Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Wagub Cok Ace Buka Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad

Wagub Cok Ace Buka Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Sabtu  15  Juli 2023

Wagub Cok Ace Buka Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka pameran multimedia karya salah satu maestro seni lukis I Gusti Nyoman Lempad yang diselenggarakan di Ruang Artspace Bali Collection Nusa Dua, Sabtu (15/7/2023). Pameran yang akan berlangsung hingga 9 Agustus 2023 itu mengusung tema “Darkness is White”. Tak hanya menampilkan karya Lempad berupa lukisan, pengunjung juga bisa menyaksikan karya berupa topeng hingga arsitektur. Sesuai dengan tema yang diusung, untuk menikmati karya yang dipamerkan, pengunjung diajak mengikuti cahaya dalam gelap hingga tiba di beberapa bilik cukup terang.

Wagub Cok Ace dalam sambutannya mengapresiasi dan menyampaikan selamat kepada panitia khususnya keluarga besar I Gusti Nyoman Lempad atas terselenggaranya pameran ini. Ia berharap, kegiatan ini tak hanya memberi inspirasi bagi seniman tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. “Dengan menyaksikan karya-karya Pak Man Lempad, kita selami makna dari goresan tangan sang maestro,” ucapnya.

Bagi Cok Ace, Lempad adalah sosok seniman istimewa yang memiliki kedekatan dengan Puri Ubud. Kendati lahir di Bedulu, Lempad menghabiskan sebagian besar waktunya di Puri Ubud. “Beliau masuk ke Puri Ubud pada tahun 1962 dan tinggal di sana. Bahkan beliau menempati tempat khusus yang dinamai Bale Murda,” terangnya. Karena itu, Wagub Cok Ace sangat mengenal sosok Lempad yang dikenalnya sebagai seniman multi talenta. Bukan semata menguasai seni lukis, Lempad juga disebutnya sebagai sangging dan undagi.

Sebagai sangging, Lempad banyak menciptakan karya berupa barong dan rangda. Diungkapkan olehnya, puluhan barong dan rangda karya Lempad hingga kini masih tersimpan dengan baik. Bahkan, ada satu badan barong yang dipertahankan karena permintaan Wagub Cok Ace.

“Biasanya saat barong diperbaiki, hanya topengnya dipertahankan. Bagian badannya dipralina. Tapi ada satu yang saya minta dipertahankan yaitu yang berstana di Pura Batur Sari, itu dibuat tahun 70an,” cetusnya. Ia ingin menjadikan karya Lempad sebagai dokumen yang bisa dijadikan acuan yang tepat dalam pembuatan barong. “Kalau Pak Man Lempad yang membuat, pasti perhitungannya sudah tepat. Jadi harus kita jaga,” sambungnya.

Selain menguasai bidang sangging, Lempad juga dikenalnya memiliki keahlian di bidang perundagian. “Bangunan Puri Ubud itu sepenuhnya karya arsitektur beliau dan masih ada bagian yang dipertahankan hingga saat ini. Satu hal yang saya kagumi adalah keberanian beliau dalam mengembangkan konsep dalam pembuatan paduraksa. Yang umum beratap satu, tapi beliau berani membuat bertumpang. Itu butuh keahlian,” paparnya

Yang paling membekas dalam ingatan Wagub Cok Ace adalah kemampuan dan penguasaan Lempad dalam seni lukis. Saat remaja, ia sering menyaksikan Lempad ketika melukis. “Saya biasanya mendampingi beliau dan membantu mengamplas. Tema lukisan beliau banyak mengangkat tema wayang, cerita Ramayana dan Mahabarata,” tuturnya.

Salah satu yang ia kagumi dari sosok sang maestro adalah beliau tak pernah mengatakan kata ‘selesai’ untuk karya yang digarap. “Ketika saya tanya, Pak Man Lempad selalu menjawab bahwa karya beliau belum selesai. Yang selalu dikatakan, karyanya akan selesai kalau beliau telah tiada. Bagi beliau, melukis ibarat yadnya yang tak akan berhenti sebelum manusia mati,” urainya.

Menurutnya, prinsip itu juga tertuang dalam lukisan Lempad berupa ketajaman garis yang tak terputus. “Ini dapat diartikan sebagai filsafat yadnya yang tak pernah terputus. Itu pelajaran berharga di balik karya beliau,” tambahnya sembari mengajak generasi muda meneladani sosok Sang Maestro.

Pembukaan Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad ditandai dengan pemukulan gong oleh Wagub Cok Ace. Pembukaan pameran juga dihadiri Panglingsir Puri Ubud Tjokorda Gde Putra Sukawati yang juga selaku pemilik Museum Ratna Wartha Ubud. Selain itu, hadir pula keluarga besar I Gusti Nyoman Lempad dan para kolektor lukisan dari dalam dan luar negeri. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas

    Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  14  November  2023 Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas     Bali, indonesiaexpose.co.id – Puncak perhelatan Pemilihan Jegeg Bagus Bali 2023 telah diselenggarakan secara meriah di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dan dihadiri oleh sejumlah pemangku jabatan diantaranya Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  22  November 2023 Renungan  Joger  

  • Dispar Akan Lakukan Pengecekan Rutin “Levy Voucher” di DTW

    Dispar Akan Lakukan Pengecekan Rutin “Levy Voucher” di DTW

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 27 Februari 2024 Dispar Akan Lakukan Pengecekan Rutin “Levy Voucher” di DTW   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pengecekan voucher pungutan wisatawan tidak hanya akan di cek melalui pintu masuk Bali, seperti Bandara dan beberapa pelabuhan laut, akan tetapi sesuai aturan baik Perda maupun Pergub yang berlaku, pengecekan juga akan dilakukan di Daya Tarik Wisata […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 19 Juni 2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 16 Mei 2020   Renungan JOGER  

  • Petisi Arak Bali Tidak Memerlukan Hari Khusus Tembus 1.800

    Petisi Arak Bali Tidak Memerlukan Hari Khusus Tembus 1.800

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  12  Januari  2023   Petisi Arak Bali Tidak Memerlukan Hari Khusus Tembus 1.800 Ketua Umum Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD) dr.Wayan Sayoga   Bali, indonesiaexpose.co.id – Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD) membuat sebuah petisi terkait penetapan Hari Arak Bali setiap tanggal 29 Januari.FAHD membuat petisi tersebut karena Hari Arak Bali tak memiliki urgensi. […]

expand_less