Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jelang Perayaan hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) , TPID  Bali Upayakan  Jaga  Kestabilan Harga 

Jelang Perayaan hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) , TPID  Bali Upayakan  Jaga  Kestabilan Harga 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat   16   Desember  2022

Jelang Perayaan hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) , TPID  Bali Upayakan  Jaga  Kestabilan Harga

Bali, indonesiaexpose.co.id – Menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru )serta menghadapi tahun 2023, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) di Rumah Jabatan Gubernur (Jaya Sabha), Denpasar, Jumat (16/12/2022) guna mengkoordinasikan langkah-langkah pengendalian inflasi di tingkat Provinsi Bali. HLM TPID dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, serta dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Bali, BPS, Bulog serta OPD terkait.

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada TPID se-Provinsi Bali yang telah bekerja keras menjaga stabilitas harga di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah di Bali perlu melaksanakan 6 upaya pengendalian inflasi, yaitu operasi pasar, sidak ke pasar dan distributor, kerja sama dengan daerah penghasil, gerakan menanam, menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT), dan subsidi transportasi dari APBD.

Menurut Koster, isu strategis yang perlu diwaspadai, yakni penurunan pasokan beras dan produksi hortikultura (bawang merah, cabai, tomat), peningkatan wisatawan menjelang libur akhir tahun, kenaikan harga BBM non subsidi, serta tingginya permintaan canang sari pada Desember 2022 menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Permasalahan inflasi volatile food dapat terkendali sepanjang suplai bahan pangan tersedia dan mata rantai distribusi dapat dipersingkat. Oleh karena itu diperlukan peran Perumda sebagai offtaker untuk memotong biaya distribusi sejak dari petani atau pemasok ke konsumen,” ujar Gubernur Koster.

Pihaknya pun berencana untuk memperkuat peran Perumda Provinsi sebagai offtaker untuk pengadaan pangan di level provinsi. Untuk itu diperlukan kerja sama antar pemerintah kabupaten/kota tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan pangan dalam rangka pengendalian inflasi, tetapi juga mendorong pemanfaatan produk pangan lokal dalam rantai pasok provinsi Bali seperti beras Tabanan. Guna meningkatkan produksi beras Tabanan, Pemprov Bali telah menyiapkan program untuk meningkatkan kapasitas penggilingan gabah di Tabanan. Di samping itu pula mendukung realisasi BTT dari kota/kabupaten untuk pengendalian inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan inflasi di Bali terus melandai terutama di Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah di Bali seperti operasi pasar agar inflasi terus melandai, meski perlu diwaspadai ada kemungkinan inflasi akan naik pada Desember ini.

“Semua terus berupaya, semoga inflasi bisa kita kendalikan. Tadi, pak Gubernur dan seluruh Wali Kota dan Bupati berkomitmen, BUMD sudah bergerak, jadi jangan khawatir stok pangan masih ada seperti bawang, cabai, beras, minyak goreng dan telur,” kata Trisno.

Untuk pengendalian inflasi ke depan, Bank Indonesia memberikan rekomendasi jangka pendek yakni memperkuat fungsi Perumda Pangan sebagai offtaker di antaranya dengan mendorong pembiayaan dengan BPD, mengoptimalkan SiGapura sebagai pusat informasi pergerakan harga dan memperkuat akurasi data neraca pangan, diantaranya dengan menambahkan data arus keluar masuk komoditas dari dan ke Bali, melanjutkan gerakan menanam cabai dan bawang, komunikasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat seperti penggunaan televisi/running text di pasar, percepatan implementasi Perda No. 10 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi, serta optimalisasi penggunaan lahan tidur milik pemerintah daerah, utamanya untuk hortikultura.

Trisno juga menyampaikan rekomendasi jangka menengah/panjang, yaitu memperkuat branding dan meningkatkan penggunaan produk pangan lokal Bali; pembentukan BUMD Pangan bagi kabupaten yang belum memiliki sebagai operator pelaksana KAD secara profesional; pembagian (spesialisasi) fungsi offtaker BUMD berdasarkan komoditas unggulan di Bali; pembentukan Pasar Induk di Bali; peningkatan suplai dan produktivitas lahan melalui digital farming di sisi hulu untuk bahan pangan; hilirisasi komoditas hortikultura daam rangka menjaga stabilitas harga dan menjaga nilai tukar petani; serta pengadaan dan optimalisasi CAS.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menegaskan bahwa stok pangan di Kota Denpasar untuk Nataru masih tersedia. Soal beras, pihaknya mengakui masyarakat masih ‘fanatik’ atau tersugesti oleh merek tertentu yang berasal dari luar Bali karena beras tersebut dianggap pulen saat dimasak meskipun harganya cenderung mahal.

“Maka, sekarang kami pasok beras Pertiwi dari Tabanan, enak dan harganya lebih murah. Sejak kami kenalkan beras lokal ini di pasaran sudah 10 ton habis, bahkan kami tambah 15 ton lagi sampai 31 Desember, sehingga masyarakat mulai beralih,” ujar Jaya Negara.

Selain itu pihaknya juga ingin mengubah mindset masyarakat, bahwa beras Bulog itu tak seburuk yang dibayangkan selama ini. Di Denpasar, beras Bulog didatangkan dari Sudaji Buleleng dengan kualitas yang bagus.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan

    Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Beijing, Minggu  22 Oktober 2023 Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan   China,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) menggandeng Tebian Electric Apparatus (TBEA) Co., Ltd, China untuk penjajakan kerja sama studi pengembangan bisnis manufaktur kelistrikan dalam rangka mendorong percepatan transisi energi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum […]

  • Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih

    Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  Desember  2025 Komisi  IV DPR RI, ADI Wiryatama  Warning  Keras  Soal  Jatiluwih   Anggota DPR RI Komisi IV, Adi Wiryatama   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Suasana politik dan publik mendadak memanas. Anggota DPR RI Komisi IV, Adi Wiryatama, melontarkan pernyataan keras yang menggema hingga ke lereng-lereng sawah berundak Jatiluwih. Dengan nada tegas dan […]

  • Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.

    Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 09  April  2026 Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.   Bali, indonesiaexpose.co.id — Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang. Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  05  Desember  2022 Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Senin  07  September  2020

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 24 Maret 2022    

expand_less