Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » OJK : Sektor Jasa Keuangan Nasional Mampu Hadapi Perlambatan Ekonomi Global

OJK : Sektor Jasa Keuangan Nasional Mampu Hadapi Perlambatan Ekonomi Global

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  09  Januari  2024

OJK : Sektor Jasa Keuangan Nasional Mampu Hadapi Perlambatan Ekonomi Global

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Permodalan yang kuat likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga menjadikan Stabilitas Sektor keuangan nasional tetap kokoh menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 3 Januari 2024 menilai perlambatan pertumbuhan global yang dampaknya bakal dihadapi indonesia.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, Aman Santosa menjelaskan, indikator perekonomian menunjukkan moderasi pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, khususnya di negara Uni Eropa dan Tiongkok. Perlambatan pertumbuhan ekonomi mendorong inflasi turun mendekati target inflasi sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk lebih akomodatif.

Di AS, The Fed mengisyaratkan akan menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps di 2024 dengan pasar menilai ekonomi AS masih cukup resilient dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi. Namun demikian, pasar masih mencermati perkembangan geopolitik ke depan, seperti eskalasi ketegangan di laut merah imbas dari konflik Palestina-Israel, serta penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50 persen populasi dunia terutama di beberapa negara utama seperti AS, Uni Eropa, India, dan Taiwan.

Secara umum sentimen di pasar keuangan gobal cenderung positif pada Desember 2023 didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) dan narasi soft landing di AS, sehingga mendorong kembalinya aliran dana masuk ke Emerging Markets (EM) dan penguatan pasar keuangan global, termasuk pasar keuangan Indonesia. Volatilitas baik di pasar saham, surat utang, maupun nilai tukar juga terpantau menurun.

Di domestik, leading indicators perekonomian nasional masih cukup positif, di antaranya ditunjukkan oleh neraca perdagangan yang masih surplus dan PMI Manufaktur yang masih ekspansif. Tingkat inflasi juga terjaga rendah di level 2,61 persen yoy (November 2023: 2,28 persen yoy). Namun demikian, masih perlu dicermati perkembangan permintaan domestik ke depan seiring masih berlanjutnya penurunan inflasi inti, penurunan optimisme konsumen, serta melandainya pertumbuhan penjualan ritel dan kendaraan bermotor.

Seiring dengan penguatan pasar keuangan global, pasar saham Indonesia sampai dengan 29 Desember 2023 menguat sebesar 2,71 persen mtd ke level 7.272,80 (November 2023: 7.080,74), dengan net buy non-resident sebesar Rp7,67 triliun mtd (November 2023: outflow Rp0,52 triliun mtd) sehingga secara ytd investor non-resident membukukan net sell sebesar Rp6,19 triliun (November 2023: net sell sebesar Rp13,86 triliun ytd).

Secara ytd, kinerja IHSG menjadi yang tertinggi kedua di antara kinerja bursa ASEAN setelah Vietnam, dengan tercatat menguat sebesar 6,16 persen. Nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp11.674 triliun atau secara ytd tumbuh sebesar 22,90 persen. Di sisi likuiditas transaksi, rata-
rata nilai transaksi pasar saham di Desember 2023 tercatat meningkat menjadi sebesar Rp10,75 triliun ytd (November 2023: Rp10,54 ytd).

Capaian atas kinerja IHSG juga ditopang oleh pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang melanjutkan kenaikan double digit sebesar 18,04 persen menjadi 12,17 juta investor. OJK optimis ruang pertumbuhan bagi industri pasar modal Indonesia masih luas untuk semakin memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional.

Penguatan juga terjadi di pasar SBN, yang per 29 Desember 2023 membukukan inflow investor asing sebesar Rp8,17 triliun mtd (November 2023: inflow 23,50 triliun mtd), sehingga kembali mendorong penurunan yield SBN rata-rata sebesar 13,30 bps mtd di seluruh tenor.

Secara ytd, yield SBN turun rata-rata sebesar 29,51 bps di seluruh tenor dengan non-resident mencatatkan net buy sebesar Rp79,87 triliun ytd.

Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi ICBI pada 29 Desember 2023 menguat 8,65 persen ytd ke level 374,61 (November 2023: menguat 7,34 persen ytd).Untuk pasar obligasi korporasi, aliran dana masuk investor non-resident tercatat sebesar Rp541,83 miliar mtd, dan secara ytd masih tercatat outflow Rp0,92 triliun.

