Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Guru adalah kunci kemajuan pendidikan gerakan Sekolah yang menyenangkan

Guru adalah kunci kemajuan pendidikan gerakan Sekolah yang menyenangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Labuan Bajo, Minggu 28 November 2021

 

Guru adalah kunci kemajuan pendidikan gerakan Sekolah yang menyenangkan

 

Kepala SMKN 1 Labuan Bajo   Stefanus Satu, S.Pd (Foto/Ist)

NTT,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) umumnya dan SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) khususnya, pada tahun 2021 ini didorong oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk menjadi SMK yang menyenangkan. Idealisme Kemendikbud Ristek itu dikemas dalam satu program yang populer disebut “Gerakan Sekolah Menyenangkan” (GSM). Pelaksanaan program itu berbasis pada konsep link and match antara proses pembelajaran teoretis di sekolah dengan realitas konkret.

Saya kira, kehadiran GSM ini memang sangat kontekstual sekarang mengingat ada begitu banyak sekolah yang masih sulit untuk mendapatkan peserta didik baru (PD) pada awal tahun ajaran, masih adanya tawuran PD dan masih sulit untuk dapat mendorong peningkatan kualitas yang menjadi goal sekolah. Citra sekolah yang menyenangkan tentu berimbas pada tingginya animo dan antusiasme siswa untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tertentu.

GSM merupakan gerakan yang mengupayakan penumbuhan kesadaran akan sekolah sebagai institusi yang tugas pokok dan fungsinya memberikan pelayanan pendidikan dan pembelajaran kepada peserta didik. Titik fokus perhatian adalah bagaimana peserta didik merasa senang atau bahagia berada di lingkungan sekolah.

Pertanyaan yang menggelitik untuk menjadi refleksi kita semua dalam upaya memahami GSM ini adalah siapa yang paling berperan dalam mengembangkan GSM ini? Bagaimana seharusnya peran yang dimainkan oleh ‘subyek sentral’ itu dalam menjabarkan ideal sekolah yang menyenangkan tersebut?

Salah satu pihak di internal sekolah yang turut berperan dalam upaya menciptakan sekolah sebagai satu institusi yang menyenangkan adalah guru. Guru diharapkan mampu untuk “mendandani” dirinya sendiri dengan berbagai kemampuan baik hardskill maupun softskill. Guru perlu memiliki suatu pemahaman bahwa merekalah pemilik sekolah yang wajib memberikan pelayanan prima kepada semua pemangku kepentingan sekolah. Kegagalan pelayan pendidikan dan pembelajaran baik secara individu maupun kelompok justru berdampak negatif terhadap pencitraan dan keberlanjutan sekolah yang bersangkutan.

Melalui siaran tertulis yang di terima redaksi indonesiaexpose.co.id, Minggu (28/11/2021) di jelaskan, bagaimana guru seharusnya memainkan peran dalam mewujudkan sekolah menyenangkan. Pertama, guru merupakan figur yang dapat dijadikan contoh, digugu dan ditiru oleh peserta didiknya. Tentu, dalam hal ini menjadi contoh dan dapat ditiru untuk hal-hal yang baik. Semboyan Ki Hajar Dewantara yang terkenal, yakni Ing Ngarso Sung Tulodho, di depan memberikan contoh, Ing Madya Mangun Karso, di tengah memberikan semangat dan Tut Wuri Handayani, di belakang memberikan dorongan, menjadi pola dan pegangan bagi guru dalam seluruh aktivitasnya ketika berhadapan dengan peserta didik.

Dalam konteks disiplin, guru menjadi orang terdepan dalam mengajarkan disiplin melalui sikap dan perilaku yang dapat dijadikan contoh dan ditiru oleh peserta didik. Model pembelajaran dengan mengedepankan banyak contoh yang dapat ditiru akan lebih mudah diikuti oleh peserta didik. Ketika guru memberikan contoh disiplin dengan datang lebih awal di sekolah, datang lebih awal di kelas dan tidak pulang sebelum waktunya untuk pulang, sebenarnya secara tidak langsung mengajarkan kepada peserta didik untuk dapat mengelola dan menghargai waktu. Karena siapa dapat mengelola waktu dengan baik, dijamin akan sukses dalam memperjuangkan asa dan cita-citanya.

Ketika guru memberikan contoh melalui salam, senyum, sapa, santun dalam bertutur, berarti guru telah mengajarkan untuk saling menghargai sebagai sesama makluk sosial dan berbudaya. Ketika guru menampilkan cara berpakaian yang rapi dan sopan, maka sebenarnya guru mengajarkan bagaimana mencintai dan menghargai diri kita sendiri.

Kemampuan guru dalam menampilkan hal-hal di atas di hadapan peserta didik akan memunculkan penilaian positip peserta didik terhadap pendidik dan akan dijadikannya sebagai tokoh model yang dibanggakannya. Semakin banyak tokoh model yang dibanggakan peserta didik di sekolahnya akan membuat peserta didik betah dan senang berada di sekolah karena selalu bertemu dengan guru yang dibanggakannya. Guru telah berhasil membuat sekolahnya menyenangkan bagi peserta didiknya.

Kedua, aspek pelayanan. Masih kuat dalam ingatan kita sebagai seorang guru akan ungkapan ‘tamu adalah raja’ (guest is the king). Dalam nada yang sama, seorang guru mesti menganggap peserta didik sebagai raja yang mesti mendapat layanan prima (excellent service). Ungkapan ini menyegarkan memori kita akan tugas guru sebagai seorang pelayan. Tugas guru sebagai tuan rumah (host) yang baik adalah memberikan pelayanan yang prima kepada setiap stakeholder sekolah.

