Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Temui Pj. Gubernur Bali, BSWA Sampaikan Keberatan Pengenaan Pajak Hiburan 40-75 Persen

Temui Pj. Gubernur Bali, BSWA Sampaikan Keberatan Pengenaan Pajak Hiburan 40-75 Persen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 16 Januari 2024

Temui Pj. Gubernur Bali, BSWA Sampaikan Keberatan Pengenaan Pajak Hiburan 40-75 Persen

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pengusaha yang tergabung dalam Bali Spa & Wellness Association (BSWA) yang bernaung di bawah PHRI Bali menyampaikan keberatan atas pengenaan pajak hiburan 40 – 75 persen yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Keberatan itu disampaikan Ketua BPD PHRI Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) yang datang menemui Pj. Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya bersama jajaran pengurus BSWA Bali, Senin (15/1/2024).

Ketua PHRI Bali Cok Ace menggarisbawahi amanat UU yang memasukkan usaha mandi uap/Spa sebagai hiburan. Sebab menurutnya, Spa yang berkembang di Bali memiliki kekhasan dan telah diakui WTO sebagai usaha di bidang kesehatan. Pria yang telah menjabat sebagai Ketua PHRI Bali selama empat periode ini lantas membeberkan cikal bakal terbentuknya BSWA yang mewadahi pengusaha Spa & Wellness di Pulau Dewata. Terbentuk pada tahun 2002, organisasi ini hadir untuk menepis stigma negatif panti pijat. Awal terbentuknya, BSWA Bali beranggotakan 13 pengusaha dan terus bertambah dan sekarang telah mencapai 185 anggota. “Sejalan dengan penambahan anggota, BSWA terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan SDM sehingga usaha Spa di Bali banyak meraih penghargaan,” ucapnya.

Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023 ini menambahkan, usaha Spa yang bekembang di Pulau Dewata memiliki keunikan karena dalam pengembangannya juga membawa misi penggalian dan pengembangan potensi lokal ‘boreh Bali’. “Dengan memanfaatkan potensi dan kearifan lokal, Spa kita sangat disukai oleh wisatawan,” imbuhnya. Sejalan dengan perkembangannya, sektor usaha ini makin banyak menyerap tenaga kerja dan BSWA Bali telah beranggotakan 12 ribu terapis. Bahkan saat berkunjung ke Polandia, Cok Ace memperoleh informasi bahwa 337 terapis Bali bekerja di negeri itu. “Itu menandakan bahwa usaha ini menyerap banyak tenaga kerja dan mendongkrak PDRB Bali,” tambahnya.

Pada bagian lain, tokoh Puri Ubud ini juga merujuk definisi WTO yang menyebutkan bahwa Spa yang berkembang di Bali linier dengan usaha kesehatan, bukan hiburan. “Karena Spa di Bali memang berbeda dengan yang berkembang di luar,” kilahnya. Atas dasar itu, pihaknya menyampaikan keberatan kalau usaha Spa di Bali dikenakan pajak hiburan 40-75 persen. BSWA Bali juga telah menempuh upaya mengajukan judicial review atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. “Judicial review telah kami ajukan 5 Januari dan tercatat telah terdaftar 22 pemohon, termasuk pengusaha dari luar Bali,” sebutnya. Sejalan dengan proses pengajuan judicial review, dalam waktu dekat PHRI dan BSWA Bali akan menggelar FGD membahas pro kontra pemberlakuan UU Nomor 1 Tahun 2022 yang rencananya menghadirkan Menparekraf dan Menteri Keuangan RI. Terkait dengan keberatan BSWA, Cok Ace sangat mengharapkan dukungan dari Pj. Gubernur Bali.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya dapat memahami keresahan BSWA dan PHRI Bali terkait dengan pemberlakuan pajak hiburan 40-75 persen, di mana di dalamnya termasuk usaha mandi uap/Spa. Sependapat dengan Ketua PHRI, Mahendra Jaya juga menilai kalau Spa yang berkembang di Bali berkaitan dengan pengembangan potensi sumber daya lokal. Oleh karena itu, ia menghormati langkah hukum yang ditempuh BSWA Bali dengan mengajukan judicial review atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Namun, pararel dengan langkah itu, Mahendra Jaya menyarankan PHRI dan BSWA Bali mengajukan permohonan insentif fiskal yang nantinya diatur dalam Peraturan Kepala Daerah. Menurutnya langkah ini diatur dalam pasal 101 UU Nomor 1 Tahun 2022 yang menyebutkan bahwa gubernur/bupati/walikota dapat memberikan insentif fiskal kepada pelaku usaha di daerahnya dalam mendukung kebijakan kemudahan berinvestasi. “Judicial review jalan, pengajuan insentif fiskal ini juga perlu ditempuh. Nanti saya akan mendorong pemerintah kabupaten/kota yang memiliki kewenangan untuk itu,” tandasnya.

