Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Dalam Yadnya Bersama di Desa Kelating

Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Dalam Yadnya Bersama di Desa Kelating

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan , Rabu  12  Juni 2024

Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Dalam Yadnya Bersama di Desa Kelating

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Pemerintah Kabupaten Tabanan akan berupaya selalu hadir memberikan apresiasi dan dukungan atas kekompakan masyarakat dalam membangun yadnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M, saat kehadirannya pada uleman Ngupasaksi Yadnya Ngaben Bersama dan Metatah Bersama Desa Adat Kelating yang digelar di Wantilan Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Sabtu, (8/6/2024).

Ikut turun di tengah-tengah masyarakat dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa dan I Wayan Lara, Asisten II, Jajaran Pimpinan OPD terkait, Camat dan jajaran Forkopimcam Kerambitan beserta Bendesa Adat setempat. Kehadiran Sanjaya beserta jajaran dalam kesempatan tersebut mendapatkan sambutan hangat dan penuh sukacita dari krama adat setempat yang telah memadati area wantilan.

Pelaksanaan rangkaian Upacara Ngaben Kinembulan dirangkaikan dengan Metatah Bersama ini puncaknya jatuh pada Senin, 10 Juni 2024 mendatang. Hal ini merupakan perwujudan atas kekompakan dan kerjasama masyarakat Desa Adat Kelating yang terdiri dari 685 KK adat, dalam membangun yadnya. Kebersamaan ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari Bupati Sanjaya.

Melalui sambutannya, Sanjaya sampaikan rasa terimakasihnua atas kekompakan masyarakat Desa Adat Kelating yang telah bergotong-royong dalam mewujudkan Yadnya. Begitupun dengan masyarakat Tabanan yang Sanjaya lihat sangat kompak bersatu dalam setiap membangun yadnya, sehingga hal ini sangat diharapkan bisa menjadi panutan dan inspirasi bagi daerah lain.

“Tiang lihat selama 10 sampai 15 tahun niki, masyarakat Tabanan disaat membangun Yadnya menjadi pionir. Pionir dalam arti menerobos tatanan era baru yang selama ini ada paradigma ngaben bersama, metatah bersama dengan biaya yang sangat sedikit, murah dan lain-lain sempat dikategorikan yadnya niki katakanlah tidak baik, katakanlah seperti itu. Tapi Tabanan niki sangat konsisten membangun yadnya, apalagi titiang di Pemerintah Kabupaten Tabanan sering hadir memberikan upasaksi dan motivasi karena dalam sebuah yadnya itu ukurannya tidak mesti harus mahal, tidak harus sendiri dan lain-lain,” ujar Sanjaya.

Selaku Guru Wisesa dan murdaning jagat di Kabupaten Tabanan Sanjaya menyampaikan pemahamannya terkait dengan esensi yadnya sebagai korban suci yang tulus ikhlas. Pihaknya menilai, bahwa pelaksanaan yadnya di Bali didasarkan atas sebuah persepsi, cara pandang dan keyakinan. Dimana yadnya yang satwika terwujud dengan dasar tulus ikhlas, dipuput oleh Sang Sulinggih, disaksikan oleh murdaning jagat sehingga yadnya memargi antar, sida sidaning don. Itulah yang dikatakan Sanjaya yang merupakan yadnya yg paling tinggi.

“Dalam membangun yadnya, Panca Yadnya, baik Dewa Yadnya, Bhuta Yadnya, Rsi Yadnya, Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya sudah termasuk kedalam awig-awig, perarem maupun kesepakatan-kesepakatan. Jadi tidak ragu lagi membangun Yadnya yang ruang lingkupnya kompak bersama seperti saat ini, itu yang tiang lihat, tiang amati betul bagaimana dinamikanya pasemetonan kita di Tabanan ini,” imbuh politisi asal Dauh Pala tersebut.

