Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Dugderan 2024, Sekda Sumarno : Momen Tingkatkan Takwa dan Hidup Sederhana

Dugderan 2024, Sekda Sumarno : Momen Tingkatkan Takwa dan Hidup Sederhana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, Senin  11  Maret  2024

Dugderan 2024, Sekda Sumarno : Momen Tingkatkan Takwa dan Hidup Sederhana

 

(foto/ist)

 

Jawa Tengah,  indonesiaexpose.co.id     – Di tengah derai hujan yang mengguyur “Kota Atlas”, ritual Dugderan untuk memapak ramadan, berjalan khidmat, Sabtu (9/3/2024). Tradisi yang telah berjalan 143 tahun itu, tetap lestari di tengah gempuran teknologi.

Tradisi Dugderan, kali pertama digelar saat Tumenggung Arya Purbaningrat memerintah Semarang pada 1881. Fungsinya, untuk memberitahukan masyarakat di kota ini akan datangnya Ramadan.

Dugderan 2024, dimulai dari Balaikota Semarang, kemudian Masjid Agung Semarang (Kauman) dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah. Selain arak-arakan budaya, tradisi itu juga memuat ajaran dan nilai rohani, dengan dibacakannya Suhuf Halaqah, atau putusan ulama terkait permulaan Ramadan.

Pada momen tersebut, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan Suhuf Halaqah kepada Sekretaris Daerah Jateng Sumarno. Sebagaimana tradisi, pada Dugderan 2024 Sumarno berperan sebagai Kanjeng Raden Mas Tumenggung Prawirapradja. Sementara Hevearita Gunaryanti Rahayu memerankan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbadiningrum.

Kemudian, oleh Sumarno Suhuf Halaqah tersebut dibaca, sejurus dengan pemukulan bedug diiringi dentuman meriam “Kalantaka”. Dari paduan onomatopea dug-dug dari bedug dan der-der meriam itulah, kata dugderan itu berasal.

“Ini tradisi yang dilaksanakan di Kota Semarang, ini menandakan untuk permulaan bulan Ramadan. Meski kita masih menunggu pengumuman dari pemerintah untuk melihat hilal, harus disiapkan, sehingga umat muslim memperoleh faedah Ramadan,” ujarnya.

Selain itu, Sumarno juga berpesan agar Ramadan menjadi momen berkaca dan hidup sederhana. Ia mengingatkan, tujuan bulan Ramadan adalah meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan.

“Kami harap saudara-saudara belanja sesuai kebutuhan, di Ramadan makan cuma dua kali. Tapi di bulan Ramadan sering malah justru ada peningkatan konsumsi, sehingga terjadi inflasi di bulan Ramadan. Maka dari itu kita berharap menjalani Ramadan ini dengan sederhana,” tutur Sumarno melalui siaran tertulisnya.

Sementara itu Wali Kota Semarang Gunaryanti Hevearita Rahayu menegaskan, tradisi dugderan merupakan warisan leluhur yang wajib dilestarikan. Bukan sekadar pesta menyambut Ramadan, tradisi itu menggambarkan bagaimana pemerintah dan warga guyub bersatu.

(043)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 20  Oktober  2020   Renungan  JOGER  

  • PT. Pegadaian Kanwil  VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta

    PT. Pegadaian Kanwil VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Bangli, Senin 20 November 2023 PT. Pegadaian Kanwil  VII Bali Berikan Bantuan CSR Meja & Lap IPA Senilai Rp.20 juta   PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII ( Bali-Nusra) menyerahkan bantuan CSR berupa Meja dan Kursi Komputer serta Meja dan Kursi Lab IPA senilai Rp.20 juta, di Yayasan Pasraman Gurukula, Kab. Bangli, Prov.Bali pada Sabtu, 18 Nov 2023 […]

  • Gubenur  Koster  Diduga Terima Laporan Palsu  Dari Stafnya

    Gubenur  Koster  Diduga Terima Laporan Palsu  Dari Stafnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu 07 Juni 2025 Gubenur  Koster  Diduga Terima Laporan Palsu  Dari Stafnya      Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Simpang siur kabar sampah Sarbagita akan ditampung di TPA Temesi dan juga penolakan Warga Adat Dinas Temesi dengan sampah Sarbagita, membuat Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Bupati Gianyar Made Mahayastra meninjau TPA Temesi minggu lalu. Dari […]

  • Bambang Soesatyo Bantu Pemprov Bali 5.000 Alat Rapid Test.

    Bambang Soesatyo Bantu Pemprov Bali 5.000 Alat Rapid Test.

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu 24  Juni  2020   Bambang Soesatyo Bantu Pemprov Bali 5.000 Alat Rapid Test.       BALI,  INDEX    – Gubernur Bali Wayan Koster disela waktu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan diskusi dengan Ketua KPK RI, Komjen Pol. Firli Bahuri melalui video conference (Vicon) berkaitan dengan pelaksanaan penanganan dan pencegahan Covid-19, khususnya soal […]

  • XL Axiata Hadirkan “XL Smart Hydroponics”  Solusi IoT untuk Urban Farming

    XL Axiata Hadirkan “XL Smart Hydroponics” Solusi IoT untuk Urban Farming

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  11  November  2020   XL Axiata Hadirkan “XL Smart Hydroponics” Solusi IoT untuk Urban Farming   JAKARTA,  INDEX  –  Salah satu solusi berbasis Internet of Thing (IoT) yang saat ini PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus kembangkan ditujukan untuk melayani pelaku industri pertanian, termasuk urban farming. Solusi precision farming tersebut diberi nama “XL […]

  • Ketua Komisi DPRD Bali Budi Utama 

    Ketua Komisi DPRD Bali Budi Utama 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Bali, Senin  02  Juni 2025 Ketua Komisi DPRD Bali Budi Utama       

expand_less