Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali

Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  19  September  2021

 

Mangku Pastika Minta Warga Flobamora Bali Patuhi Aturan Kependudukan dan Menyama Braya dengan Krama Bali

 

Screeshoot dialog virtual bersama Bapa Tua Flobamora Bali Mande Mangku Pastika.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Anggota DPD RI Made Mangku Pastika yang juga sebagai Bapa Tua warga Flobamora Bali meminta warga Flobamora Bali melengkapi identitas kependudukannya dengan mengurus kartu tanda penduduk (KTP) sehinggga memiliki identitas yang jelas selama mencari penghidupan di Bali. Hal itu dikatakan Mangku Pastika dalam dialog interaktif secara virtual bersama para ketua 23 unit paguyuban dalam Flobamora Bali (sebagai repersentasi dari 21 kabupaten dan satu kota di NTT), saat HUT ke-36 Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali, di Denpasar, Sabtu (18/09/2021) petang.

Menurut Mangku Pastika, warga Flobamora di Bali harus taat aturan dan memiliki semangat ber-nyama braya dengan sasama krama Bali agar sama-sama menjaga Bali.

“Mempunyai identitas itu membuat orang menjadi bermartabat. Kalau tidak, dia tidak diakui, siapa orang ini,” tegas Mangku Pastika yang pernah menjadi Kapolda NTT tahun 2000 – 2001 dan sebelumnya pernah bertugas di NTT tahun 1975 sebagai persiapan “masuk” ke Timor Portugis.

Karena itu Mangku Pastika meminta pengurus Flobamora harus membantu anggotanya untuk mendapatkan KTP, menelusuri mengapa mereka bisa berangkat dari daerahnya (NTT) tanpa identitas. Mangku Pastika bejanji akan membahas soal ini dengan Julie Laiskodat, anggota DPR RI asal NTT, dan anggota DPD RI asal NTT.

Menanggapi hal itu, istri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu berjanji akan memfasilitasi warga NTT di Bali agar mendapatkan KTP NTT.

“Kita jemput bola. Mohon saya diberikan data per kabupaten terutama yang warganya banyak belum ber-KTP agar kami memfasilitasi mendapat KTP NTT di Bali,” kata Julie Sutrisno Laiskodat secara virtual dari Jakarta.

Meski demikian, Julie Laiskodat masih mempunyai kekhawatiran mengenai hak warga NTT di Bali sekalipun sudah memilki KTP NTT, seperti dikeluhkan Paskalis dan Faris Wangge.

“Walapun kita sudah E-KTP tetapi sepertinya tidak diakui di mana kita tinggal. Obsesi saya adalah seperti di Amerika, hak warganya diakui, sehingga saat pandemic kemarin tidak mendapat bantuan, ini mungkin akan kami bicarakan dengan teman-teman di DPR RI dan Bapa Tua Pak Mangku dan teman-temannya di DPD RI,” sebut Julie.

Pernyataan Mangku Pastika dan Julie Laiskodat itu menjawab keluhan Paskalis Boli Sabon, Ketua Paguyuban Flobamora Kabupaten Tabanan, mengenai kesulitan warga Flobamora Bali mendapatkan bantuan sosial selama masa pandemi Covid-19, hanya karena tidak memiliki KTP Bali. Hal yang sama juga dikeluhkan Frais Wangge, Ketua Wua Mesu Ende Lio Bali.

Sebelumnya Ketua IKB Flobamora Bali, Yusdi Diaz dalam sambutannya memaparkan perjalanan 36 tahun organisasi yang dipimpinnya bersama Sekretaris Umum Fredrik Billy. Disebutkan, nama Flobamora Bali diresmikan tahun 1985 di rumah Bapak Geroge Pilirobo, di Jalan Natuna Denpasar pada 15 September 1985, dengan merubah nama Flobamor (singkatan dari Flores, Sumba dan Timor) menjadi dengan mengakomodir Alor sehingga menjadi Flobamora (Flores, Sumba, Timor dan Alor).

