Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan

Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Jumat  26   Mei 2023

Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan

 

(Foto/ist)

 

Dorong kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja melalui pariwisata berkualitas dan berkelanjutan

Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi dan menyebutkan penyelenggaraan konferensi “Indonesia Ecotourism Summit (IES) 2023” yang membahas isu-isu terkini terkait ekologi dan sosial di masyarakat melalui tren ekowisata.

Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya secara daring di acara “Indonesia Ecotourism Summit (IES) 2023” yang berlangsung di Bandung, Selasa (23/5/2023), mengatakan, ekowisata memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas kepariwisataan terutama di era modern.

“Saya mengapresiasi Indonesian Ecotourism Network (IEN) bersama Asian Ecotourism dan semua pihak yang bekerja sama, atas upaya dan keberhasilan penyelenggaraan The Indonesia Ecotourism Summit (IES) 2023 di Bandung,” kata Menparekraf Sandiaga.

Ekowisata menjadi sebuah tantangan sekaligus peluang dalam penyeimbangan antara pelestarian alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas pariwisata yang berkelanjutan.

“Saya berharap acara ini dapat menjadi platform untuk bertukar pikiran dan menerapkan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan kualitas pariwisata khususnya ekowisata, memberdayakan masyarakat lokal melalui pariwisata, mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, dan wacana keseluruhan tentang pariwisata berkelanjutan termasuk dalam pembangunan dan manajemen global, regional, nasional dan lokal,” kata Sandiaga.

Selain mendiskusikan isu-isu terkini terkait ekowisata, kegiatan yang dihadiri seluruh pemangku kepentingan ini juga bertujuan memperkuat jejaring antar pemangku kepentingan dan pelaku ekowisata di Indonesia, meningkatkan citra dan promosi produk ekowisata Indonesia secara berkelanjutan, dan perumusan deklarasi ekowisata Indonesia.

“Saya berharap acara ini dapat secara efektif mempromosikan dan meningkatkan pengembangan ekowisata di Indonesia. Juga mengantisipasi peningkatan kunjungan kelompok minat khusus, wisatawan minat khusus, dan pembentukan jaringan yang lebih kuat antara pemangku kepentingan ekowisata di Indonesia, kawasan Asia-Pasifik dan global di masa mendatang,” ujar Sandiaga.

Ketua Jaringan Ekowisata ASEAN, Masaru Takayama, mengatakan, berbicara tentang masa depan pariwisata yang berkelanjutan tentu harus melihat ke belakang dan posisi Indonesia saat ini. “Apa yang telah kita miliki tidak boleh hilang. Apa yang ada saat ini harus dapat diwariskan ke generasi berikutnya tanpa mengubah apapun,” katanya.

“Karena ecotourism telah ditemukan hampir lebih dari 30 tahun yang lalu. Bagaimana peran kita dalam mempertahankan apa yang kita punya, belajar dari pendahulu kita untuk menjaga tradisi dan menyesuaikannya dengan pengaruh-pengaruh eksternal terkini,” ujar Masaru Takayama.

Lebih lanjut ia mengatakan, Asia masih menjadi pasar sekaligus sumber terbesar untuk ekowisata. “Sudah saatnya kita menerapkan standar (ekowisata) untuk Asia,” ujar Masaru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu.

(035)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  20  September  2019   Renungan JOGER  

  • Sebanyak 8 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Meninggal Dunia Nihil

    Sebanyak 8 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Meninggal Dunia Nihil

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 27 Oktober 2022 Sebanyak 8 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Meninggal Dunia Nihil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus bertambah. Meski demikian, kasus positif masih ditemukan di ibukota Provinsi Bali ini. Berdasarkan data […]

  • Jumat  22  Desember  2023

    Jumat  22  Desember  2023

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  22  Desember  2023

  • Jaga Stabilitas Pangan, Desa Dauh Puri Kelod Bagikan Ribuan Ikan Lele

    Jaga Stabilitas Pangan, Desa Dauh Puri Kelod Bagikan Ribuan Ikan Lele

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 14 November 2022   Jaga Stabilitas Pangan, Desa Dauh Puri Kelod Bagikan Ribuan Ikan Lele   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam rangka menciptakan ketahanan pangan serta turut menekan laju inflasi khususnya di Kota Denpasar, Desa Dauh Puri Kelod bagikan hasil panen ikan lele kepada warganya pada Senin (14/11/2022). Ikan lele dibudidayakan di Dusun Sanglah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  26  September  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger 

    Renungan  Joger 

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 16 Mei 2023 Renungan  Joger  

expand_less