Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Penida, Selasa  04  Oktober  2025

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

 

Gubernur Bali Wayan Koster

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   — Proyek pembangunan lift kaca di kawasan wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida, kembali menuai perhatian publik. Fasilitas vertikal yang direncanakan untuk mempermudah akses wisatawan menuju area pantai ini dinilai berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan dan tatanan alam yang selama ini menjadi daya tarik utama destinasi unggulan Bali tersebut.

Pantai Kelingking merupakan ikon pariwisata Nusa Penida yang dikenal karena panorama tebing dan garis pantai alami yang masih terjaga. Kehadiran bangunan modern seperti lift kaca dianggap sebagian pihak dapat mengubah wajah kawasan yang selama ini dikenal dengan keasrian dan nuansa alaminya.

Wisatawan asal Amerika Serikat, Meakel, menyampaikan kekecewaannya atas pembangunan tersebut.

“ Kami menyukai Bali karena alam dan budayanya. Sangat disayangkan keunikan Bali dirusak dengan bangunan lift kaca ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan wisata tersebut.

Nada serupa juga disuarakan warga setempat, Ketut Winasa, yang berharap pemerintah mengambil langkah untuk menjaga warisan alam Bali.

“Jangan rusak Bali. Jaga alamnya agar tetap bisa dinikmati anak cucu kita. Saya berharap Gubernur Bali membongkar lift ini. Kembalikan Bali seperti dulu,” tegasnya.

Sejumlah pemerhati lingkungan dan tokoh masyarakat sebelumnya juga menyuarakan kekhawatiran serupa, menyebut pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan pariwisata Bali. Mereka mengharapkan pemerintah tetap mengedepankan prinsip konservasi dan mempertimbangkan kajian amdal dalam setiap proyek pembangunan di kawasan wisata alam.

Hingga berita ini diterbitkan, proyek pembangunan lift kaca tersebut masih menjadi perhatian publik dan menantikan tindak lanjut resmi dari pemerintah daerah.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, keputusan lanjutan tentang ‘ Proyek lift kaca pantai Kelingking ‘ akan diambil setelah hasil kajian Pansus TRAP selesai dan dikonsultasikan dengan pemerintah Kabupaten Klungkung.

” Saya masih menunggu hasil kajian dari Tim Pansus TRAP DPRD Bali terkait proyek pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung,” terang Gubenur Koster, usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Integritas Budaya Antikorupsi dan Gratifikasi bagi ASN Pemerintah Provinsi Bali serta Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Bali, bertempat di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa, 4 November 2025.
Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa pemerintah provinsi belum mengambil keputusan apapun terkait proyek tersebut.Kasus ini sedang didalami Pansus TRAP.
“Saya menanti hasil kajian. Belum panggil investor. Saya koordinasikan dengan Bupati Klungkung,”ungkap Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa setiap pembangunan di Bali harus mengikuti aturan tata ruang dan peraturan daerah yang berlaku. Hal ini disampaikan Koster dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya serta alam Bali.
” Arah pembangunan Bali telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 hingga 2125.
Selain itu, terdapat Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali, serta Perda Nomor 2 Tahun 2023–2043 yang mengatur batas ketinggian bangunan, di mana ketinggian maksimum dibatasi hanya 15 meter di atas permukaan tanah.
Gubernur Koster menekankan, seluruh pembangunan di Bali harus berlandaskan nilai-nilai lokal dan tetap mengakar pada filosofi Tri Hita Karana, yakni keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.
Aturan ketinggian bangunan ini bertujuan menjaga harmoni antara bangunan manusia dan lanskap alam serta spiritualitas Bali yang kuat mengakar pada filosofi Tri Hita Karana—keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan.
(080)
  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga “AKRAB” #BersamaJadiLebihBaik

    Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga “AKRAB” #BersamaJadiLebihBaik

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  15  April  2021   Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga “AKRAB” #BersamaJadiLebihBaik   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Menyambut bulan Ramadan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan produk inovatif yang bisa mempererat kekeluargaan. Produk yang ditujukan bagi pelanggan kartu XL Prabayar ini bernama “Paket AKRAB”, berupa paket internet dengan kuota besar […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bali, Bali  Senin  26  Oktober  2020   Renungan  JOGER  

  • Satgas Tanggap Bencana Temukan Lagi 4 Korban di Lokasi Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi

    Satgas Tanggap Bencana Temukan Lagi 4 Korban di Lokasi Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu 05 Januari 2019   Satgas Tanggap Bencana Temukan Lagi 4 Korban di Lokasi Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol drg Arios Bismark,DFM, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dan Basarnas, saat konfrensi pers di Media Center TKP Cisolok,Kab. Sukabumi, Jumat […]

  • Bupati Timur Tengah Selatan Resmikan Gedung Baru PT Pegadaian Cabang SoE

    Bupati Timur Tengah Selatan Resmikan Gedung Baru PT Pegadaian Cabang SoE

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Soe, Sabtu  09  Agustus 2025 Bupati Timur Tengah Selatan Resmikan Gedung Baru PT Pegadaian Cabang SoE    Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Lioe, S.IP, SH, MH resmikan Kantor Baru PT Pegadaian Cabang SoE, Kamis 7 Agustus 2025.   NTT,  indonesiaexpose.co.id   – Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Lioe, S.IP, SH, MH resmikan Kantor Baru PT […]

  • Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK

    Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK

    • calendar_month Senin, 17 Des 2018
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta , Selasa 18 Desember 2018   Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK Empat pemanjat profesional membentangkan spanduk yang bertuliskan “Berani Lapor Hebat” di gedung KPK C1 Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. ( Foto/ist)   JAKARTA, INDEX  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merinci 14 proyek terkait kasus korupsi pekerjaan fiktif pada PT Waskita Karya […]

  • Kota Denpasar Peringkat Kedua Nasional Indeks Desa Membangun

    Kota Denpasar Peringkat Kedua Nasional Indeks Desa Membangun

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

      Denpasar, Minggu  22  Desember  2019 Kota Denpasar Peringkat Kedua Nasional Indeks Desa Membangun Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat berfoto bersama Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat PMD Provinsi Bali Ir. I Nengah Suta Maryana, M.MA (kanan) pada acara Rakor TIK Denpasar Tahap kedua di Denpasar beberapa waktu lalu. […]

expand_less