“Organisasi ini bisa kita banggakanlah. Kita ini orang-orang biasa tetapi karena kita guyub dan bersatu makanya kita kuat. Berkat bersinergi kita bisa berdaya ubah,” kata Yusdi Diaz.

Mengenai jumlah anggota, sebenarnya Flobamora Bali hanya beranggotakan 26 anggota yakni 22 paguyuban dan empat organisasi komunitas, yakni Komunitas Sang Dewi, mahasiswa, Bahu HAM dan Komunitas Jurnalis Flobamora (KJF). Tetapi berdasarkan system informasi keanggotaan dai laman Flobamora Bali, data per hari ini terdapat 11.644 anggota. Permasalahannya adalah soal administrasi kependudukan, yang ber-KTP Bali sekitar 4.000-an. Sekitar 5.000 lebih anggota ber-KTP NTT, tetapi sisahnya tidak ber-KTP.

“Flobamora Bali dalam perjalanannya penuh dinamika. Semangatnya adalah merajut persaudaraan, menenun kebersamaan. Jadi Kita bersamalah, untuk semua yang berkehendak baik, ya kita sama-sama. Karena semua itu diatur dalam ADR-ART. Bahwa dalam perjalanannya ada yang beda frekwensi, beda DNA dengan kami, ya wajar saja. Di dunia ini tidak ketemu, di dunia lain juga akan dipisahkan dengan sendirinya, jadi kalua mau merajut (kebersamaan), kita bersamalah,” tutup Yusdi Diaz.

Perayaan HUT ke-36 Flobamora secara virtual ini juga diikuti oleh Ketua Flobamora Sydney (Australia), Ketua Flobamora Papua dan daerah lain di Indonesia.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian Peringati HUT Kementerian BUMN, Manajemen Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Bersih – Bersih Desa Besakih

    Rangkaian Peringati HUT Kementerian BUMN, Manajemen Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Bersih – Bersih Desa Besakih

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Karangasem,  Sabtu 13  April  2019   Rangkaian Peringati HUT Kementerian BUMN, Manajemen Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Bersih – Bersih Desa Besakih   BALI,  INDEX  – Sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (Kementerian BUMN) ke-21, Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) […]

  • Diatur dalam Perkapolri No.7/2022 : Jangan Ada Lagi Polisi Tolak Laporan Masyarakat

    Diatur dalam Perkapolri No.7/2022 : Jangan Ada Lagi Polisi Tolak Laporan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  10  Januari  2025 Diatur dalam Perkapolri No.7/2022 : Jangan Ada Lagi Polisi Tolak Laporan Masyarakat   Anggota Komisi III DPR RI Rudianto (foto/ist) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendesak agar jangan ada lagi persoalan polisi menolak laporan dari masyarakat yang memerlukan perlindungan hukum. Sebab, larangan menolak laporan tersebut […]

  • Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y

    Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu 10 Juli  2021   Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y   Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Kepolisian Daerah (Polda) Jabar melalui Subdit lll Dit Resnarkoba Polda Jabar berhasil mengungkap dan menggagalkan 1,5 juta butir obat terlarang berlogo LL dan Y hasil produksi pabrik rumahan yang siap diedarkan di […]

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  06  Agustus  2020

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 03 September 2022   Renungan  JOGER  

  • Jelang Pemilu 2024, Gus Yasin Minta Hentikan Isu SARA dalam Kampanye Politik

    Jelang Pemilu 2024, Gus Yasin Minta Hentikan Isu SARA dalam Kampanye Politik

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pekalongan,  Kamis  19  Januari  2023   Jelang Pemilu 2024, Gus Yasin Minta Hentikan Isu SARA dalam Kampanye Politik   (Foto/ist) Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, meminta isu SARA dalam Pemilu 2024 di Jateng harus dihentikan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di 35 kota/ kabupaten, mesti melakukan mitigasi dan […]

expand_less