Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 670
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  20  Juni  2020

  • Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu 06 Mei  2020   Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang     BALI, INDEX  – Selama empat bulan pertama di tahun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tercatat melayani 36 ribu pergerakan pesawat udara dan 4,7 juta penumpang. Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak […]

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  17  Oktober  2020

  • Transmisi Lokal, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 1 Orang

    Transmisi Lokal, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 1 Orang

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 19 Mei 2020   Transmisi Lokal, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 1 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai BALI, INDEX  –  Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah pada Selasa (19/5). Dimana, 1 orang dinyatakan positif Covid-19, yang bersangkutan ketahui seorang perempuan […]

  • Update, Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

    Update, Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  07  Agustus  2020     Update, Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 9 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali fluktuatif. Per hari Kamis (6/8) tercatat penambahan kasus sembuh sebanyak 8 […]

  • Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner

    Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  13  April  2019   Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner   RS Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Jl. Moch Toha No 369 Kota Bandung (Foto:A.Hasibuan/indonesiaexpose.co.id) JAWA BARAT, INDEX –  Rumah Sakit Bhayangkara TK. II Sartika Asih Bandung Polda Jabar, saat ini […]

expand_less