Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Mengenang Maestro Seni Lukis I Nyoman Gunarsa, Griya Santrian Gelar Pameran bertajuk “In Honor of Nyoman Gunarsa”

Mengenang Maestro Seni Lukis I Nyoman Gunarsa, Griya Santrian Gelar Pameran bertajuk “In Honor of Nyoman Gunarsa”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 23  Februari  2023

Mengenang Maestro Seni Lukis I Nyoman Gunarsa, Griya Santrian Gelar Pameran bertajuk “In Honor of Nyoman Gunarsa”

Griya Santrian Gelar  acara jumpa pers pameran karya Sang Maestro bapak Nyoman Gunarsa (alm) di Santrian Gallery, di areal Hotel Griya Santrian, Sanur, Denpasar, Kamis (23/2/2023)(Foto/INDEX)

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Griya Santrian Gallery Sanur menggelar sebuah pameran untuk mengenang maestro Nyoman Gunarsa yang telah berjasa mengharumkan seni rupa Bali dan Indonesia.

Pameran bertajuk “In Honor of Nyoman Gunarsa” itu akan dibuka oleh Koordinator Staf Khusus Presiden RI A.A.G.N. Ari Dwipayana pada Jumat, 24 Februari 2023 sore. Pameran yang menyajikan sekitar 30 karya itu berlangsung hingga 31 Maret 2023.

Pemilik Griya Santrian Gallery Ida Bagus Gede Sidartha Putra mengatakan pameran ini juga merupakan persembahan dan penghormatan bagi jejak kekaryaan seniman besar Nyoman Gunarsa

“Beliau tumbuh di lingkungan yang berakar budaya Bali dan melanglang buana hingga mencapai puncak ketenaran hingga menjadi salah satu maestro yang kita miliki,” kata pria yang akrab disapa Gusde itu,di Denpasar, Kamis ( 23/2/2023).

Sejak awal, gaya lukisan Nyoman Gunarsa cenderung ekspresionis kemudian berkembang dari tema keseharian masyarakat Bali tradisional, abstraksi sesaji, deformasi aringgit (wayang), dan gerak penari. Nyoman Gunarsa meramu gaya tersebut dengan imajinasi yang diasah dari konsistensinya mendalami kesenian Bali sehingga melahirkan karya dengan gaya Gunarsa yang sangat terkenal.

Lima tahun silam Nyoman Gunarsa (lahir 1944) meninggal dunia, tepatnya pada Minggu, 10 September 2017. Ia bukan hanya meninggalkan karya berupa sketsa, drawing, maupun lukisan yang dapat mengisahkan ribuan jejak berkeseniannya, tetapi juga sebuah museum seni dengan ribuan koleksi yang sangat kaya khazanah seni budaya adiluhung

Sepanjang karier sebagai perupa, Nyoman Gunarsa memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian dan pengembangan seni serta memfasilitasi berbagai kegiatan budaya.

Indrawati, istri Nyoman Gunarsa, mengatakan suaminya itu merupakan pribadi yang sangat dicintai banyak orang dan menjadi guru bagi semua kalangan.

“Pak Nyoman juga memiliki banyak gagasan cemerlang dan mendedikasikan dirinya untuk kemajuan kebudayaan secara luas. Hingga kini kami sangat kehilangan sosok seperti beliau,” kata Indrawati.

Pada 1970 Nyoman Gunarsa mendirikan Sanggar Dewata Indonesia, sebuah komunitas seni yang berpusat di Yogyakarta, kota tempat dia belajar dan mengajar sebagai dosen ASRI (kini ISI Yogyakarta). Komunitas ini masih bertahan hingga kini yang sebagian anggotanya sangat dikenal di ranah seni rupa Indonesia.

Nyoman Gunarsa tercatat pernah pameran di berbagai negara, seperti Malaysia, Australia, Belanda, Jepang, Singapura, Prancis, dan sempat memiliki galeri di Amerika Serikat. Sejumlah karyanya antara lain terangkum dalam buku “Color of Nyoman Gunarsa” (1993), “Nyoman Gunarsa” (1995), dan “Nyoman Gunarsa Moksa” (2004).Sejumlah karya Nyoman Gunarsa terpilih menjadi koleksi Galeri Nasional Indonesia sekaligus koleksi negara antara lain “Calon Arang” (1968), “Balinese Offerings” (1981), “Open Ceremony I” (1977), “Open Ceremony II” (1977), “Open Ceremony III” (1978), “Open Ceremony IV” (1973), dan “Wayang (Mandalangi)”.

Dia meraih Penghargaan Seni Pratisara Affandi Adi Karya (1976), Penghargaan Biennale III Jakarta (1978), Biennale IV Jakarta (1980), dan Lempad Prize (1980). Ia juga memperoleh Penghargaan Seni Dharma Kusuma (1994) dan Satyalancana Kebudayaan dari Presiden Indonesia (2003).

Ia membangun Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa pada 1990 dan diresmikan Mendikbud Wardiman Djojonegoro pada 1994. Museum ini memiliki ribuan koleksi berupa lukisan klasik Bali dan seni rupa modern, patung, keris, dan berbagai barang seni yang tak ternilai harganya.

” Nyoman Gunarsa pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Museum Bali (Himusba) dua periode (2000-2011) dan membeirkan sumbangsih yang sangat besar bagi permuseuman antara lain menerbitkan dokumentasi tentang museum di Bali dalam sebuah buku “The Treasure of Bali” dan publikasi jurnal permuseuman “Musea”,” terang Indrawati.

Selain itu, ia juga mencurahkan pikiran bagi revitalisasi museum agar menjadi laboratorium.Kebudayaan dan sumber pengetahuan tentang peradaban bangsa dari masa ke masa.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo di Denpasar Berjalan Lancar

    Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo di Denpasar Berjalan Lancar

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  19  Mei  2019     Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo di Denpasar Berjalan Lancar Usai berkeliling mengunjungi Pasar Badung dan Taman Kumbasari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo foto bersama dengan seluruh Jajaran OPD Pemkot Denpasar di depan Pasar Badung, Sabtu (18/5/2019).   “Jajaran Pemkot Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak” BALI, INDEX  –  […]

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  26  Pebruari  2020   Om Swastyastu, Pinandita/Pemangku memiliki peran yang sangat penting di masyarakat tidak saja sebagai pemuput wali dalam upacara, namun bisa berperan sebagai Dharma Duta penyebaran ajaran-ajaran Hindu Dharma kepada masyarakat. Mengingat kedua peran tersebut, pemahaman yang mendalam tentang Sanatana Hindu Dharma merupakan keniscayaan bagi seorang Pinandita/Pemangku sehingga apa yang menjadi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 22 April 2023 Renungan  JOGER  

  • Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Libur Nataru, Kapolri : Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat

    Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Libur Nataru, Kapolri : Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 26  Oktober  2021   Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Libur Nataru, Kapolri : Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat     Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai laju pertumbuhan Covid-19, saat menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Menurut Sigit, antisipasi […]

  • Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Operator Seluler Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kemendikbud

    Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Operator Seluler Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kemendikbud

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  23  September 2020   Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Operator Seluler Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kemendikbud   Plt Kapusdatin Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, M. Hasan Chabibie, M.Si, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Febby Sallyanto, Koordinator Substansi Tata Kelola TIK Pusdatin Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Aries Setio Nugroho, S.Kom dalam acara penandatanganan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  04  Januari  2019   Renungan  JOGER  

expand_less