Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus

Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  15  Oktober  2020

 

Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus

Gubernur Bali Wayan Koster

 

BALI,  INDEX   – Gubernur Bali Wayan Koster berharap anggaran yang dikelola di desa digunakan secara lebih terfokus. Hingga hasilnya dapat lebih dirasakan oleh warga desa. Misalnya sebagian diplot untuk pengelolaan sampa hingga Bali bisa menyelesaikan persoalan sampah di sumbernya.

 

Hal ini disampaikan Gubernur Koster saat pengukuhan pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (APBEDNAS) Provinsi Bali masa bakti 2020- 2025 di Wantilan Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (13/10/2020).

 

Gubernur Koster mengatakan, pentingnya mengurus desa secara utuh dan tuntas, karena sebagian besar masyarakat Indonesia berada di wilayah pedesaan.

 

“Kalau desa ini kita bangun dengan baik, di dalamnya ada rakyatnya yang sebagian besar ada di desa, berarti sebagian besar masalah bangsa ini selesai,” kata mantan anggota DPR RI tiga periode yang turut membidani lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

 

Ia menambahkan jika pembangunan di desa bisa dijalankan dengan baik, perekonomiannya berkembang maka masyarakat akan bekerja di desa.

 

“Hidup dia di desa, mau dia berkerumun di desa, membangun desanya, membangun perekonomiannya dan dia akan membuka lapangan kerja di desa,” ujarnya.

 

Menurutnya kalau itu bisa dilakukan selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, juga akan menyeimbangkan pembangunan antar wilayah secara horizontal maupun vertikal sehingga secara otomatis mengurangi arus perpindahan penduduk dari desa ke kota.

 

Gubernur Koster melanjutkan untuk melaksanakan pembangunan di desa dibutuhkan anggaran. Itu sebabnya ia memperjuangkan agar anggaran APBN bisa dialokasikan ke desa.

 

Bali mendapatkan anggaran Rp 657 miliar dari APBN untuk 636 Desa. Ini berarti rata-rata desa di Bali mendapatkan dana Rp 1 miliar lebih.

 

Menurutnya dana ini harus digunakan secara lebih terfokus untuk pembangunan yang dampaknya signifikan untuk masyarakat dan bukan dibagi secara merata ke hal-hal kecil yang tidak penting bagi masyarakat

 

Itu sebabnya ia meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sesuai dengan fungsinya untuk ikut mendukung mengawal kepala desa untuk menggunakan anggaran yang ada di desa secara akuntabel dan transparan.

 

“Itulah namanya BPD. Menjadi fasilitator rakyat untuk mengelola anggaran di desa ini supaya kepala desa mendapat masukan secara kelembagaan melalui BPD supaya kepala desanya itu bisa menggunakan anggarannya dengan baik sesuai aspirasi dan harapan masyarakat,” tutup Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

 

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP APBEDNAS H. Deden Samsudin, SH, Ketua Komisi III DPRD Bali AA Adi Ardhana, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Ketua Forum Perbekel (Kepala Desa) Provinsi Bali, I Gede Pawana dan Ketua DPD APBEDNAS Provinsi Bali Drs. I Wayan Madra Suartana M.Si.

(076)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bambang S, Hidayat.Ka.Perwakilan LPS II : Peran LPS Semakin diperkuat dan diperluas, Pasca UU P2SK 2023 No.4/2023

    Bambang S, Hidayat.Ka.Perwakilan LPS II : Peran LPS Semakin diperkuat dan diperluas, Pasca UU P2SK 2023 No.4/2023

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  11  Oktober  2024 Bambang S, Hidayat.Ka.Perwakilan LPS II : Peran LPS Semakin diperkuat dan diperluas, Pasca UU P2SK 2023 No.4/2023   Kepala Kantor Perwakilan LPS II , Bambang S. Hidayat (kanan) di acara  temu media di Denpasar-Bali, Jumat (11/10/2024).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada triwulan I-2024 masih dalam […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  05  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  21  November 2019   Renungan  JOGER  

  • Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan

    Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  31  Maret  2021     Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan   Pelaksanaan Razia Penegakan Prokes di kawasan simpang Jalan Imam Bonjol – Jalan Gunung Soputan, Desa Pemecutan Kelod, Rabu (31/3/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mengantisipasi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  16  Juni  2020   Renungan  JOGER  

  • Viva Cosmetics Lirik Pasar Mancanegara

    Viva Cosmetics Lirik Pasar Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  16  Agustus  2019   Viva Cosmetics Lirik Pasar Mancanegara (Foto/ist)   BALI,  INDEX –  Produsen kosmetik legendaris asal Indonesia, Viva Cosmetics, melirik pengembangan pasar baru di luar negeri. Terbaru, perusahaan yang berpusat di Surabaya itu melakukan penelitian pasar ke Rusia. Setelah pada beberapa bulan lalu juga melakukan hal yang sama ke Perancis dan […]

expand_less