” Di industri pengelolaan investasi, nilai Asset Under Management (AUM) pengelolaan investasi per 29 Desember 2023 tercatat sebesar Rp824,73 triliun, dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp501,46 triliun atau naik 1,77 persen (mtd). Investor Reksa Dana membukukan net subscription sebesar Rp6,31 triliun (mtd). Secara ytd, kinerja industri reksa dana relatif stabil dengan NAB menurun 0,67 persen, namun masih mencatatkan net subscription sebesar Rp8,98 triliun,” terang Aman Santoso melalui siaran tertulisnya di Jakarta.

Penghimpunan dana di pasar modal masih tinggi yaitu sebesar Rp255,39 triliun dengan emiten baru tercatat sebanyak 83 emiten hingga 29 Desember 2023. Penghimpunan dana per 13 Desember ini telah melampaui capaian target di 2023. Sementara itu, pipeline Penawaran Umum masih terdapat 85 dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp28,68 triliun yang di antaranya merupakan rencana IPO oleh emiten baru sebanyak 60 perusahaan.

Sedangkan untuk penggalangan dana pada Securities Crowdfunding (SCF) yang merupakan alternatif pendanaan bagi UKM, hingga 29 Desember 2023 telah terdapat 16 penyelenggara yang telah mendapatkan izin dari OJK dengan 494 penerbit, 168.068 pemodal, dan total dana yang dihimpun sebesar Rp1,04 triliun.

Sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 29 Desember 2023, tercatat 46 pengguna jasa di bursa karbon yang mendapatkan izin (30 November 2023: 41 pengguna jasa) dengan total volume sebesar 494.254 tCO2e (setara ton CO2) dan akumulasi nilai sebesar Rp30,91 miliar dengan rincian 30,38 persen di pasar reguler (Rp9,39 miliar), 9,83 persen di pasar negosiasi (Rp3,04 miliar), dan 59,79 persen di pasar lelang (Rp18,48 miliar). Ke depan, potensi perdagangan bursa karbon diperkirakan masih akan terus meningkat, mengingat saat ini sudah semakin banyak industri yang memiliki target net zero emission.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  09  Februari  2024 Renungan  Joger

  • Kerjasama XL Axiata dan Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC)  Penerapan “IoT Wearable Device” untuk Pantau Kebugaran Secara Cepat dan Tepat

    Kerjasama XL Axiata dan Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC) Penerapan “IoT Wearable Device” untuk Pantau Kebugaran Secara Cepat dan Tepat

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  12  November  2021   Kerjasama XL Axiata dan Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC) Penerapan “IoT Wearable Device” untuk Pantau Kebugaran Secara Cepat dan Tepat     Solusi IoT dipilih karena mampu memberikan visibilitas secara real-time di mana pun dan kapan pun tanpa batasan jarak dan waktu. XL Axiata Wearable Device merupakan perangkat yang […]

  • Bupati Sanjaya Buka Festival Layang-Layang II Desa Pangkung Karung

    Bupati Sanjaya Buka Festival Layang-Layang II Desa Pangkung Karung

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin 18 September 2023 Bupati Sanjaya Buka Festival Layang-Layang II Desa Pangkung Karung   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Asisten III dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, membuka secara resmi Festival Layang – Layang II Desa Pangkung Karung. Event tahunan ini, digelar oleh Karang […]

  • Diresmikan Wali Kota Jaya Negara, TPS 3R Kubu Lestari Desa Pemogan Siap Beroperasi

    Diresmikan Wali Kota Jaya Negara, TPS 3R Kubu Lestari Desa Pemogan Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  19  Januari  2022   Diresmikan Wali Kota Jaya Negara, TPS 3R Kubu Lestari Desa Pemogan Siap Beroperasi     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan pada Rabu (19/1/2022) melaspas Tempat Penampungan Sampah sementara (TPS) 3R. Usai pelaksanaan pemelaspasan dilanjutkan dengan peresmian oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi […]

  • Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Ida Bagus Dharmadiaksa: Hanya ITB STIKOM Bali, Tidak Ada yang Lain

    Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Ida Bagus Dharmadiaksa: Hanya ITB STIKOM Bali, Tidak Ada yang Lain

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  9  Februari  2021   Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Ida Bagus Dharmadiaksa: Hanya ITB STIKOM Bali, Tidak Ada yang Lain Ketua LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si berbincang-bincang dengan Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., C.A (Ketua Yayasan WDS Denpasar), Dr. Dadang Hermawan (Rektor ITB STIKOM Bali) dan […]

  • KPK perpanjang penahanan Taufik Kurniawan

    KPK perpanjang penahanan Taufik Kurniawan

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 3 Januari 2019 KPK perpanjang penahanan Taufik Kurniawan Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/1/2019). (Foto/ist) JAKARTA, INDEX – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan terhadap Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan (TK), tersangka kasus suap terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen. “Dilakukan perpanjangan […]

expand_less