Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Senin  06  Oktober  2025

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto/ist).

 

Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Pemangkasan tajam anggaran transfer ke daerah mewarnai postur APBN 2026. Pemerintah pusat menilai maraknya penyelewengan menjadi alasan utama pengurangan dana, yang mencapai ratusan triliun rupiah. Benarkah daerah boros dan tak becus mengelola anggaran?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemotongan dana transfer ke daerah atau TKD dilakukan karena banyaknya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah pusat pun menurunkan alokasi TKD dalam RAPBN 2026 hingga Rp200 triliun.

“Alasan pemotong itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan, ya. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi, itu yang membuat pusat agak, bukan saya ya, pemimpin-pemimpin itu agak gerah dengan itu,” ujar Purbaya kepada awak media di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

TKD diproyeksi turun dari Rp919 triliun menjadi Rp649 triliun, sementara belanja pemerintah pusat justru naik signifikan. Pemerintah mengklaim akan tetap mendorong pembangunan daerah lewat program langsung, dengan alokasi hingga Rp1.300 triliun.

Masalah lainnya: penyerapan anggaran yang buruk. Hingga Agustus 2025, dana pemda yang mengendap di perbankan tercatat Rp233 triliun , tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Mayoritas berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Kondisi ini memperkuat kritik soal sentralisasi anggaran. Ekonom menilai, pemangkasan TKD akan menurunkan kapasitas fiskal daerah dan memaksa pemda berhemat hingga menyusun ulang program prioritas.

“Kalau mereka bisa serap dengan baik, saya akan perjuangkan penambahan alokasi. Tapi itu syaratnya, ” kata Purbaya.

APBD yang sering mengendap di perbankan juga menjadi persoalan yang menghambat tingkat efektifitas belanja daerah. Sampai dengan Agustus 2025, berdasarkan data BI menunjukkan bahwa dana Pemda yang masih mengendap di perbankan mencapai sekitar Rp233,11 tiliun.

Pemerintah pusat ingin belanja lebih tepat sasaran. Tapi benarkah mencabut sebagian kendali anggaran dari daerah adalah solusi? Tantangan ke depan bukan hanya soal angka, tapi juga soal kepercayaan dan tata kelola.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  13  Oktober  2022 Renungan  JOGER  

  • Jaya – Wibawa : Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Jadi Program Prioritas Jangka Pendek

    Jaya – Wibawa : Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Jadi Program Prioritas Jangka Pendek

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 01 Maret 2021   Jaya – Wibawa : Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Jadi Program Prioritas Jangka Pendek   Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa saat Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar dengan agenda Pidato Perdana di Gedung DPRD Kota Denpasar pada Senin (1/3/2021). […]

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 27  April  2023 Kota Denpasar Jadi Tuan Rumah Pembukaan Festival Wayang Dunia 2023   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Festival Wayang Dunia yang diselenggarakan oleh Union Internationale de la Marionnette (UNIMA) Indonesia digelar. Pada tahun 2023 ini, Kota Denpasar, didapuk menjadi tuan rumah seremonial pembukaan perhelatan seni kebudayaan tersebut. Diadakan pada Kamis (27/4/2023) malam, di Taman […]

  • Pencapaian Kinerja Q1 2021 XL Axiata Laba Tumbuh Menjadi Rp 321 Miliar

    Pencapaian Kinerja Q1 2021 XL Axiata Laba Tumbuh Menjadi Rp 321 Miliar

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 27 April 2021.   Pencapaian Kinerja Q1 2021 XL Axiata Laba Tumbuh Menjadi Rp 321 Miliar   Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarni (Foto/Ist)   Laba bersih Rp 321 milliar EBITDA Margin 50% Kontribusi pendapatan data mencapai 94% terhadap total pendapatan layanan Penetrasi smartphone mencapai 90% Trafik Layanan meningkat 40% YoY […]

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 13  Juni 2022   Bangkitkan PariwisataKerjas dan Tingkatkan SDM, Wali Kota Denpasar Jaya Negara teken MoU dengan Wali Kota Darwin Australia Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wali Kota Darwin Australia Konstantine Vatskalis, Senin (13/6/2022) di Gedung Dahrma Negara Alaya Kreatif Hub Denpasar.   […]

  • Alumni Akpol Angkatan 93 Berbagi, Ribuan Baksos Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

    Alumni Akpol Angkatan 93 Berbagi, Ribuan Baksos Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  20  Agustus  2021   Alumni Akpol Angkatan 93 Berbagi, Ribuan Baksos Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19   Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Berangkat dari tugas Pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, alumni Akpol angkatan 93 Batalyon Pesat Gatra menggelar bakti sosial dengan membagikan kurang lebih 2000 paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 di […]

expand_less