Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  09  Juli  2024 Renungan  Joger

  • Dewan Setujui Ranperda APBD Kota Denpasar TA. 2020

    Dewan Setujui Ranperda APBD Kota Denpasar TA. 2020

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  16  November  2019   Dewan Setujui Ranperda APBD Kota Denpasar TA. 2020   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya negara saat Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Jumat (15/11/2019).   ” Sebut Ideal dan Proporsional Dukung Pembangunan Menuju Kesejahteraan Rakyat”   BALI,  INDEX  –  Sidang Paripurna ke-9 […]

  • Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan

    Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 28 Agustus 2023 Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan   Lurah Serangan, I Wayan Karma bersama Pokdarwis Desa Wisata Serangan, I Wayan Sutarja Putra saat menerima penghargaan Desa Wisata Serangan sebagai Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan saat acara puncak program Anugerah Desa […]

  • Perumda  Banyumili  Rembang 

    Perumda  Banyumili  Rembang 

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jawa  Tengah, Senin 17  April  2023 Perumda  Banyumili  Rembang  

  • KPK Tangkap 5 Orang dalam OTT Terkait Suap Proyek di Lampung Tengah

    KPK Tangkap 5 Orang dalam OTT Terkait Suap Proyek di Lampung Tengah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  10  Desember  2025 KPK Tangkap 5 Orang dalam OTT Terkait Suap Proyek di Lampung Tengah     Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang, termasuk Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan ini merupakan OTT kedelapan yang dilakukan KPK sepanjang 2025. KPK telah mengamankan Bupati […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  09  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

expand_less