Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 21 Februari 2022

 

Rangkaian Prosesi Nyepi Termasuk Nyomya Ogoh Ogoh di Kota Denpasar Disepakati Dengan Pembatasan dan Disiplin Protokol Kesehatan.

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelaksanaan prosesi rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1944 di Kota Denpasar mulai dari pelaksanaan Melasti, Tawur Agung Kesanga dan prosesi Pengerupukan yang biasanya diisi dengan Nyomya Ogoh-ogoh dilaksanakan dengan pembatasan dan disiplin prokes.

Hal tersebut terungkap dalam rapat penegasan pelaksanaan prosesi Hari Suci Nyepi, Senin (21/2) yang dipimpin Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di ruang rapat Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Dandim 1611 Badung Kol.Inf. Dody Trio Hadi, Wakapolresta AKBP Wayan Jiartana, Ketua MDA Denpasar AA. Ketut Sudiana seluruh Bendesa Adat, Pesikian Pecalang dan Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar.

Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Suci Nyepi dapat berjalan dengan baik dan dilaksanakan dalam pembatasan perserta serta disiplin prokes. Hal ini juga sesuai dengan Interuksi Menteri Dalam Negeri No. 10 Tahun 2022 tentang PPKM yang intinya tidak adanya pelarangan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan, adat, budaya dan olahraga. Namun pelaksanaan ini dapat dilakukan dengan pembatasan keterlibatan peserta 50 persen dan dengan prokes yang ketat.

“Dalam Instruksi Mendagri tidak ada pelarangan dalam pelaksanaan kegiatan adat, agama dan budaya di masyarakat, namun agar dilakukan dengan pembatasan peserta dan disiplin prokes,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan perkembangan pandemi covid di Kota Denpasar dalam sepekan ini menunjukkan trend penurunan sementara tingkat kesembuhan sudah mulai meningkat dan cakupan vaksinasi juga sudah melebihi target sasaran. Perkembangan kasus ini dapat tetap kita antisipasi bersama dalam pelaksanaan upacara adat, agama dan kebudayaan Hari Suci Nyepi dengan pelaksanaan yang aman dan nyaman.

Di Kota Denpasar terdapat 35 Desa Adat dengan pelaksanaan prosesi Nyepi yakni Melasti dilaksanakan di enam lokasi wilayah tempat Pemelastian. Hal ini hendaknya dapat diatur dengan baik seperti pembatasan peserta dan waktu pelaksanaan dengan pengaturan waktu sehingga tidak terjadi kerumunan yang padat. Begitu juga dengan pelaksanaan prosesi Nyomya Ogoh-ogoh yang dapat diatur dimasing-masing desa adat dengan pembatasan peserta dan disiplin prokes.

Disampaikan pula dengan sinergitas bersama aparat TNI, Polri, pecalang desa adat, satgas Desa/Kelurahan dan Sabha Upadesa dapat menjaga keamanan dan ketertiban serta disiplin prokes.

” Tidak ada pelarangan namun kami tekankan pada “Desa Mawecara” sesuai dengan Dresta Desa Adat masing masing bagaimana pelaksanaan yang sudah menjadi tradisi di masing-msing desa dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi, dapat diatur dalam pembatasan peserta dan disiplin prokes,” ujar Jaya Negara, sembari mengajak semua yang terkait untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19 dengan selalu taat dan disiplin pada prokes.

Sementara Ketua MDA Denpasar, A.A Ketut Sudiana menyampaikan pelaksanana rangkaian Hari Suci Nyepi di Kota Denpasar telah disepakati dan diputuskan dalam rapat bersama yang melibatkan Bendesa Adat, Pasikian Yowana dan Forkopimda Denpasar bahwa pelaksanaan prosesi Nyepi mulai dari Melasti, pelaksanan Tawur Kesanga dan Nyomya Ogoh Ogoh dilaksanakan dengan pembatasan dan dilakukan pengaturan di masing-masing desa adat. Teknis dilapangan dalam pembatasan tersebut juga telah diatur sesuai dengan Dresta masing masing serta pemantauan dalam pelaksanaan nya melibatkan satgas covid 19 tingkat Banjar, Desa/Kelurahan dan sinergi dengan TNI dan Polri.

“Pelaksanaan Melasti ada beberapa Desa Adat yang Ngubeng tetapi ada juga tetap melaksanakan Melasti tetapi dengan pembatasan dan Prokes yang ketat,” jelasnya.

Sementara pelaksanana “Nyomya Ogoh-ogoh” juga diatur oleh masing-masing Desa Adat dan dilakukan di wewidangan Banjar yang bersangkutan. Saat ini sedang dilakukan pendataan ogoh-ogoh di masing-masing kecamatan untuk memudahkan kontrol dalam pelaksanaan prosesi Nyomya ogoh-ogoh yang telah disepakati bersama pasikian Yowana Denpasar.

“Pelaksanaan prosesi Nyepi di wilayah Denpasar telah disepakati bersama dalam pelaksanaan secara terbatas dan disiplin prokes sesuai dengan Instruksi Mendagri dan hasil Audiensi Pasikian Yowana dengan Gubernur Bali,” tutupnya.

(Adv)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  23  November  2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  18  Oktober  2020   Renungan  JOGER    

  • I Made Suasmarajaya, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Renon Bali, dalam Acara Virtual Tourism Dialog SAKIRA : Ajak Masyarakat Investasi Emas yang tahan Inflasi dan mudah dicairkan

    I Made Suasmarajaya, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Renon Bali, dalam Acara Virtual Tourism Dialog SAKIRA : Ajak Masyarakat Investasi Emas yang tahan Inflasi dan mudah dicairkan

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 17 Mei 2022 I Made Suasmarajaya, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Renon Bali, dalam Acara Virtual Tourism Dialog SAKIRA : Ajak Masyarakat Investasi Emas yang tahan Inflasi dan mudah dicairkan   Asita Bali bersama PT Pegadaian Bali di acara virtual Tourism Dialog SAKIRA (Saatnya Kita Bicara) dengan topik ‘ Restart Your Businessi’  bertempat di […]

  • Pemkot Denpasar Terima DIPA 2020 dan Dana Transfer Daerah Sebesar Rp. 1.018 Triliun

    Pemkot Denpasar Terima DIPA 2020 dan Dana Transfer Daerah Sebesar Rp. 1.018 Triliun

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  20  November  2019   Pemkot Denpasar Terima DIPA 2020 dan Dana Transfer Daerah Sebesar Rp. 1.018 Triliun   Pemerintah Kota Denpasar menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 dan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang diserahkan Gubernur Bali, Wayan Koster dan diterima langsung Sekda Kota Denpasar, AAN. […]

  • Wabub Bangli I Wayan Diar Sampaikan Laporan LKPJ  kepala Daerah Tahun anggaran 2023 di Rapat Paripurna

    Wabub Bangli I Wayan Diar Sampaikan Laporan LKPJ  kepala Daerah Tahun anggaran 2023 di Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Bangli, Jumat  23  Februari  2024 Wabub Bangli I Wayan Diar Sampaikan Laporan LKPJ  kepala Daerah Tahun anggaran 2023 di Rapat Paripurna   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar hadiri Rapat Paripurna penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepala Daerah Tahun anggaran 2023 yang dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika pada […]

  • Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!

    Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  14  Mei  2025 Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!   Ketua DPR RI Puan Maharani (foto/hms)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya pemerataan kualitas layanan pendidikan di tanah air. Ia meminta Pemerintah memastikan bahwa seluruh anak Indonesia mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. “Hari Pendidikan Nasional […]

expand_less