Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 610
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid-19, Operasi Patuh Lodaya 2020 Sat Lantas Polres Majalengka Bagi Masker Kepada Masyarakat Pengguna Jalan

    Cegah Covid-19, Operasi Patuh Lodaya 2020 Sat Lantas Polres Majalengka Bagi Masker Kepada Masyarakat Pengguna Jalan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Majalengka,  Senin  03  Agustus  2020   Cegah Covid-19, Operasi Patuh Lodaya 2020 Sat Lantas Polres Majalengka Bagi Masker Kepada Masyarakat Pengguna Jalan   JABAR,  INDEX – Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, Jawa Barat menggelar Operasi Patuh Lodaya 2020 di wilayah Majalengka dengan cara Hunting, Senin (03/08/2020). Di hari ke 12 Operasi Patuh Lodaya 2020, Anggota Sat […]

  • Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day

    Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis  09  Maret  2023   Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day   Bali,  Index  – Untuk merayakan hari International Women’s Day yang jatuh pada tanggal 08 Maret 2023,  Bali Safari Park mempersembahkan event special sebagai bentuk apresiasi terhadap para visitors wanita. Persembahan berupa berbagai macam kegiatan seperti Fun activities, Talk […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  23  Agustus   2025 Renungan  Joger  

  • Dr(c) I Made Supartha, S.H.,M.H : Reformasi Hukum Pidana berdampaknyata bila Sinergi Legislatif, Eksekutif, Aparat Penegak Hukum, Akademisi berjalan efektif

    Dr(c) I Made Supartha, S.H.,M.H : Reformasi Hukum Pidana berdampaknyata bila Sinergi Legislatif, Eksekutif, Aparat Penegak Hukum, Akademisi berjalan efektif

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle 110
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 17 April  2026 Dr(c) I Made Supartha, S.H.,M.H : Reformasi Hukum Pidana berdampaknyata bila Sinergi Legislatif, Eksekutif, Aparat Penegak Hukum, Akademisi berjalan efektif   Ketua Pansus TRAP DPRD Bali , Dr.(c) I Made Supartha, S.H.,M.H., di acara sosialisasi nasional reformasi hukum pidana yang digelar Kementerian Hukum Republik Indonesia wilayah Bali, Jumat (17/04/2026).   […]

  • OJK  Bali  Evaluasi  Program TPAKD 2024

    OJK  Bali  Evaluasi  Program TPAKD 2024

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  07  Pebruari  2025 OJK  Bali  Evaluasi  Program TPAKD 2024   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali melaksanakan forum koordinasi TPAKD se-Provinsi Bali dalam rangka evaluasi pelaksanaan program kerja TPAKD Provinsi Bali dan TPAKD 9 Kabupaten/Kota di Bali Tahun 2024 pada Senin (20/01/2025). Forum koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala OJK Provinsi […]

  • Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y

    Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu 10 Juli  2021   Polda Jabar Gagalkan Peredaran 1,5 Juta Butir Obat Terlarang Berlogo LL dan Y   Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Kepolisian Daerah (Polda) Jabar melalui Subdit lll Dit Resnarkoba Polda Jabar berhasil mengungkap dan menggagalkan 1,5 juta butir obat terlarang berlogo LL dan Y hasil produksi pabrik rumahan yang siap diedarkan di […]

expand_less