Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Urgensi dan  Dampak Kenyamanan Wisatawan : Proyek LNG Sidakarya Tuai Penolakan

Urgensi dan  Dampak Kenyamanan Wisatawan : Proyek LNG Sidakarya Tuai Penolakan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  22  Juni  2025

Urgensi dan  Dampak Kenyamanan Wisatawan : Proyek LNG Sidakarya Tuai Penolakan

 

Praktisi pariwisata Bali  Yusdi Diaz

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Rencana pembangunan terminal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di Pantai Sidakarya, Denpasar Selatan, kembali menuai sorotan.

Praktisi pariwisata Bali  Yusdi Diaz menilai proyek LNG Sidakarya berisiko tinggi bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.Sidakarya tidak layak dijadikan lokasi terminal LNG dan menyarankan agar pembangkit energi dibangun di kawasan yang lebih luas dan memungkinkan untuk skala besar.

“Kalau memang ingin mandiri energi, bangunlah yang besar di wilayah utara atau timur Bali. Bukan di kawasan padat aktivitas wisata seperti Sanur,” kata Yusdi.

Ia mempertanyakan alasan pemerintah memilih lokasi yang dinilai rawan konflik sosial dan ekologis, padahal Celukan Bawang telah disiapkan sebagai pusat pembangkit energi berbasis gas.

“Di Celukan Bawang sudah dirancang pembangunan PLTG 900 MW lengkap dengan LNG hub. Lalu mengapa tetap memaksakan Sidakarya,” ungkap Yusdi Diaz di Denpasar.

ia menilai lokasi tersebut tidak ideal dan justru berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kawasan pariwisata Sanur dan Pulau Serangan.

“Kalau memang niatnya menjadikan Bali mandiri energi, kenapa tidak dibangun saja di Bali Timur? Sekalian yang besar, supaya bisa menyuplai kebutuhan listrik seluruh Bali, bahkan NTB dan NTT,” Yusdi.

Menurutnya, pembangunan terminal LNG di Sidakarya hanya akan menyuplai Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG) Pesanggaran yang porsinya hanya 30 persen dari kebutuhan listrik Bali.

“LNG Sidakarya itu persoalan kecil. Kalau memang ingin mandiri energi bersih, kenapa hanya untuk 30 persen dari konsumsi listrik Bali? Padahal di sisi lain, Bali membutuhkan solusi jangka panjang dan skala besar,” terangnya.

Tak hanya mempertanyakan urgensi proyek, ia juga menyoroti dampak visual dan kenyamanan wisatawan, kehadiran kapal LNG raksasa sepanjang 300 meter dan setinggi 40 meter yang beroperasi 24 jam bisa mengganggu pemandangan dan kenyamanan wisata di kawasan Sanur dan Serangan.

“Coba bayangkan, kita duduk di tepi pantai, lalu terlihat kapal raksasa dengan cahaya menyilaukan seperti PLTU Paiton. Apakah itu nyaman bagi wisatawan,” kritiknya.

Lebih lanjut, ia meminta agar keterlibatan publik, khususnya pelaku usaha pariwisata seperti pemilik vila, hotel, dan restoran dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

“Kalau bicara dampak pariwisata, yang harus diundang ya investor pariwisata. Jangan hanya institusi. Yang hidup dan berinvestasi di sana harus dilibatkan,” tegasnya.

Sementara itu, pembangunan LNG Sidakarya yang digarap oleh PT Dewata Energi Bersih (DEB) telah bergulir sejak tiga tahun lalu. Namun hingga kini belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu terbitnya izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq  sebelumnya sempat meninjau lokasi terminal LNG Sidakarya pada 27 Mei 2025 lalu dan menegaskan bahwa persetujuan lingkungan akan diawasi secara ketat sebelum izin diberikan.

Di sisi lain, opsi alternatif sebenarnya sudah tersedia. PT PLTG Celukan Bawang di Bali Utara telah mempresentasikan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Hybrid berbahan bakar gas alam dan hidrogen di atas lahan seluas 40 hektare. Proyek ini telah melewati tahapan konsultasi publik dan Amdal pada September 2024 lalu.

PLTGU Hybrid ini dirancang menghasilkan daya listrik sebesar 2 x 450 MW atau 900 MW, yang berarti mampu memenuhi hampir 70 persen kebutuhan listrik Bali yang mencapai 1.200 MW per tahun.

Melihat daya jangkau dan skala proyek, para narasumber dalam talkshow menilai pembangunan PLTGU Hybrid di Celukan Bawang jauh lebih layak ketimbang LNG Sidakarya yang hanya menyuplai PLTDG Pesanggaran.

