Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  29  Mei 2024 Renungan  Joger

  • JAM-Datun  dan Badan Bank Tanah Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Penanganan Masalah Hukum

    JAM-Datun  dan Badan Bank Tanah Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Penanganan Masalah Hukum

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 10  Juli  2025 JAM-Datun  dan Badan Bank Tanah Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Penanganan Masalah Hukum   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM-Datun) R. Narendra Jatna dan Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Bank Tanah, dalam rangka memperkuat sinergi […]

  • Walikota Jaya Negara Resmikan Operasional TPS3R Bala Puri Resik Desa Penatih Dangin Puri

    Walikota Jaya Negara Resmikan Operasional TPS3R Bala Puri Resik Desa Penatih Dangin Puri

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 27 November 2023 Walikota Jaya Negara Resmikan Operasional TPS3R Bala Puri Resik Desa Penatih Dangin Puri   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meresmikan operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuce Recycle (TPS3R) Bala Puri Resik Desa Penatih Dangin Puri yang dirangkaikan dengan Melaspas dan Mendem Pedagingan bertepatan dengan Purnama Sasih Kaenem, […]

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  12  Juli  2020   Walikota Rai Mantra Suport Lomba Layangan Virtual   BALI,  INDEX  –  Pembukaan Lomba Layangan Virtual pada Minggu (12/7) siang di Pantai Sanur di dukung penuh Oleh Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra. Terlihat Walikota Rai Mantra mensuport para insan muda kreatif ini dengan ikut menyaksikan pembukaan lomba layangan ini […]

  • Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali

    Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Bangli,  Jumat  13  September  2019   Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali   Ketut Marjana selaku owner Toya Devasya (Foto/ist)   BALI,  INDEX  –  Toya Devasya terus berinovasi untuk menjadi destinasi wisata favorit di Kintamani. Inovasi terbaru yang dilakukan yakni dengan menghadirkan wahana water sport di Danau Batur, Kintamani. Toya Devasya ikut […]

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  04  April  2024

expand_less