Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta, Jumat  17  Desember  2021

 

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas Yang Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

 

Daerah Istimewa Yogyakarta indonesiaexpose.co.id –   Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat koordinasi analisa dan evaluasi (Anev) Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, di Yogyakarta, Jumat (17/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), soal peran utama dari fungsi pengawasan adalah untuk tetap menjamin suatu organisasi berjalan sebagaimana mestinya agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

“Baik perencanaannya, kesiapan SDM-nya, logistiknya, bagaimana pemanfaatan penggunaan anggaran. Sehingga betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Karena memang basis dari kinerja berbasis anggaran bagaimana pertanggungjawabkan semua, sehingga akuntabel, efektif dan efisien,” kata Sigit mengawali pengarahannya.

Di dalam organisasi Polri, Sigit menekankan bahwa Itwasum Polri merupakan salah satu bagian yang sentral. Sigit mengibaratkan bahwa, Itwasum adalah seorang wasit di dalam pertandingan olahraga. Yang dimana, harus mampu bersikap tegas ketika adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.

“Ibarat suatu pertandingan olahraga rekan-rekan adalah seorang wasit yang mampu menjadi wasit yang tegas. Sehingga pertandingan bisa berjalan dengan baik, berjalan dengan fair, tidak ada pemain yang melakukan pelanggaran, offside atau bahkan kita ikut larut ke dalam salah satu klub pemain,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Sebagai wasit yang tegas, kata Sigit, harus tahu kapan mesti mengeluarkan kartu kuning dan kartu merah. Bahkan, juri lapangan itu juga bisa mengeluarkan pemain dalam suatu pertandingan apabila melakukan pelanggaran yang keras.

“Sehingga pada saat waktunya melihat kapan ini harus diberikan kartu kuning. Rekan-rekan juga tidak ragu-ragu kapan diberikan kartu merah. Bahkan rekan-rekan juga bisa meminta pemain keluar,” ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Analogi itu, kata Sigit, Itwasum harus berperan sebagai pihak yang memastikan bahwa Polri sudah sesuai dengan tugas pokoknya yakni, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Sehingga, tingkat kepercayaan masyarakat akan terus meningkat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

“Sehingga betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya melindungi, melayani dan mengayomi secara profesional. Kemudian muncul kepercayaan. Karena pelayanan yang baik dan kemudian harapan kita kepuasan publik yang tentunya akan makin meningkat. Kepercayaan publik akan semakin meningkat tentunya ini sangat baik untuk organisaisi kedepan. Penting sekali kepercayaan dan kepuasan publik. Sehingga Polri hadir dilapangan betul-betul dicintai masyarakat,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada Itwasum Polri untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis. Perkembangan teknologi informasi dan tantangan lainnya, kata Sigit, Polri harus bisa cepat beradaptasi dengan hal tersebut.

“Demikian juga disikapi seluruh personel Polri untuk betul-betul kemudian bisa atasi ini semua. Tentunya peran dari Itwasum Polri selalu mengingatkan dan memanfaatkan perkembangan lingkungan strategis yang ada. Seperti pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana mau tidak mau kita harus transparan dan akuntabel. Ini menjadi harapan publik yang terus berkembang dan kita mengawal serta menjaga agar organisasi betul-betul mencapai tujuan dengan baik,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan soal transformasi menuju Polri Presisi di bidang pengawasan yang mencakup pengawasan terhadap seluruh bidang transformasi organisasi, operasional dan pelayanan publik. Itwasum Polri harus memastikan mengawal hal itu berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.

Terkait manajemen pengawasan, Sigit menyampaikan harus meliputi, memberikan penjaminan kualitas, memberikan konsultasi, perumusan kebijakan, pengembangan dan perencanaan, memberikan arahan dan bimbingan teknis, serta pendampingan kegiatan.

Dari semua hal itu nantinya diharapkan, terjadinya pelaksanaan audit, reviu, pemantauan tindaklanjut, evaluasi, sosialisasi, dan asistensi serta pengendalian mutu. Sehingga dapat terwujud proses manajemen yang terlaksana dengan baik.

Terkait hal itu, Sigit mengungkapkan, Posko Presisi yang dibentuknya masih terus melakukan pengawasan terkait dengan hal tersebut. Penilaian itu dilaksanakan dalam rangka adanya satu ukuran baik dari kuantitas maupun kualitas.

“Terkait program transformasi di bidang pengawasan sudah disampaikan ada 3 hal, pengawasan oleh pimpinan pada setiap kegiatan, penguatan di fungsi pengawasan dan pembentukan fungsi pengawasan masyarakat. Dimana dari 3 program itu pencapaiannya hampir 100 persen jadi dalam hal ini saya ucapkan selamat ke rekan-rekan,” kata Sigit.

