Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Peduli Lingkungan dan Krisis Iklim, PLN Kembali Peroleh Sertifikat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

Peduli Lingkungan dan Krisis Iklim, PLN Kembali Peroleh Sertifikat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12 Januari 2021,

 

Peduli Lingkungan dan Krisis Iklim, PLN Kembali Peroleh Sertifikat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

 

JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id  –  PLN kembali memperoleh sertifikat penurunan emisi gas rumah kaca dari tiga pembangkit energi terbarukan. Sertifikat tersebut diserahkan secara virtual oleh Direktur Regional Asia Tenggara South Pole, Kat Khunikakorn kepada Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, Senin( 11/01).

Sertifikat penurunan emisi yang diperoleh kali ini yakni sejumlah 1,2 juta ton CO2eq yang berasal dari PLTA Musi di Bengkulu serta PLTA Renun dan PLTA Sipansihaporas di Sumatera Utara. Dengan penambahan ini, secara total PLN telah memperoleh sertifikat penurunan emisi sejumlah 7,9 juta ton CO2eq.

Sebagian dari sertifikat penurunan emisi tersebut sudah terjual di pasar internasional. Tahun ini, PLN mulai membuka layanan pembelian sertifikat penurunan emisi bagi individu, organisasi, maupun perusahaan-perusahaan di Indonesia yang peduli akan lingkungan dan krisis iklim.

Sertifikat penurunan emisi ketiga PLTA ini diperoleh melalui mekanisme Verified Carbon Standard (VCS) yang merupakan standar kualitas yang paling banyak digunakan untuk memverifikasi dan menerbitkan sertifikat penurunan emisi sukarela.

Selain melalui mekanisme VCS, PLN juga mengembangkan program penurunan emisi gas rumah kaca melalui Clean Development Mechanism (CDM) yang merupakan salah satu mekanisme perdagangan karbon di bawah Perjanjian Protokol Kyoto. Program CDM PLN meliputi dua pembangkit listrik tenaga panas bumi, yaitu PLTP Kamojang dan PLTP Lahendong. Kedua pembangkit tersebut telah memperoleh sertifikat penurunan emisi sejumlah 309 ribu ton CO2eq.

Pembangunan pembangkit energi terbarukan membutuhkan investasi yang sangat besar. Oleh karena itu, adanya insentif dari penjualan sertifikat penurunan emisi membantu pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

“PLN memandang pendanaan karbon sebagai peluang untuk mendukung aspirasi energi bersih (Green Transformation) yang kami canangkan. Kami berpartisipasi baik dalam pasar karbon kepatuhan (compliance) maupun dalam pasar karbon sukarela dengan mengembangkan program-program penurunan emisi karbon melalui mekanisme CDM dan VCS,” tutur Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Pembangkit listrik energi terbarukan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Indonesia dari sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan sehingga membantu target Pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca yang mengancam keseimbangan iklim bumi.

Pemerintah Indonesia telah meratifikasi Perjanjian Paris pada tahun 2016, dan berkomitmen untuk menurunkan 29 persen emisi gas rumah kaca pada tahun 2030. Salah satu strategi pemenuhan komitmen tersebut adalah dengan meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan menjadi 23 persen pada tahun 2025.

Rencana Usaha Penyediaan Listrik (RUPTL) Tahun 2019 – 2028 menargetkan akselerasi pembangunan pembangkit listrik EBT yang akan menurunkan emisi sebesar 137 juta ton CO2eq selama kurun waktu sepuluh tahun, jika dibandingkan dengan skenario tanpa akselerasi penetrasi EBT.

Strategi transisi energi PLN telah mendapatkan rekognisi internasional. Tahun lalu, PLN berhasil menjadi perusahaan dengan peringkat teratas di Asia Selatan dan Tenggara sebagai perusahaan kunci yang akan menentukan kesuksesan tranformasi sistem energi dan dekarbonisasi, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh World Benchmarking Alliance (WBA).

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  11  Desember 2025 Renungan JOGER

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  01  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  26  Agustus  2019   Renungan  JOGER  

  • Perumda  Banyumili  Rembang

    Perumda  Banyumili  Rembang

    • calendar_month Minggu, 18 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jawa Tengah, Senin  19  Desember  2022 Perumda  Banyumili  Rembang  

  • Kunjungi Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Gus Yasin Sampaikan Terima Kasih kepada TNI dan Polri

    Kunjungi Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Gus Yasin Sampaikan Terima Kasih kepada TNI dan Polri

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jayapura, Sabtu  16  Oktober  2021 Kunjungi Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Gus Yasin Sampaikan Terima Kasih kepada TNI dan Polri   Papua,  indonesiaexpose.co.id  – Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen ke Papua, dimanfaatkan dengan meninjau langsung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Jumat (15/10/2021). Menaiki menara perbatasan Indonesia-Papua Nugini, wagub didampingi anggota TNI, terpukau […]

  • Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren

    Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Surabaya, Sabtu 02  Oktober  2021 Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren (Foto/Ist)   Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Presiden melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur dan lima Kabupaten prioritas pengentasan kemiskinan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand pemerdayaan masyarakat yang dilakukan oleh tim OPOP Jawa Timur dan lima Kabupaten, yakni Bojonegoro, Lamongan, Probolinggo, Bangkalan dan […]

expand_less