Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Grobokan, Rabu 25  Januari  2023

Dapati Pegunungan Kendeng Lebih Banyak Jagung Ketimbang Tanaman Keras, Ganjar Minta Ada Evaluasi

 

(Foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo prihatin melihat kondisi kawasan Pegunungan Kendeng yang berada di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Persentase tanaman jagung di kawasan itu lebih besar dibanding tanaman keras atau pepohonan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tidak ada penahan air di kawasan pegunungan, sehingga berkontribusi pada bencana banjir di Grobogan.

“Nah ternyata di sini ada pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM) bersama Perhutani. Bagus, tapi kan ada syarat persentase. Syaratnya itu 50 persen harus tegakan, kalau saya lihat di belakang itu 99 persen tidak ada tegakan. Semuanya ditanami jagung,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ,melalui siaran resminya, Rabu (23/1/2023).

Ganjar tak menampik jika tanaman jagung itu bagus bagi masyarakat, karena memberikan nilai tambah perekonomian. Namun, perlu juga diperhatikan terkait kondisi lingkungan dan kebutuhan tanaman keras atau pepohonan, sebagai penyangga maupun penahan air. Bila mayoritas ditanami jagung dan hujan deras karena cuaca ekstrem, maka akan berpotensi menyebabkan bencana, misalnya longsor.

“Karena apa? Karena tidak ada tanaman yang menahan,” lanjut Ganjar.

Melihat kondisi tersebut, dia langsung meminta dilakukan evaluasi terkait pemanfaatan lahan di Pegunungan Kendeng Utara itu. Berdasarkan keterangan dari pihak Perhutani selaku pemilik lahan, sebagian lahan di kawasan itu merupakan PHBM dan sebagian lagi perhutanan sosial, dengan komoditas paling besar tanaman jagung.

“Sekarang kita evaluasi. Kalau masih seperti ini ya bahaya. Sekarang harus kita review, itu paling tidak butuh waktu sekitar 4-5 tahun, hingga tanaman keras (pohon) itu betul-betul bisa menggigit (akarnya),” jelas Ganjar didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Setelah ada evaluasi, Ganjar meminta agar pengelolaan kawasan itu lebih diperhatikan lagi. Berapa persentase tegakan dan bawah tegakan yang diharuskan, serta berapa persentase yang dikelola.

“Bukan kemudian mengelola seluruh lahannya, terus digunduli gini,” tutupnya. (088)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  08  Desember  2022 Kasus Sembuh Covid-19 di Bali Bertambah 40  Orang, Sembuh 69 Orang dan Meninggal 3 Orang   Bali, indonesiaexpose.co.id – Kasus sembuh Covid-19 di Provinsi Bali terus bertambah. Berdasarkan data resmi dari Satgas Penanganan Covid-19 Bali melalui Humas Pemprov Bali di pada, Rabu  07   Desember 2022 diketahui kasus meninggal dunia bertambah […]

  • Gandeng Penkab Badung & PT. BPD Bali , OJK Perluas Akses Keuangan UMKM dan Pelajar di Desa Wisata Cemagi Badung

    Gandeng Penkab Badung & PT. BPD Bali , OJK Perluas Akses Keuangan UMKM dan Pelajar di Desa Wisata Cemagi Badung

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Badung,  Jumat  27  Oktober 2023 Gandeng Penkab Badung & PT. BPD Bali , OJK Perluas Akses Keuangan UMKM dan Pelajar di Desa Wisata Cemagi Badung     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Badung dan PT BPD Bali melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), […]

  • Polres Banjar Potong Hewan Qurban 3 Ekor Sapi dan 15 Ekor Kambing

    Polres Banjar Potong Hewan Qurban 3 Ekor Sapi dan 15 Ekor Kambing

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  31  Juli  2020   Polres Banjar Potong Hewan Qurban 3 Ekor Sapi dan 15 Ekor Kambing   Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny secara simbolis menyerahkan hewan qurban kepada panitia qurban di Mapolres Banjar, Jumat (31/7/2020)     JAWA  BARAT, INDEX – Kepala Kepolisan Resor Banjar Polda Jabar AKBP Melda Yanny, S.IK, M.H, Jumat pagi […]

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Bangli, Kamis  09  Maret  2023  Gubernur Bali Koster  Bersama  Bupati Bangli  Sedana  Arta  Hadiri  Ground Breaking  Pembangunan  Pasar  Singamandawa  Tahap II   Bali,  Index  –  Dalam rangka menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang, dan papan dalam jumlah dan kualitas yang memadai bagi kehidupan krama Bangli, melalui kemandirian pangan, dan mengembangkan pusat ekonomi kerakyatan melalui sektor Perindustrian […]

  • PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM

    PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta , Rabu  17  Juni  2020   PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM   Foto Dok Humas PT. Pupuk Indonesia   JAKARTA,  INDEX   – PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung penuh program pengembangan platform Pasar Digital (PaDi) UMKM yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai langkah mengoptimalkan besaran belanja BUMN pada […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 13 Agustus 2022 Renungan  JOGER  

expand_less