Sigit menekankan soal penanganan aduan masyarakat ke aparat kepolisian. Saat ini, kata Sigit, Polri telah memiliki wadah Dumas Presisi dan Dumas Surat. Karenanya, Ia meminta jajarannya agar melakukan tindaklanjut dari pengaduan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang responsif, komunikatif, manajemen pengaduan yang baik, petugas yang profesional, perkembangan penanganan dan Hotline pengaduan.

“Sehingga aduan masyarakat bisa kita tindaklanjuti. Bila kita melakukan langkah-langkah keliru maka muncul masalah baru. Yang tadinya aduan tidak benar tapi kita tidak pas menanggapinya itu jadi masalah baru. Harapan masyarakat harus bisa terjawab. Kalau bisa lakukan pengawalan, harapan masyarakat pasti aduan ditindaklanjuti,” ujar Sigit.

Sigit juga menyinggung fenomena di media sosial yang kerap mengangkat pelanggaran dari personel kepolisian. Ia juga membahas kemunculan beberapa tagar Bahkan, muncul stigma tidak viral maka proses hukum tidak berjalan.

Terkait fenomena itu, Sigit menekankan harus ada proses evaluasi untuk menghilangkan stigma yang berkembang di masyarakat. Menurut Sigit, evaluasi itu menjadi bagian dari Polri dewasa ini yang tidak anti-kritik terhadap masukan dari masyarakat.

“Ini waktunya kita berbenah untuk melakukan hal yang lebih baik. Bagaimana kita melihat perkembangan medsos terkait peristiwa yang diupload. Ini menjadi tugas kita semua,” jelas Sigit.

Menurut Sigit, semua personel kepolisian saat ini harus mampu keluar dari zona nyaman. Hal itu demi mewujudkan harapan masyarakat sebagai Polri yang dicintai dan diharapkan.

Oleh karena itu, Sigit menyebut, harus ada jiwa kepemimpinan yang kuat dan melekat di setiap personel Korps Bhayangkara. Pemimpin, kata Sigit, harus memberikan pelayanan, membawa visi-misi organisasi, memahami lapangan, cepat mengambil keputusan, dan memahami kesulitan anggota.

“Ini harus diberikan pemahaman. Sehingga level manager dari bawah sampai atas menyesuaikan. Harapan saya menjadi pemimpin melayani bukan dilayani. Jadi tolong dibantu mengawasi,” tutup Sigit.

(Tim-078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kuta, Minggu  04  Desember  2022   Gubernur Bali, Wayan Koster, Apresiasi Penerbangan Perdana Garuda GA 871 dari  Seoul (Incheon) – Denpasar (Bali) Gubernur Bali Wayan Koster sambut wisatawan penerbangan  maskapai GA 871 Seoul – Denpasar (Bali) dengan kalungkan bunga di Bandara Ngurah Rai, Bali,  Minggu (4/12/2022) sore. Bali, indonesiaexpose.co.id – Bandara Internasional I Gusti Ngurah […]

  • Pertama di Indonesia, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Terapkan  Pembayaran Bea Cukai Berbasis QRIS

    Pertama di Indonesia, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Terapkan  Pembayaran Bea Cukai Berbasis QRIS

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kuta, Kamis  28  Oktober  2021 Pertama di Indonesia, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Terapkan  Pembayaran Bea Cukai Berbasis QRIS     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Balinusra dan Bank Mandiri menyelenggarakan acara Launching Digitalisasi Pembayaran Berbasis QRIS di Kawasan Bea Cukai Ngurai Rai sebagai seremoni keberhasilan […]

  • Index

    Index

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  23  Agustus  2023

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  24  Agustus  2019   Renungan  JOGER  

  • Teteskan Vaksin, Ketua TP PKK Ny. IA. Selly Mantra Ajak Berantas Polio

    Teteskan Vaksin, Ketua TP PKK Ny. IA. Selly Mantra Ajak Berantas Polio

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  25  Oktober  2019   Teteskan Vaksin, Ketua TP PKK Ny. IA. Selly Mantra Ajak Berantas Polio     Ketua TP PKK Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra berfoto bersama dengan balita saat pelaksanaan peringatan Hari Polio Sedunia di Puskesmas I Dennpasar Selatan, Kamis 24/10.   BALI,  INDEX  –  Pencegahan penyakit polio lewat pemberian […]

  • Penkab  Beltim Resmi Luncurkan Aplikasi Sistem Monitoring Pembangunan Partispatif (SIMPOR).

    Penkab  Beltim Resmi Luncurkan Aplikasi Sistem Monitoring Pembangunan Partispatif (SIMPOR).

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Belitung timur, Jumat 2 Juli 2021   Penkab  Beltim Resmi Luncurkan Aplikasi Sistem Monitoring Pembangunan Partispatif (SIMPOR).     Bangka Belitung, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur resmi meluncurkan Bangkit Berdaya Online (BBO) dan Aplikasi Sistem Monitoring Pembangunan Partispatif (SIMPOR). Peluncuran dilaksanakan yang ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Bupati Beltim Burhanudin di Auditorium Zahari MZ, […]

expand_less