Peserta didik adalah tamu yang wajib mendapat pelayanan prima dari sekolah. Mendapat pelayanan pembelajaran dan pendidikan dari guru sebagai tuan rumah adalah “hak peserta didik” yang perlu dan wajib dipenuhi. Kurangnya pemahaman guru sebagai seorang pelayan, berdampak pada semakin seringnya guru terlambat sampai di sekolah, terlambat masuk di kelas, terlambat menyerahkan rapor, tidak memberikan kesempatan peserta didik menjawab dan bertanya, kurangnya memberikan konseling kepada peserta didik yang memiliki problematika secara akademis dan sosial.

Hal ini mengindikasikan pembelajaran tidak berpihak kepada peserta didik (student centre). Pembelajaran yang tidak berpihak pada peserta didik melahirkan peserta didik yang pasrah, menerima apa adanya, sulit berinovasi, kreatif dan mandiri bahkan pembelajran tersebut terasa membosankan dan membuat jenuh. Tentu saja, kondisi semacam ini berdampak pada penilaian yang tidak menyenangkan untuk guru dan sekolah.

Ketiga, penyajian materi yang hanya satu arah (monologis). Guru sebagai pengajar terkadang sulit melakukan evaluasi diri terhadap cara mengajar. Kesulitan dan kurangnya referensi metode mengajar guru, justru melahirkan cara mengajar yang hanya satu arah, textbook, catat buku sampai habis. Guru sangat dominan berperan aktif dalam pembelajaran. Ada kesan bahwa kita menerapkan “cara belajar guru aktif, bukan cara belajar siswa aktif”. Cara ini sangat kontradiktif dengan Program Merdeka Belajar dengan Pembelajaran Paradigma Baru, yaitu pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik, menggairahkan, menyenangkan, aktif, inovatif, kreatif dan mandiri.

Gerakan Sekolah Menyenangkan adalah wajah sekolah yang diperlihatkan melalui guru. Guru yang menjadi figur model dan kebanggaan, memberikan pelayanan yang prima serta mampu mengubah suasana pembelajaran menjadi suasana yang berpihak kepada peserta didik menjadi media reklame bagi sekolah. Media yang selalu menyuarakan keunggulan sekolah tersebut. Jika guru menerapkan secara optimal beberapa ‘kualitas diri’ di atas, maka sekolah benar-benar menjadi ‘rumah belajar’ yang menyenagkan bagi peserta didik.

(090)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR 

    Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR 

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  08 Februari 2025 Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR   LSPR Bali gelar Media Gathering 2025 dengan tema “Strengthening Collaboration, Inspiring Education”,bertempat di Di Auditorium Kampus LSPR Bali, Jumat 7 Pebruari 2025.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi dengan insan media di Bali, LSPR Bali dengan bangga menggelar Media […]

  • Menparekraf: F1PowerBoat Buktikan Danau Toba Layak Jadi Lokasi Event Internasional

    Menparekraf: F1PowerBoat Buktikan Danau Toba Layak Jadi Lokasi Event Internasional

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Balige,  Senin  27   Februari 2023 Menparekraf: F1PowerBoat Buktikan Danau Toba Layak Jadi Lokasi Event Internasional   (Foto/ist)   “Bangkitkan ekonomi dan buka lapangan kerja’. Sumatra Utara, indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan ajang balap kapal cepat paling bergengsi dunia F1PowerBoat di Destinasi Pariwisata Super […]

  • Bareskrim Bongkar Situs Judi Online –  Live  Adegan Seks Streaming 

    Bareskrim Bongkar Situs Judi Online –  Live  Adegan Seks Streaming 

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  27  Oktober  2021   Bareskrim Bongkar Situs Judi Online –  Live  Adegan Seks Streaming Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri membongkar situs web 19.love.me yang melayani judi online, yang  sekaligus menayangkan adegan seks melalui streaming.   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri membongkar situs web 19.love.me yang melayani judi online, yang  […]

  • BI Bali Gelar ‘QRIS Jelajah Indonesia 2024’

    BI Bali Gelar ‘QRIS Jelajah Indonesia 2024’

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  14  Juli  2024 BI Bali Gelar ‘QRIS Jelajah Indonesia 2024’     Bali, indonesiaexpose.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan ‘QRIS Jelajah Indonesia 2024’ dalam rangka mengkampanyekan perluasan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia khususnya di Provinsi Bali.QRIS Jelajah Indonesia 2024 Provinsi Bali dibuka secara resmi pada hari Jum’at (12/7/2024) yang dibuka […]

  • Puluhan Driver Pariwisata Bali  Kembali  Geruduk  DPRD Bali

    Puluhan Driver Pariwisata Bali  Kembali  Geruduk  DPRD Bali

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  26  Pebruari  2025 Puluhan Driver Pariwisata Bali  Kembali  Geruduk  DPRD Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Jilid dua,  puluhan Driver Pariwisata Bali  Kembali  Geruduk  DPRD Bali, Selasa 25 Pebruari 2025. I Made Darmayasa selaku koordinator aksi menyampaikan pada aksi jilid kedua ini pihaknya menuntut hal yang sama, namun membawa unsur kelokalan Bali yang peduli […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  21   September  2025 Renungan  Joger

expand_less