Motif di Balik Proyek Triliunan

Diketahui, proyek terminal LNG Sidakarya digagas oleh PT Dewata Energi Bersih (PT DEB), perusahaan patungan antara PT Padma Energi Indonesia dan Perusda Bali. Terminal setinggi 50 meter ini disebut memiliki nilai transaksi gas dengan PLN yang bisa mencapai Rp 40 triliun selama 20 tahun.

Namun, sejumlah pihak menduga proyek ini bukan murni didasari pertimbangan kebutuhan energi, melainkan sarat kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Pembangunan ini terlihat lebih didorong oleh motif proyek dan elite, bukan logika infrastruktur yang rasional.

Kasus ini seolah menggemakan pola serupa dengan proyek kontroversial lainnya di Indonesia, seperti tambang nikel di Raja Ampat yang dibungkus dengan narasi “energi bersih”, namun menyimpan ancaman kerusakan lingkungan dan sosial yang masif.

Pada akhirnya, publik akan bertanya, jika masa depan energi bersih Bali yang berkelanjutan adalah tujuannya, mengapa tidak memilih jalan yang paling logis dan aman di utara, alih-alih mempertaruhkan selatan dalam mimpi buruk ekologis

Sidakarya berada di kawasan padat penduduk, berdekatan dengan zona konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai dan kawasan suci Sanur. Proyek ini juga direncanakan mengeruk laut hingga kedalaman 20 meter yang berpotensi merusak terumbu karang, padang lamun, dan habitat laut lainnya.

“Kalau dipaksakan, dampaknya bisa mematikan sumber penghidupan nelayan di Desa Adat Sanur, Intaran, dan Serangan,” tutupnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster, Dukung Satgas Patroli Imigrasi,  Penertiban Terhadap WNA, sekaligus Lindungi Masyarakat Bali

    Gubernur Koster, Dukung Satgas Patroli Imigrasi,  Penertiban Terhadap WNA, sekaligus Lindungi Masyarakat Bali

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  30  Agustus   2025   Gubernur Koster, Dukung Satgas Patroli Imigrasi,  Penertiban Terhadap WNA, sekaligus Lindungi Masyarakat Bali   Gubernur Bali, Wayan Koster   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Provinsi Bali mendukung penuh langkah penertiban terhadap warga negara asing (WNA) yang melakukan berbagai pelanggaran mulai dari visa, penyalahgunaan izin tinggal, praktik usaha ilegal, hingga rumah […]

  • Desa Adat di Gianyar Sambut Positif Kebijakan Pemkab Gianyar Memuliabiakan Ayam Bali

    Desa Adat di Gianyar Sambut Positif Kebijakan Pemkab Gianyar Memuliabiakan Ayam Bali

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis 18  September  2025 Desa Adat di Gianyar Sambut Positif Kebijakan Pemkab Gianyar Memuliabiakan Ayam Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Langkah Pemerintah Kabupaten Gianyar mengembangbiakan atau memuliabiakan ayam Bali dalam 3 tahun ini mendapat sambutan positif dari Desa Adat di Gianyar. “Ini sebuah terobosan yang brilyan dari bapak Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra. […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  12  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Mengantisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Kota Denpasar Monitoring Harga Bahan Kebutuhan Pokok

    Mengantisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Kota Denpasar Monitoring Harga Bahan Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 21  Desember  2020   Mengantisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Kota Denpasar Monitoring Harga Bahan Kebutuhan Pokok   BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Mengantisipasi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar melakukan monitoring harga bahan kebutuhan pokok di seluruh pasar rakyat […]

  • Kunjungi TPS3R Baktiseraga, Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Berikan Apresiasi dan Harap Bisa Direplikasi

    Kunjungi TPS3R Baktiseraga, Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Berikan Apresiasi dan Harap Bisa Direplikasi

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Buleleng, Minggu  26  November  2023 Kunjungi TPS3R Baktiseraga, Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya Berikan Apresiasi dan Harap Bisa Direplikasi   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya bersama dengan Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana melakukan peninjauan ke TPS3R Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Minggu (26/11). Pada kesempatan ini, Mahendra Jaya ditunjukkan […]

  • Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

    Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 2 Juli 2021   Kapolda Jabar : Sanksi Hukum Bagi Warga yang Melanggar Prokes Saat Pelaksanaan PPKM Darurat   Kapolda Jabar lrjen Pol Drs Ahmad Dofiri, M.Si   Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akan menerapkan sanksi tindakan hukum bagi warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) pada saat pelaksanaan PPKM Darurat, yang […]

expand_less