Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buleleng, Minggu 13 Juni 2021

 

Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (BNI) senantiasa berupaya menciptakan solusi untuk memperbaiki kapasitas ekonomi para petani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah fokus mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang pertanian yang berorientasi ekspor.

Caranya adalah dengan mengembangkan market place berbasis aplikasi yang dikelola oleh para petani milenial. Pendekatan digital yang diterapkan akan menyasar para petani muda melalui Program Milenial Smartfarming di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Program Milenial Smartfarming merupakan Ekosistem Pemberdayaan Millenial melalui Pembinaan & Pengembangan ekosistem Pertanian Digital (IoT) dari Hulu ke Hilir serta meningkatkan Inklusi Keuangan Desa. Kali ini program Millenial Smartfarming menggandeng forum petani Muda Keren diprakarsai oleh Bli Agung Wedha yang mengusung konsep pertanian digital kultural.

Adapun implementasi Program Millenial Smartfarming  dilaksanakan melalui serangkaian aktivitas, yaitu coaching clinic kepada petani milenial mengenai penggunaan aplikasi Agree Suites untuk pendataan petani dan offtaker. Petani muda juga dilatih menggunakan alat water dripping sebagai bagian dari CSR BNI.

Setelah coaching clinic dilanjutkan dengan aksi pemupukan massal secara simbolis. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Peran BNI pada kegiatan ini adalah memberikan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani. Selain itu, diberikan pendampingan kepada petani millenial dalam memanfaatkan teknologi digital dan informasi pada aktivitas ekosistem pertanian, serta menumbuhkan peranan Offtaker dalam penyerapan hasil pertanian.

Hadir pada kesempatan ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Bupati Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik WIjayanto, Pemimpin BNI Wilayah 08 (Bali,NTB & NTT) I Gusti Nyoman Dharma Putra, Senior Project Manager Agrosolution PT Pupuk Indonesia Supriyoto, Tribe Leader Agriculture Telkom Indonesia Agus Suhartono, Deputi Direktur OJK Regional Bali & Nusra I Nyoman Hermanto Darmawan, Deputi Direktur Bank Indonesia Bali & Nusra Dony H Heatubun, serta petani millenial perwakilan kelompok tani dan petani di Desa Gobleg dan sekitarnya.

Besarnya peran teknologi terhadap hasil pertanian membuatnya berharap banyak pada generasi muda.

Mentan bersyukur bahwa saat ini sudah mulai banyak petani muda yang dilibatkan dalam penerapan teknologi digital di budidaya pertanian dan diharapkan ini bisa menjadi penopang ekonomi Bali, karena sektor Pariwisata yang terdampak Covid-19.

” Kita tidak perlu impor untuk komoditas yang justru menjadi keunggulan kita. Saya harapkan program ini bisa dikawal dengan baik bersama-sama dan tercapainya reformasi dunia pertanian secara modern,” ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melalui siaran tertulisnya ,Minggu (13/6/2021).

Sementara itu, Sis Apik Wijayanto menjelaskan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali karena keunikan yang dimiliki daerah ini. Dimana, pertanian modern harus didorong semua pihak.

“Apalagi sektor pertanian sedang memasuki era baru yang memiliki pendekatan online sistem dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, langkah intervensi pertanian baru harus dilakukan agar Indonesia benar-benar maju, mandiri dan berdaulat pangan,”  ungkap Sis Apik.

Agung Wedha, inisiator Petani Muda Keren (PMK) menambahkan bahwa, melalui penggunaan aplikasi teknologi informasi dan penggunaan alat IoT petani jadi lebih termotivasi untuk bertani karena mengetahui sistem pemasaran yang lebih adil dan menghasilkan bahan pangan sehat yang berkualitas dan harganya memiliki daya tawar yang tinggi.

Pada kesempatan terpisah, Pgs. Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program BNI, I Nyoman Setiawan menyampaikan “smartfarming adalah pertanian dengan ciri pemanfaatan teknologi artificial intelligence, robot, internet of things, drone, blockchain dan big data analitik untuk menghasilkan produk unggul, presisi, efisien, dan berkelanjutan.” Penggunaan teknologi industri 4.0 mutlak diperlukan untuk kondisi saat ini, karena sudah menjadi tuntutan objektif yang harus dilakukan petani agar tidak terjebak pada pola dan cara-cara lama yang kurang produktif sehingga mengebiri produktivitas pertanian nasional.

” Penerapan aplikasi dan teknologi pertanian menjadi sangat penting karena selain pendataan, juga dapat menghubungkan antara petani dengan mitra lainnya, antara lain offtaker, koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Digitalisasi sistem pertanian di Indonesia memang sangat menguntungkan bagi semua pihak, terlebih lagi bila didukung oleh semua pihak tidak hanya petani, tetapi juga para stakeholder terkait,”sambubungnya.

Lanjutnya, diharapkan, sektor pertanian dapat bergerak lebih optimal melalui KUR sektor pertanian secara masif mampu memenuhi swasembada pangan. Hal ini terlihat dari realisasi KUR BNI di sektor pertanian yang telah disalurkan selama tahun 2021 hingga bulan Mei sebesar Rp 3,2 triliun serta menyentuh 78 ribu penerima KUR di seluruh Indonesia.

“Walhasil nantinya akan mendorong perwujudan kemandirian dan kedaulatan pangan dalam negeri walau di tengah deraan wabah pandemi Covid-19,”tutupnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

    Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  26  Oktober  2021   Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru MES, Jumat (22/10/2021), di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong Masyarakat […]

  • Update Covid-19 di Denpasar, 2 Orang Pasien Meninggal Dunia, Kasus Positif Bertambah 30 Orang dan 30 Juga Pasien Dinyatakan Sembuh

    Update Covid-19 di Denpasar, 2 Orang Pasien Meninggal Dunia, Kasus Positif Bertambah 30 Orang dan 30 Juga Pasien Dinyatakan Sembuh

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Oktober  2020   Update Covid-19 di Denpasar, 2 Orang Pasien Meninggal Dunia, Kasus Positif Bertambah 30 Orang dan 30 Juga Pasien Dinyatakan Sembuh   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 20 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  21  Januari  2021   Renungan  JOGER  

  • Wagub Sani : Keberadaan Pemerintah Harus Dirasakan Masyarakat

    Wagub Sani : Keberadaan Pemerintah Harus Dirasakan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sungai Penuh , Jumat  21  April  2023 Wagub Sani : Keberadaan Pemerintah Harus Dirasakan Masyarakat (Foto/ist)   Jambi,  indonesiaexpose.co.id   –   Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pdi mengemukakan, selain untuk mempererat tali silaturahim, program Safari Ramadhan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jambi juga dalam rangka mengokohkan hubungan masyarakat dengan pemerintah. Keberadaan pemerintah harus bisa […]

  • Sat Pol PP Kota Denpasar Kembali Gelar Sidang Tipiring, Pelanggar Perda Dihukum Denda Beragam

    Sat Pol PP Kota Denpasar Kembali Gelar Sidang Tipiring, Pelanggar Perda Dihukum Denda Beragam

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  3  Oktober  2019   Sat Pol PP Kota Denpasar Kembali Gelar Sidang Tipiring, Pelanggar Perda Dihukum Denda Beragam Pelaksanaan Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri IA Denpasar, Rabu (2/10/2019).   BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Denpasar gencar melaksanakan penindakan baik […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  29  Juni  2019   Renungan  JOGER  

expand_less