Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
  • visibility 294
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Jumat  19  Februari  2021

 

Gerabah Jadi Potensi Baru Sektor Ekonomi Kreatif Denpasar. Pemkot Berikan Ruang Lewat Pameran Terracotta

 

 Suasana pembukaan Pameran Terraccota dan Gerabah di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Jumat (19/2/2021).
BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Sejak mewabahnya pandemi Covid-19 ini, kerajinan Gerabah di Kota Denpasar kian diminati. Hal ini lantaran banyaknya penghobi yang memanfaatkan gerabah untuk berbagai keperluan. Karenanya, Pemkot Denpasar bekerjasama dengan Bekraf Kota Denpasar dan Komunitas Wajah Wanita Gerabah  menggelar Pameran Terraccota dan Gerabah se-Bali yang dibuka Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta dengan Protokol Kesehatan yang ketat di Dharmanegara Alaya Denpasar, Jumat (19/2).
Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, Nyoman Gede Sumara Putra yang juga tokoh masyarakat Binoh, Camat Denpasar Utara, I Nyoman Lodra dan Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf, I Wayan Hendaryana.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf, I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa mewabahnya pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak positif bagi permintaan gerabah. Hal ini lantaran gerabah saat ini tidak hanya menjadi sebuah karya yang kuno, melainkan karya tradisional yang memiliki nilai artistik yang tinggi.
“Dahulu kita mengenal gerabah sebagai sebuah karya untuk aktifitas yang bersifat tradisi dan itu-itu saja, namun sekarang ide kreatif muncul dengan sajian baru, dimana gerabah menjadi sebuah karya kekinian yang memberikan estetika yang khas,” jelasnya
Hendar mengatakan bahwa tak jarang masyarakat turut memanfaatkan gerabah sebagai media tanam dalam ruangan. Selain itu, bentuknya yang artistik juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memelihara ikan mas koki.
“Banyak lah manfaatnya, dan saat ini gerabah mulai menunjukan pasar yang potensial, sehingga melalui Pameran ini diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pengembangan industri kreatif gerabah, khususnya di Kota Denpasar,” terangnya
Sementara Ketua Panitia, Gegel Gargendra mengatakan bahwa gerabah merupakan salah satu kerajinan tanah liat yang seringkali merupakan bagian dari sejarah dan budaya masyarakat setempat. Aktifitas pembuatan gerabah ini mempunyai jejak sejarah yang cukup panjang, bahkan dipercaya kerajinan tanah sebagai karya seni tertua.
Dikatakan Gelgel bahwa, proses pembuatan gerabah memerlukan waktu yang cukup panjang. Dari proses pemilihan dan pengambilan bahan, pengolahan, pembentukan, penjemuran, pembakaran dan finishing dengan bahan dasar tanah liat.
“Proses yang cukup panjang ini, memerlukan ketekunan, ketelitian dan kemahiran dalam setiap tahap proses pengerjaannya,” jelasnya
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pengambilan tema “Pertiwi” dalam pameran kali ini tidaklah terlepas dari proses pembuatan gerabah. Kata Pertiwi yang diambil sebagai tema, diinspirasi dari salah satu unsur Panca Maha Bhuta, yaitu Pertiwi, Apah, Teja, Bayu dan Akasa. Panca Maha Bhuta ini dikenal sebagai lima unsur utama yang menyusun alam semesta ini.
“Dari kelima unsur penyusun alam semesta itu, unsur Pertiwi memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dari 4 unsur lainnya. Di dalam pertiwi, terkandung unsur Apah (zat cair), Teja (unsur api), Bayu (unsur angin) dan akasa (unsur kekosongan),” ujarnya
“Seperti proses pembuatan gerabah yang memerlukan proses yang sangat kompleks, yaitu dari penggunaan unsur air (pengolahan tanah menggunakan air), penggunaan unsur angin (proses pengeringan setelah dibentuk), penggunaan unsur api (proses pembakaran) dan unsur kekosongan (ruang untuk menempatkan gerabah itu sesuai dengan fungsinya),” imbuhnya
Adapun kegiatan ini dikemas dalam beberapa segmen utama. Yakni Exibition, Workshop, Live Painting, serta Food and Music.  Pihaknya berharap  dari pameran ini, selain memperkenalkan kembali Gerabah style Binoh, kami berharap dengan pameran gerabah yang bertema “Pertiwi” ini, kami mengajak semua audiens untuk berefleksi kembali, di tengah suasana pendemi yang kami istilahkan sebagai “Gerubug Agung”.
“Sesungguhnya kita sedang diajarkan oleh Bumi untuk merenung, darimana kita datang dan kemana kita akan kembali itu adalah kembali ke tempat kita berpijak, yakni bumi yang kita kenal sebagai Ibu Pertiwi,” pungkasnya.
(Adv).
  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Sesuaikan Tarif Roda 4 dan Perkenalkan Layanan Parkir Baru

    Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Sesuaikan Tarif Roda 4 dan Perkenalkan Layanan Parkir Baru

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Mangupura,  Kamis  26  April  2019   Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Sesuaikan Tarif Roda 4 dan Perkenalkan Layanan Parkir Baru Acara Prescoference Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali ,penyesuaian tarif parkir baru untuk kendaraan roda 4,Tuban,Kamis (25/4/2019)   BALI, INDEX  – Pengelola  Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali akan melakukan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  31  Oktober  2021   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 20 Mei 2023 Hadiri Halal bi Halal IKMS Bali, Wagub Cok Ace Titipkan Pesan Untuk Menjaga Toleransi   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Sukawati mengajak semua keluarga besar Minang Sayo yang ada di Bali untuk menjaga rasa persaudaraan dan toleransi di tengah perbedaan. Hal ini menjadi bagian terpenting yang […]

  • Cuti Bersama Idul Fitri 1445 Hijriah di Kota Denpasar, Kegawatdaruratan Tetap Buka, Pelayanan Publik Buka Setengah Hari Pada 8 dan 9 April.

    Cuti Bersama Idul Fitri 1445 Hijriah di Kota Denpasar, Kegawatdaruratan Tetap Buka, Pelayanan Publik Buka Setengah Hari Pada 8 dan 9 April.

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  05  April  2024 Cuti Bersama Idul Fitri 1445 Hijriah di Kota Denpasar, Kegawatdaruratan Tetap Buka, Pelayanan Publik Buka Setengah Hari Pada 8 dan 9 April.   Suasana Pelayanan di MPP Sewakadarma Kota Denpasar beberapa waktu lalu. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan saat Cuti Bersama dan Libur Hari […]

  • Bupati Adi Arnawa Sampaikan Penjelasan Apbd 2027 Dan Tiga Raperda Strategis

    Bupati Adi Arnawa Sampaikan Penjelasan Apbd 2027 Dan Tiga Raperda Strategis

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu  29  Oktober  2026 Bupati Adi Arnawa Sampaikan Penjelasan Apbd 2027 Dan Tiga Raperda Strategis     Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 serta tiga Raperda strategis lainnya. Agenda krusial tersebut berlangsung dalam Rapat […]

  • Pansus TRAP DPRD  Bali  Dapat Dukungan Lintas Fraksi

    Pansus TRAP DPRD  Bali  Dapat Dukungan Lintas Fraksi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  10  Juli  2026 Pansus TRAP DPRD  Bali  Dapat Dukungan Lintas Fraksi       Bali,  indonesiaexpose.co.id  — DPRD Bali menggelar Rapat Paripurna ke-43 DPRD Provinsi Bali masa Persidangan III Tahun sidang 2025-2026, dengan Agenda : Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025. […]

expand_less