Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  20  November  2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 05 Desember  2024 Renungan  Joger  

  • Tingkatkan Peran Kaum Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19, PKK Kecamatan Denut Ucapkan Ikrar dan Tandatangani Kesepakatan

    Tingkatkan Peran Kaum Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19, PKK Kecamatan Denut Ucapkan Ikrar dan Tandatangani Kesepakatan

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  12  Juli  2020   Tingkatkan Peran Kaum Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19, PKK Kecamatan Denut Ucapkan Ikrar dan Tandatangani Kesepakatan     BALI,  INDEX  –   Ketua PKK Banjar Kertajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara mengucapkan Ikrar dan Penandatanganan kesepakatan bersama tentang kepatuhan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di Banjar Kertajati pada […]

  • Walikota Denpasar  I.G.N Jaya Negara Hadiri Bali Kiteboarding Competition  di Sanur Village Festival

    Walikota Denpasar  I.G.N Jaya Negara Hadiri Bali Kiteboarding Competition  di Sanur Village Festival

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 20 Agustus 2022 Walikota Denpasar  I.G.N Jaya Negara Hadiri Bali Kiteboarding Competition  di Sanur Village Festival   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Walikota Denpasar I.G.N Jayanegara menghadiri Bali Kiteboarding Competition Open Series #2 yang merupakan rangkaian acara Sanur Village Festival Ke-15, berlangsung di Hyatt Regency Bali (Pantai Duyung), Sabtu (20/08/2022). Tampak Walikota Denpasar didampingi oleh […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  02  Mei  2020   Renungan  JOGER  

  • Desa Pemecutan Kelod Gencarkan Pembinaan Prokes.

    Desa Pemecutan Kelod Gencarkan Pembinaan Prokes.

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  04  Oktober  2020   Desa Pemecutan Kelod Gencarkan Pembinaan Prokes. Pemerintah Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat menggelar Pembinaan Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) pada minggu (4/10/2020).   BALI,  INDEX  – Pemerintah Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat menggelar Pembinaan Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Corona […]

expand_less