Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Grobokan, Rabu 25  Januari  2023

Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

 

(Foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo prihatin melihat kondisi kawasan Pegunungan Kendeng yang berada di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Persentase tanaman jagung di kawasan itu lebih besar dibanding tanaman keras atau pepohonan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tidak ada penahan air di kawasan pegunungan, sehingga berkontribusi pada bencana banjir di Grobogan.

“Nah ternyata di sini ada pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM) bersama Perhutani. Bagus, tapi kan ada syarat persentase. Syaratnya itu 50 persen harus tegakan, kalau saya lihat di belakang itu 99 persen tidak ada tegakan. Semuanya ditanami jagung,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ,melalui siaran resminya, Rabu (23/1/2023).

Ganjar tak menampik jika tanaman jagung itu bagus bagi masyarakat, karena memberikan nilai tambah perekonomian. Namun, perlu juga diperhatikan terkait kondisi lingkungan dan kebutuhan tanaman keras atau pepohonan, sebagai penyangga maupun penahan air. Bila mayoritas ditanami jagung dan hujan deras karena cuaca ekstrem, maka akan berpotensi menyebabkan bencana, misalnya longsor.

“Karena apa? Karena tidak ada tanaman yang menahan,” lanjut Ganjar.

Melihat kondisi tersebut, dia langsung meminta dilakukan evaluasi terkait pemanfaatan lahan di Pegunungan Kendeng Utara itu. Berdasarkan keterangan dari pihak Perhutani selaku pemilik lahan, sebagian lahan di kawasan itu merupakan PHBM dan sebagian lagi perhutanan sosial, dengan komoditas paling besar tanaman jagung.

“Sekarang kita evaluasi. Kalau masih seperti ini ya bahaya. Sekarang harus kita review, itu paling tidak butuh waktu sekitar 4-5 tahun, hingga tanaman keras (pohon) itu betul-betul bisa menggigit (akarnya),” jelas Ganjar didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Setelah ada evaluasi, Ganjar meminta agar pengelolaan kawasan itu lebih diperhatikan lagi. Berapa persentase tegakan dan bawah tegakan yang diharuskan, serta berapa persentase yang dikelola.

“Bukan kemudian mengelola seluruh lahannya, terus digunduli gini,” tutupnya. (088)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar Hari Batik & Sumpah Pemuda, AHY: “Kita Harus Libatkan Milenial untuk Lestarikan Batik”

    Webinar Hari Batik & Sumpah Pemuda, AHY: “Kita Harus Libatkan Milenial untuk Lestarikan Batik”

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 13  Oktober  2021   Webinar Hari Batik & Sumpah Pemuda, AHY: “Kita Harus Libatkan Milenial untuk Lestarikan Batik”   Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY )saat menghadiri secara virtual Webinar Hari Batik dan Sumpah Pemuda Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), Selasa (13/10/2021) pagi.(Foto/Ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Ketua Umum Partai Demokrat […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  02  Mei 2025 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  14. Juni  2025 Renungan  Joger  

  • Tanggapan atas Isu Transportasi Darat Berbasis Aplikasi yang Beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

    Tanggapan atas Isu Transportasi Darat Berbasis Aplikasi yang Beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kuta,  Selasa  24  Desember  2019   Tanggapan atas Isu Transportasi Darat Berbasis Aplikasi yang Beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai   BALI,  INDEX   – Menanggapi isu yang beredar di jejaring sosial terkait keberadaan transportasi berbasis aplikasi yang beroperasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali. Dalam sebuah unggahan dalam laman jejaring […]

  • PLN Raih Penghargaan dari Pemkab Badung Atas Kepeduliannya Melalui Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    PLN Raih Penghargaan dari Pemkab Badung Atas Kepeduliannya Melalui Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Badung,  Kamis  09   Desember 2022 PLN Raih Penghargaan dari Pemkab Badung Atas Kepeduliannya Melalui Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan     Bali,  indonesiaexpo.co.id  – PT PLN (Persero) menerima Penghargaan Bupati Badung atas partisipasinya dalam Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Kabupaten Badung Tahun 2022. Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pemda setempat atas kontribusi PLN […]

  • PDAM  Tirta  Tarum

    PDAM  Tirta  Tarum

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jawa Barat, Jumat  20  Desember 2024 PDAM  Tirta  Tarum  

expand_less