Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo meminta rencana pembentukan Holding Ultra Mikro harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, rencana ini akan berdampak pada pelaku usaha swasta yang lain, khususnya yang bergerak di bidang pembiayaan mikro.

Ia pun menyarankan agar Holding Ultra Mikro ini sebaiknya dilakukan oleh BUMN yang bergerak di lembaga keuangan non bank saja. Karena pelaku usaha swasta yang bergerak di bidang ini masih banyak, sehingga tak akan terjadi penguasaan pasar.

“Artinya holdingisasi ini mohon diperhatikan dengan cermat, dengan hati-hati karena akan ada pelaku usaha lain di bidang pembiayaan yang akan terkena dampak. Kan banyak juga lembaga-lembaga pembiayaan mikro yang lain (swasta). Ini bagaimana dengan nasib mereka kalau kita secara serampangan melakukan upaya holdingisasi lembaga pembiayaan,” kata Kodrat melalui siaran tertulisnya, Kamis (4/3/2021) pagi.

“Kalau mau lebih bijak ya tadi, yang di-holding misalkan lembaga keuangan non perbankannya saja. Jadi kalaupun mereka disatukan belum tentu bisa monopoli, karena swasta juga banyak dan umum bagi masyarakat. Jadi mereka bersaing bersaing lebih efisien. Kalau dengan bank BRI, saya masih perlu melihat kajiannya. Kok ada wacana kebijakan seperti ini,” lanjut dia.

Menurut Kodrat, wacana penggabungan PT BRI (Persero) Tbk dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) ini disebut akan mengarah kepada upaya efisiensi. Namun, ia mengingatkan ada unsur efisiensi yang harus terpenuhi.

“Karena klaim efisiensi ini klaim sepihak, yakni di BUMN-nya. Jadi kalau efisiensi itu kan terkait supaya pengelolaan BUMN jadi lebih efisien, lebih hemat, tidak ada pemborosan. Ingat, efisiensi itu dalam bahasa ekonomi adalah ‘pareto optimal’, artinya efisiensi terjadi bila tidak ada pihak lain yang dirugikan di atas kepentingan pihak tertentu,” lanjut Kodrat.

Terkait adanya dugaan perilaku yang mengarah kepada monopolisasi pasar, pria yang dikenal sebagai ahli ekonomi mikro ini menilai perlu ada analisis yang lebih mendalam lagi. Sebab ketiga entitas tersebut memiliki relevansi pasar yang berbeda.

Namun, dirinya berharap, KPPU dapat turut terlibat dalam pembahasan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini. Hal ini untuk menghindari adanya penguasaan pasar, khususnya di sektor pembiayaan UMKM.

“Intinya, posisi kami seperti itu, kalau sudah ada upaya ke arah monopoli, dan memang ada dampak yang bisa terjadi pada pelaku usaha lain dan juga konsumen, ini kita harapkan setidaknya kita bisa diajak diskusilah. Karena kebijakan seperti ini kan pasti ada dampaknya,” tutp Kodrat.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ka SPKT Polda Jabar Laksanakan Supervisi di Polres Majalengka

    Ka SPKT Polda Jabar Laksanakan Supervisi di Polres Majalengka

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bandung, Senin 02  Oktober  2020   Ka SPKT Polda Jabar Laksanakan Supervisi di Polres Majalengka       JAWA BARAT,  INDEX  – Ka SPKT Polda Jabar melaksanakan supervisi di Polres Majakengka, Senin (02/11/2020). Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 Wib di Mapolres Majalengka. Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres, Kompol Sumari, S.H. mengucapkan selamat datang dan terima kasih […]

  • Menparekraf Dorong Pengembangan Parekraf Desa Wisata Wukirsari DIY

    Menparekraf Dorong Pengembangan Parekraf Desa Wisata Wukirsari DIY

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Bantul,  Minggu  28   Mei 2023 Menparekraf Dorong Pengembangan Parekraf Desa Wisata Wukirsari DIY   Menparekraf Sandiaga Uno kunjungi  pengrajin batik tulis di Desa Wisata Wukirsari yang masuk ke dalam 75 besar desa wisata dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, Kecamatan Imogiri, Bantul, Minggu (28/5/2023).(Foto/ist)   Sebagai upaya mendorong kebangkitkan ekonomi dan membuka lapangan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  17  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  24   Juli  2025 Renungan  Joger

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  02  April  2023   Renungan JOGER

  • BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!

    BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  29  Oktober  2021   BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah telah tampaknya segera akan mengeksekusi kebijakan yang ketat bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti santer dilaporkan sebelumnya, pemerintah berencana menutup sejumlah BUMN yang terus merugi dan menjadi […]

expand_less