarta, Selasa 12 Mei  2020

 

Sucofindo :  Layani Permintaan  Uji Disinfektan  Meningkat Akibat Covid -19

(foto/ist)

 

JAKARTA, INDEX  – PT. Scofindo (Persero) melayani permintaan uji disinfektan yang meningkat akiabat Covid -19. Hal tersebut membuat Scofindo prioritaskan percepatan hasil uji jasa Pengujian handsanitizer dan cairan disinfektan melalui Laboratorium Sentral PT. Sucofindo (Persero) di Cibitung,Bekasi,Jawa Barat.

Direktur Utama PT. Sucofindo (Persero) Bachder Johan Buddin mengatakan , pihaknya telah berkomitmen melakukan berbagai upaya kontribusi untuk mengentaskan Covid-19 yang saat ini masih menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

” Komitmen Komitmen Sucofindo sebagai BUMN jasa pengujian, untuk membantu pencegahan Covid-19, dan mempertimbangkan permintaan jasa pengujian terhadap bahan disinfektasi yang meningkat, serta membantu upaya perlindungan konsumen dengan pemastian barang bermutu, maka Sucofindo memprioritaskan pengujian bahan disinfektasi tersebut,” jelas Djohan dalam keterangan di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Laboratorium Sucofindo bisa memberikan pelayanan pengujian atau analisis untuk produk-produk tersebut guna memastikan keamanan produk yang nantinya digunakan dan beredar di masyarakat.

Kepala Strategis Bussines Unit Laboratorium PT. Sucofindo Anwar Tahir menambahkan , bahwa Laboratorium Sucofindo bisa memberikan pelayanan pengujian atau analisis untuk produk produk tersebut guna memastikan keamanan produk yang nanti nya di gunakan dan beredar di masyarakat.

Pengujian hand sanitizer dan cairan disinfektan saat ini terpusat di Laboratorium Sentral yang berlokasi di Jl. Arteri Tol Cibitung No. 1, Cibitung, Bekasi.

Dalam pengujian cairan disinfektan, Laboratorium Sucofindo mengikuti SNI-06-1842-1995, yaitu kandungan baku mutu koefisien phenolnya adalah 2,5 – 5,0 dan sesuai dengan Peraturan Kepala POM 14/2016 bahwa untuk disinfektan alkohol kandungan metanol dalam campuran alkohol harus lebih kecil dari 0,01% dan proses pengujiannya selama empat hari kerja.

Menurutnya, adapun jenis disinfektan yang sesuai untuk mencegah Covid-19 dan paling baik digunakan untuk medis adalah disinfektan dengan konsentrasi alkohol campuran, yaitu campuran etanol dan isoproyl alkohol. Hal itu karena jenis disinfketan tersebut tidak bersifat korosif pada logam, cepat menguap, minimnya sifat merusak untuk bahan karet atau plastik.

“PT Sucofindo juga memberikan pemastian pelayanan medis dengan pengujian sterilitas dan kalibrasi untuk peralatan kesehatan (Alkes). Selain itu, juga pemastian terhadap hygiene industri dan pengelolaan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) melalui pelatihan dan sertifikasi,” tandasnya.

(Hartono/009)

Check Also

Pasar Gotong Royong : Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali Nusa Tenggara bantu pemulihan perekonomian Masyarakat Bali

Denpasar, Jumat  07  Agustus  2020   Pasar Gotong Royong : Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 …

Dorong Kreativitas Anak Muda di Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

Jakarta,  Jumat  07  Agustus  2020   Dorong Kreativitas Anak Muda di Masa Pandemi AXIS Gelar …