Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

 

Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

 

Jakarta ,  indonesiaexpose.co.id  – Ekonom senior Faisal Basri mengatakan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat. Sebab menurut dia, satu-satunya alasan BRI mengakuisisi Pegadaian dan PNM hanya ingin masuk dalam jajaran fortune Global 500.

“Jadi tidak hubungannya dengan peningkatan kesehjateraan rakyat. Sebelumnya juga BRI ingin mengambilalih Danareksa, Bank Century, dan Bank Bukopin,” ungkap Faisal dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/3).

Faisal juga menuturkan bahwa tidak ada hubungan langsung antara tata kelola perbankan yang baik dengan rencana merger. Hal ini bisa dibuktikan, BRI pernah memberikan kredit kepada kalangan konglomerat.

Selain itu, ia menilai alasan pemerintah terkait Holding Ultra Mikro yang dapat memperkuat sektor UMKM tidak tepat. Menurutnya Faisal, seharusnya pemerintah melakukan konsolidasi di sektor keuangan dengan memperkuat sektor perbankan.

“Namun justru kenyataannya pemerintah sendiri terkesan enggan melakukan konsolidasi bank-bank miliknya,” ujarnya.

Faisal menilai pemerintah telah gagal mengkonsolidasikan perbankan. Sebab sejauh ini perbankan hanya mampu menyalurkan kredit tidak sampai 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih kecil dibanding dengan negara-negara lain di Asia.

Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef) ini mengungkapkan, tanpa adanya akuisisi, Pegadaian pun bisa bersinergi dengan BUMN lainnya. Sebab jika proses merger ini terjadi, maka akan berdampak terhadap pegawai Pegadaian yang cenderung menjadi ‘anak tiri’.

“Karena perusahaan besarlah yang akan memegang kendali. Aksi ini juga tidak serta merta bisa menyehatkan BUMN. Akuisisi ini juga akan berdampak pada akses layanan kepada nasabah, khususnya Pegadaian,” ungkapnya.

Faisal menilai holdingnisasi akan lebih cocok mengarah pada klaster keuangan bukan klaster UMKM. Jika ingin membesarkan UMKM, lanjut dia, bukan dengan cara holding, tapi yang paling penting adalah apa bentuk yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menggabung ketiganya.

Selain itu, jika Pegadaian menerbitkan obligasi atau surat utang ratingnya Triple AAA, artinya obligasi milik Pegadaian lebih murah dari pada pinjaman BRI. Jika ratingnya bagus, barangkali bisa dapat 5%.

“Bahkan jika Pegadaian go global bonds, ini bisa menunjukan bahwa Pegadaian tidak punya masalah modal kerja,” tutup Faisal.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  14. Juni  2025 Renungan  Joger  

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Lumajang, Kamis 14 Juli 2022 Wagub Bali Cok Ace dan Bupati Lumajang Teken Prasasti Pura Ulun Ranu Pane Lumajang   Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati (Cok Ace) bersama Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq teken prasasti Pura Ulun Ranu Pane Lumajang. Wagub Bali didampingi Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati dan […]

  • Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)

    Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jepara, Senin  21  Oktober  2024 Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)   Pj.  Bupati Jepara Edy Supriyanta, di acara rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan, di Gedung Shima, Senin (21/10/2024).(Foto/ist)   Jawa Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Untuk mengatasi kemiskinan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan petinggi, diminta secara rutin melaporkan berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan, kesehatan, […]

  • OJK Dorong Kakao Tabanan Jadi Komoditas Unggulan Bali.

    OJK Dorong Kakao Tabanan Jadi Komoditas Unggulan Bali.

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu  04  Oktober  2025 OJK Dorong Kakao Tabanan Jadi Komoditas Unggulan Bali.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Bali mendorong penguatan ekonomi daerah dengan menginisiasi kerja sama pengembangan komoditas kakao di Kabupaten Tabanan. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga keuangan hingga kelompok tani lokal. Bertempat di Balai Pelatihan Pertanian Kabupaten […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 12 Mei  2020   Renungan  JOGER  

  • Qatar Pertimbangkan Penguncian Penuh untuk Hentikan Gelombang Kedua Covid-19

    Qatar Pertimbangkan Penguncian Penuh untuk Hentikan Gelombang Kedua Covid-19

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Doha, Rabu  31  Maret  2021   Qatar Pertimbangkan Penguncian Penuh untuk Hentikan Gelombang Kedua Covid-19 ilustrasi petugas bandara dengan pakaian lengkap kesehatan. (Foto.istimewa)   Qatar,  indonesiaexpose.co.id  – Gelombang Covid-19 kedua di Qatar menargetkan peningkatan jumlah anak-anak di bawah usia 14 tahun, seorang pejabat Hamad Medical Corporation (HMC) mengatakan, Senin (29/3/2021) menunjukkan bahwa penguncian penuh dapat […]

expand_less