Pertemuan dengan PHRI Bali juga dimanfaatkan Pj. Gubernur Mahendra Jaya untuk meminta dukungan dalam penerapan pungutan bagi wisman yang mulai diberlakukan pada 14 Februari 2024. Dukungan PHRI Bali sangat dibutuhkan karena Pemprov Bali akan mengintensifkan pungutan saat tamu tiba di hotel tempat mereka menginap. Dua mekanisme pembayaran lainnya, wisman diarahkan melakukan pembayaran sebelum tiba di Bali melalui aplikasi Love Bali dan pembayaran di bandara.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PHRI Bali Cok Ace hadir bersama Sekjen PHRI Ferry Markus, Pembina BSWA Regina Winkler, Wakil Ketua BSWA Feny Sri Sulistiawati serta sejumlah jajaran pengurus lainnya. Sementara Pj. Gubernur Mahendra Jaya didampingi Kepala Dinas Pariwisata Tjok Bagus Pemayun dan Kepala Bapenda Bali I Made Santha.

(Adv)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri

    Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle 002
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  08  Agustus  2026 Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri   Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Nengah Senantara yang juga Ketua DPW Partai NasDem Bali Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   —  Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Nengah Senantara yang juga Ketua DPW Partai NasDem Bali  menegaskan komitmennya mengawal pembenahan tata kelola […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  04  Agustus  2020   Renungan  JOGER  

  • Jaya-Wibawa  Melaksanakan Persembahyangan Bersama Di Pura Dalem  Tungkup

    Jaya-Wibawa  Melaksanakan Persembahyangan Bersama Di Pura Dalem  Tungkup

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  06  Oktober  2024  Jaya-Wibawa  Melaksanakan Persembahyangan Bersama Di Pura Dalem  Tungkup     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota  I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa nomor urut 2 dengan (Paket Jaya-Wibawa) melaksanakan acara persembahyangan bersama Rahina Manis Kuningan di Pura Dalem Tungkup, Sumerta […]

  • Sambut Lebaran Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Dana Rp.1,1 Triliun

    Sambut Lebaran Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Dana Rp.1,1 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  28 Mei 2019 Sambut Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp.1,1 Triliun   Regional CEO Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara Rully Setiawan, di acara Buka Puasa bersama Media ,di Nilo Coffe Renon, Denpasar-Bali, Senin (28/5/2019)   BALI,  INDEX  – Jajaran pimpinan Bank Mandiri Regional XI  Bali dan […]

  • Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Stand Operasi Pasar Tetap di Dua Pasar Besar Kota Denpasar.

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Stand Operasi Pasar Tetap di Dua Pasar Besar Kota Denpasar.

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  12  Desember  2022 Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Stand Operasi Pasar Tetap di Dua Pasar Besar Kota Denpasar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Guna menjaga dan mengendalikan harga bahan pangan pokok utama menghadapi Natal, Tahun Baru, Galungan, dan Kuningan, Pemkot Denpasar akan menggelar Stand atau Gerai Operasi Pasar Tetap di Dua Pasar […]

  • Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

    Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  13  Agustus  2021   Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”   Ki-ka) Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dan Owner Kopi Lain Hati, Ririn Ekawati, dalam acara Peresmian Program Sispreneur 2021 Kelas Inkubasi Manajemen Bisnis (Pendampingan) bagi […]

expand_less