Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  12  Oktober  2021

 

Menkeu: UU HPP Upaya Optimalkan Penerimaan Negara yang Berkeadilan


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) menjadi salah satu tonggak bersejarah reformasi perpajakan yang menjadi bagian dari reformasi struktural untuk mencapai Indonesia Maju melalui fondasi sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Reformasi perpajakan juga menjadi bagian dari proses berkelanjutan upaya percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional melalui penataan ulang sistem perpajakan agar lebih kuat di tengah tantangan pandemi dan dinamika masa depan yang harus terus diantisipasi.

“Asas dari peraturan perpajakan yang ingin dibangun di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah perpajakan harus menimbulkan keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/10/2021).

Menkeu mengatakan bahwa tujuan UU HPP ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menkeu, pemulihan ekonomi dan pembalikan pertumbuhan membutuhkan banyak sekali sumber daya, yang harus didesain secara sangat hati-hati dan detail. Pemerintah menggunakan semua instrumen yang ada dalam APBN seperti perpajakan baik pajak dan bea cukai, PNBP, belanja negara, belanja daerah, dan pembiayaan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi tersebut.

“Kita juga ingin melalui Undang-Undang ini mengoptimalkan penerimaan negara, mewujudkan sistem pajak yang berkeadilan dan memberikan kepastian hukum, serta melaksanakan reformasi administrasi, serta kebijakan perpajakan yang makin harmonis dan konsolidatif untuk memperluas juga basis perpajakan kita di era globalisasi dan teknologi digital yang begitu sangat mendominasi,” lanjut Menkeu.

Selanjutnya, tujuan keempat dari UU HPP ini adalah pemerintah ingin terus meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. Menkeu melanjutkan bahwa langkah reformasi yang diambil melalui UU HPP ini melalui beberapa hal, yaitu dengan melakukan penguatan administrasi perpajakan (KUP), program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS), serta perluasan basis perpajakan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan melalui perbaikan kebijakan dalam PPh, PPN, cukai dan pengenalan pajak karbon.

“Muatan dalam Undang-Undang ini adalah undang-undang yang menyangkut pajak penghasilan (PPh), untuk (perubahan) UU pajak penghasilan ini berlaku mulai tahun pajak 2022. Kemudian muatan kedua menyangkut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru akan mulai berlaku 1 April 2022. Jadi perubahan di PPN tidak berlaku pada tanggal 1 Januari 2022, namun 1 April 2022 dan memberikan waktu untuk kita terus memberikan komunikasi dan terus menyampaikan ke publik mengenai struktur dari PPN ini,” kata Menkeu.

Muatan UU HPP yang ketiga adalah yang menyangkut Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) yang berlaku mulai sejak Undang-undang ini diundangkan. Yang keempat, adalah program pengungkapan sukarela yang berlaku hanya 6 bulan sejak tanggal 1 Januari hingga 30 Juni 2022. Kelima, elemen pajak karbon yang baru mulai berlaku tanggal 1 April 2022, namun mengikuti peta jalan di bidang karbon. Dan yang keenam adalah perubahan di bidang UU cukai yang berlaku sejak tanggal diundangkan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  9  April  2021

  • Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar

    Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 01 Juni 2025 Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat secara resmi melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah […]

  • Bupati Badung Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka, Perkuat Ruang Terbuka Hijau

    Bupati Badung Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka, Perkuat Ruang Terbuka Hijau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle 110
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa  03  Maret  2026 Bupati Badung Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka, Perkuat Ruang Terbuka Hijau    Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Bupati Resmikan Lapangan Dan Taman Desa Adat Angantaka.Foto/hms   Bali, indonesiaexpose.co.id —   Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperluas ruang terbuka hijau kembali diwujudkan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan […]

  • Dukung Presidensi G20, KPKNL Mataram Lelang Produk UMKM di Mandalika

    Dukung Presidensi G20, KPKNL Mataram Lelang Produk UMKM di Mandalika

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 11 Februari 2022   Dukung Presidensi G20, KPKNL Mataram Lelang Produk UMKM di Mandalika (Foto/Ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram mengadakan Lelang Amal Produk UMKM Lombok pada Rabu (09/02), secara hybrid di observation deck Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung agenda Presidensi G20 […]

  • Ketua DPP  PDI Perjuangan Puan Maharani :  Ada Kemungkinan Kongres PDIP Berlangsung di Bali

    Ketua DPP  PDI Perjuangan Puan Maharani :  Ada Kemungkinan Kongres PDIP Berlangsung di Bali

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 30 Juli 2025 Ketua DPP  PDI Perjuangan Puan Maharani :  Ada Kemungkinan Kongres PDIP Berlangsung di Bali   Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Puan Maharani di The Meru, Denpasar, Bali, pada Rabu (30/7/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Konsolidasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bali pada 1-3 Agustus 2025 dikabarkan akan menjadi Kongres […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  04  Mei 2024 Renungan  Joger

expand_less