Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo meminta rencana pembentukan Holding Ultra Mikro harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, rencana ini akan berdampak pada pelaku usaha swasta yang lain, khususnya yang bergerak di bidang pembiayaan mikro.

Ia pun menyarankan agar Holding Ultra Mikro ini sebaiknya dilakukan oleh BUMN yang bergerak di lembaga keuangan non bank saja. Karena pelaku usaha swasta yang bergerak di bidang ini masih banyak, sehingga tak akan terjadi penguasaan pasar.

“Artinya holdingisasi ini mohon diperhatikan dengan cermat, dengan hati-hati karena akan ada pelaku usaha lain di bidang pembiayaan yang akan terkena dampak. Kan banyak juga lembaga-lembaga pembiayaan mikro yang lain (swasta). Ini bagaimana dengan nasib mereka kalau kita secara serampangan melakukan upaya holdingisasi lembaga pembiayaan,” kata Kodrat melalui siaran tertulisnya, Kamis (4/3/2021) pagi.

“Kalau mau lebih bijak ya tadi, yang di-holding misalkan lembaga keuangan non perbankannya saja. Jadi kalaupun mereka disatukan belum tentu bisa monopoli, karena swasta juga banyak dan umum bagi masyarakat. Jadi mereka bersaing bersaing lebih efisien. Kalau dengan bank BRI, saya masih perlu melihat kajiannya. Kok ada wacana kebijakan seperti ini,” lanjut dia.

Menurut Kodrat, wacana penggabungan PT BRI (Persero) Tbk dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) ini disebut akan mengarah kepada upaya efisiensi. Namun, ia mengingatkan ada unsur efisiensi yang harus terpenuhi.

“Karena klaim efisiensi ini klaim sepihak, yakni di BUMN-nya. Jadi kalau efisiensi itu kan terkait supaya pengelolaan BUMN jadi lebih efisien, lebih hemat, tidak ada pemborosan. Ingat, efisiensi itu dalam bahasa ekonomi adalah ‘pareto optimal’, artinya efisiensi terjadi bila tidak ada pihak lain yang dirugikan di atas kepentingan pihak tertentu,” lanjut Kodrat.

Terkait adanya dugaan perilaku yang mengarah kepada monopolisasi pasar, pria yang dikenal sebagai ahli ekonomi mikro ini menilai perlu ada analisis yang lebih mendalam lagi. Sebab ketiga entitas tersebut memiliki relevansi pasar yang berbeda.

Namun, dirinya berharap, KPPU dapat turut terlibat dalam pembahasan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini. Hal ini untuk menghindari adanya penguasaan pasar, khususnya di sektor pembiayaan UMKM.

“Intinya, posisi kami seperti itu, kalau sudah ada upaya ke arah monopoli, dan memang ada dampak yang bisa terjadi pada pelaku usaha lain dan juga konsumen, ini kita harapkan setidaknya kita bisa diajak diskusilah. Karena kebijakan seperti ini kan pasti ada dampaknya,” tutp Kodrat.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan beragam produk Digital, Bank DKI dukung Digitalisasi UMKM di DKI Jakarta

    Siapkan beragam produk Digital, Bank DKI dukung Digitalisasi UMKM di DKI Jakarta

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  19  November  2021 Siapkan beragam produk Digital, Bank DKI dukung Digitalisasi UMKM di DKI Jakarta   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Dukung digitalisasi UMKM di DKI Jakarta, Bank DKI siapkan beragam produk digital seperti e-Form Micro Loan, JakOne Abank, E-order, dan scan to pay QRIS yang dapat menunjang pengembangan UMKM mulai dari pembiayaan hingga kemudahan bertransaksi. […]

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 04  Maret  2024

  • Selama  Mudik Lebaran 2022,  Trafik Data XL Axiata di Bali dan NTB Naik 27%

    Selama  Mudik Lebaran 2022,  Trafik Data XL Axiata di Bali dan NTB Naik 27%

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  21   Mei  2022.   Selama  Mudik Lebaran 2022,  Trafik Data XL Axiata di Bali dan NTB Naik 27%     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H, antara 24 April – 7 Mei 2022. Data dari […]

  • Saksikan Tradisi Omed-Omedan, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Semangat Sekehe Teruna Jaga Tradisi

    Saksikan Tradisi Omed-Omedan, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Semangat Sekehe Teruna Jaga Tradisi

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  30  Maret  2025 Saksikan Tradisi Omed-Omedan, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Semangat Sekehe Teruna Jaga Tradisi    Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, berfoto bersama sebelum menyaksikan langsung puncak Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) pada Minggu (30/3/2025) sore di depan Banjar Kaja Sesetan.   […]

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 6  Juni  2020

  • Revitalisasi Pasar Umum Gianyar, Dimulai Bulan Mei

    Revitalisasi Pasar Umum Gianyar, Dimulai Bulan Mei

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Gianyar, Senin 04  Mei  2020   Revitalisasi Pasar Umum Gianyar, Dimulai Bulan Mei Bupati Gianyar Mahayastra (tengah)   BALI,INDEX  –  Bupati Gianyar yang didampingi Kadis Perindag Luh Gede Eka Suary dan Kepala Bappeda Litbang Gede Widarma Suharta menjelaskan, wacana revitalisasi pembangunan Pasar Umum Gianyar sudah bergulir 2 tahun lalu. Proyek ini sudah direncanakan dengan sangat […]

expand_less