Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  02  Juni  2020

 

Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

BALI,  INDEX  – Koperasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan memiliki ketahanan yang tinggi di dalam menghadapi berbagai tantangan situasional, serta peranan fungsi sosial dari koperasi yang telah berjalan dengan baik di Bali.

Hal ini terbukti nyata tatkala koperasi mampu mempertahankan usahanya di tengah dampak dari pandemi COVID-19. Bahkan beberapa koperasi telah mampu memberikan bantuan kepada para anggota dan masyarakat untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Peran pemerintah pun dibutuhkan untuk mendukung keberlangsungan koperasi di Bali di tengah perlambatan ekonomi seperti saat ini. Pemprov Bali pun merancang kebijakan membantu keberlangsungan usaha koperasi di masa pandemi.

Hal ini terbukti melalui realisasi bantuan stimulus dalam bentuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk pelaku usaha koperasi yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (2/6).

“Secara khusus untuk koperasi saya minta agar diberikan bantuan stimulus terlebih dahulu, karena program dari Pemerintah Pusat belum ada yang menyentuh koperasi secara menyeluruh. Bali yang pertama memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan koperasi di tengah dampak wabah Covid-19 ini, daerah lain belum ada. Oleh karena itu, saya minta kepada saudara manfaatan bantuan stimulus ini secara cermat sehingga benar-benar memberikan manfaat yang optimal kepada koperasi,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster menyebutkan terdapat 4 ribu lebih koperasi di Bali akan menikmati bantuan tersebut. Hanya saja belum tentu semuanya akan menerima bantuan itu. Sebab disyaratkan yang boleh menerima bantuan adalah koperasi yang status operasional masih aktif, eksis dan terpenting memenuhi syarat yang ditentukan.

“Yang akan menerima semua jenis koperasi, yang terdaftar, by name, by address. Nanti diverifikasi dulu apakah masih aktif, ada pengurusnya, kegiatannya jalan, kantornya ada, sesuai alamat. Kalau yang tidak aktif ya jangan. Kalau semuanya memenuhi syarat, itu ada sekitar empat ribu koperasi,” rincinya.

Besaran nilai bantuan yang akan diterima variatif tergantung jenis koperasinya. “Untuk koperasi binaan kabupaten/kota mendapat bantuan Rp 10 juta, dan untuk binaan Pemprov sebesar Rp 30 juta. Jangan dilihat dari nilainya, mungkin terasa kecil, tapi setidaknya ada untuk meringankan biaya operasional. Karena seperti diketahui, pemerintah pun kena imbas pandemi ini yang membuat PAD menurun. Bedik ade, bedik kanggoang dum, tapi pang ajak mekejang pade maan duuman,” seloroh Gubernur Koster dengan logat Bulelengnya yang kental,

Di hadapan para penggiat koperasi, Koster juga menyampaikan rencananya untuk mencanangkan ekspor produk-produk lokal Bali, baik produk pertanian maupun kerajinan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga tidak semata-mata bertumpu pada sektor pariwisata.

“Produk-produk kita utamanya hasil pertanian sangat digemari negara-negara lain seperti manggis yang diminati Tiongkok, begitu pula hasil kerajinan perak, emas dan sebagainya. Saat ini pun sebenarnya masih jalan tapi kendala transportasi udara yang dibatasi, hanya mengandalkan jalur laut membutuhkan waktu yang lama. Kita memang sudah harus mulai memikirkan dan melakukan upaya-upaya agar tidak hanya tergantung sektor pariwisata, memajukan sektor lain untuk memperkuat sektor pariwisata. Kita akan mulai petakan negara-negara yang berpotensi menjadi pasar untuk produk-produk kita, tetapi sebelumnya kita mulai ditingkat lokal dengan mewajibkan para pelaku usaha sektor pariwisata untuk memanfaatkan produk-produk lokal petani dan pengrajin kita,” sambung Koster.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Wayan Mardiana dalam laporannya menambahkan sasaran penerima bantuan yang akan diberikan adalah koperasi binaan provinsi dan kabupaten/kota se-Bali. Untuk tahap pertama jumlah koperasi yang telah memenuhi persyaratan sebanyak 758 koperasi, dengan rincian binaan provinsi sebanyak 93 koperasi dan binaan kabupaten/kota sebanyak 665 koperasi dan sisanya menunggu proses kelengkapan administrasi. Terkait pemanfaatan stimulus tersebut oleh masing-masing koperasi penerima, menurutnya juga sudah diatur berdasarkan Petunjuk Teknis Penggunaan.

Dibsisi lain, Ketua KSU Nawa Eka Cita Denpasar I Nyoman Sudarsa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya yang dilaksanakan Pemprov Bali dalam mendukung keberlangsungan usaha koperasi di Bali.

”Dalam situasi pandemi ini, usaha koperasi sangat membutuhkan bantuan likuiditas. Karena benar-benar terasa dampaknya, penurunan hampir 50 persen, bahkan lebih. Dengan adanya stimulus ini tentu akan sangat membantu penanganan biaya operasional kami semisal untuk pembayaran gaji, listrik, air, bunga-bunga pinjaman yang juga kami miliki,” tandasnya seraya menyatakan akan mendukung upaya Pemprov Bali dalam memajukan IKM dan UMKM Bali yang juga bisa dilakukan melalui koperasi.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bali, Senin 09  Juni  2025 Renungan  Joger  

  • TP PKK Denpasar Bersinergi Dengan Komunitas Subak Lungatad  Kembangkan Ketahanan Pangan Untuk Penguatan Perekonomian

    TP PKK Denpasar Bersinergi Dengan Komunitas Subak Lungatad Kembangkan Ketahanan Pangan Untuk Penguatan Perekonomian

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  22  Mei 2021   TP PKK Denpasar Bersinergi Dengan Komunitas Subak Lungatad Kembangkan Ketahanan Pangan Untuk Penguatan Perekonomian   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Dalam upaya mengembangkan dan melihat secara langsung potensi-potensi yang ada di Tukad Lungatad melalui Komunitas Peduli Sungai yang telah bergiat kurang lebih selama 1 tahun berjalan yang bernama Komunitas Lungatad Berseri […]

  • STIKOM  BALI

    STIKOM  BALI

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  16  Februari  2022   STIKOM  BALI

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  13  September 2023 Renungan  Joger  

  • Kasus Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Waqaf Al Mu’awanah Diambilalih Dit Reskrimum Polda Jabar

    Kasus Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Waqaf Al Mu’awanah Diambilalih Dit Reskrimum Polda Jabar

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bandung,  Jumat  06  Desember  2019   Kasus Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Waqaf Al Mu’awanah Diambilalih Dit Reskrimum Polda Jabar Jawa Barat,INDEX –  Setelah hampir 3 (tiga) tahun kasus penggelapan dan penyerobotan Yayasan Waqaf Al Mu’awanah tak ada kejelasan status hukumnya di Polres Cimahi, akhirnya Dede lsmail Adiredja melimpahkan laporannya ke Dit Reskrimum Polda Jabar u/p Kabag […]

  • Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19

    Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Semarang, Jumat  5  Juni  2020   Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19   Ketua Aliansi & Kebijakan Public dr. H Anis Supriadi   JATENG,  INDEX    –  Atas persetujuan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah telah menetapkan Pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Tanggal penetapan diatas mundur dari jadwal yang telah di tetapkan semula […]

expand_less