Untuk itu Sanjaya bersama jajaran dalam mewujudkan Pemerintahan Era Baru ini, dengan ikut hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan mengingatkan kembali slogan Paduraksa Jayaning Singasana, Pemerintah ikut serta membantu meringankan beban masyarakat, salah satunya dalam pelestarian adat, agama, tradisi dan seni budaya, sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, selaku Bendesa Adat Kelating, Dewa Made Maharaja sampaikan ucapan terimakasihnya kepada Bupati Sanjaya selaku murdaning jagat Tabanan beserta jajaran yang telah hadir dan menyaksikan langsung rangkaian upacara Yadnya tersebut. Besar harapannya agar kedepan Pemerintah Kabupaten Tabanan selalu senantiasa memberikan dukungan dalam tiap kegiatan di masyarakat.

Lebih lanjut Dewa Made Maharaja menerangkan, dalam rangkaian upacara ini diikuti oleh 36 sawa dengan biaya sebesar Rp. 5.000.000 per sawanya, lalu 39 orang ngelangkir, 10 ngelungah, 1 orang nebusin dengan biaya masing-masing 1.000.000 per orangnya, juga 19 orang metatah / mesangih, 10 orang nelubulanin, 3 orang ngerorasin, dengan biaya masing-masing Rp. 1.500.000 per orangnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PU Setujui Usulan Gubernur Koster Bangun Infrastruktur  Bali  dengan Anggaran Rp 773 M

    Menteri PU Setujui Usulan Gubernur Koster Bangun Infrastruktur  Bali  dengan Anggaran Rp 773 M

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  05  September  2025 Menteri PU Setujui Usulan Gubernur Koster Bangun Infrastruktur  Bali  dengan Anggaran Rp 773 M   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri PU Dody Hanggodo, Selasa 2 September 2025 di Jakarta. Koster hadir membawa aspirasi dan usulan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di Bali demi mendukung […]

  • Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  09  Januari  2020   Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir   BALI, INDEX  –  Tahun 2020, Gubernur Bali Wayan Koster akan fokus memacu perekonomian Bali. Caranya dengan melakukan penguatan fundamental perekonomian Bali. Basis ekonomi Bali akan diperkuat dengan basis sektor pertanian karena 60 persen kehidupan masyarakat Bali berbasis […]

  • Pengetatan Syarat Perjalanan melalui Udara, Trafik Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 11 Persen Di Tengah  Pandemi 

    Pengetatan Syarat Perjalanan melalui Udara, Trafik Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 11 Persen Di Tengah  Pandemi 

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  5  Januari  2021   Pengetatan Syarat Perjalanan melalui Udara, Trafik Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 11 Persen Di Tengah  Pandemi   Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Bali ( foto:ist)   JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id   – Trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I pada Desember 2020 mengalami pertumbuhan 11 persen dari 2.801.046 pergerakan […]

  • Penkab Bangli Gelar Bulan Bahasa  Bali VII Tahun 2025 

    Penkab Bangli Gelar Bulan Bahasa  Bali VII Tahun 2025 

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bangli, Kamis  06  Pebruari  2025 Penkab Bangli Gelar Bulan Bahasa  Bali VII Tahun 2025     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kabupaten Bangli menggelar acara pembukaan Bulan Bahasa Bali VII Tahun 2025 pada hari Rabu, 5 Februari 2025, di Balai Banjar Adat Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut. Bulan bahasa Bali keVII tahun 2025 ini mengangkat tema “Jagat […]

  • Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day

    Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis  09  Maret  2023   Bali Safari Park  Gelar Even Special di Perayaan  International Women’s Day   Bali,  Index  – Untuk merayakan hari International Women’s Day yang jatuh pada tanggal 08 Maret 2023,  Bali Safari Park mempersembahkan event special sebagai bentuk apresiasi terhadap para visitors wanita. Persembahan berupa berbagai macam kegiatan seperti Fun activities, Talk […]

  • Melestarikan Budaya Nusantara

    Melestarikan Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kuta,  Sabtu  28  September   2024 Melestarikan Budaya Nusantara   Budaya merupakan kombinasi dari dua kata: Budhi, yang artinya “pikiran yang jernih,” dan Hridaya, artinya hati yang lembut. Pikiran yang jernih lebih lanjut disebut intelegensia – bukan pengetahuan intelektual pinjaman – tapi intelegensia atau kebijaksanaan berdasarkan pengalaman pribadi dalam hidup. (Guruji Anand Krishna dalam Vedanta, Memaknai […]

expand_less