Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 553
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  09  Agustus   2025 Renungan  Joger  

  • Bupati Tabanan Hadiri Penyineban Rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pura Basukian Puseh Jagat Besakih

    Bupati Tabanan Hadiri Penyineban Rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pura Basukian Puseh Jagat Besakih

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Tabanan , Minggu  04  Februari  2024 Bupati Tabanan Hadiri Penyineban Rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pura Basukian Puseh Jagat Besakih   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Prosesi Upacara Penyineban serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nubung Pedagingan, Pedudusan Agung dan Tawur Balik Sumpah di Pura Basukian Puseh Jagat, Besakih, Karangasem, dihadiri oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, […]

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bangli,  Kamis 01 Desember 2022 Aksi Sosial Dan Berbagi, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bangli   Bali,  indonesiaexpose.co.id –  Setelah sebelumnya melaksanakan aksi sosial donor darah di markas PMI Kabupaten Bangli, pada Rabu (30/11/2022), Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bangli yang dipimpin oleh Ny. Suardini Giri Putra kembali menggelar aksi sosial mengunjungi dan berbagi, pada Kamis (1/12/2022). […]

  • Koran  Umum  Investigasi  Indonesia  Expose & www.indonesiaexpose.co.id, Index Tv Channel

    Koran  Umum  Investigasi  Indonesia  Expose & www.indonesiaexpose.co.id, Index Tv Channel

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 25 September 2024 Koran  Umum  Investigasi  Indonesia  Expose & www.indonesiaexpose.co.id, Index Tv Channel  

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Bangli, Sabtu 01 Oktober 2022

  • Renungan Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  13  Mei 2023 Renungan Joger  

expand_less