Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Penida, Selasa  04  Oktober  2025

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

 

Gubernur Bali Wayan Koster

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   — Proyek pembangunan lift kaca di kawasan wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida, kembali menuai perhatian publik. Fasilitas vertikal yang direncanakan untuk mempermudah akses wisatawan menuju area pantai ini dinilai berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan dan tatanan alam yang selama ini menjadi daya tarik utama destinasi unggulan Bali tersebut.

Pantai Kelingking merupakan ikon pariwisata Nusa Penida yang dikenal karena panorama tebing dan garis pantai alami yang masih terjaga. Kehadiran bangunan modern seperti lift kaca dianggap sebagian pihak dapat mengubah wajah kawasan yang selama ini dikenal dengan keasrian dan nuansa alaminya.

Wisatawan asal Amerika Serikat, Meakel, menyampaikan kekecewaannya atas pembangunan tersebut.

“ Kami menyukai Bali karena alam dan budayanya. Sangat disayangkan keunikan Bali dirusak dengan bangunan lift kaca ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan wisata tersebut.

Nada serupa juga disuarakan warga setempat, Ketut Winasa, yang berharap pemerintah mengambil langkah untuk menjaga warisan alam Bali.

“Jangan rusak Bali. Jaga alamnya agar tetap bisa dinikmati anak cucu kita. Saya berharap Gubernur Bali membongkar lift ini. Kembalikan Bali seperti dulu,” tegasnya.

Sejumlah pemerhati lingkungan dan tokoh masyarakat sebelumnya juga menyuarakan kekhawatiran serupa, menyebut pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan pariwisata Bali. Mereka mengharapkan pemerintah tetap mengedepankan prinsip konservasi dan mempertimbangkan kajian amdal dalam setiap proyek pembangunan di kawasan wisata alam.

Hingga berita ini diterbitkan, proyek pembangunan lift kaca tersebut masih menjadi perhatian publik dan menantikan tindak lanjut resmi dari pemerintah daerah.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, keputusan lanjutan tentang ‘ Proyek lift kaca pantai Kelingking ‘ akan diambil setelah hasil kajian Pansus TRAP selesai dan dikonsultasikan dengan pemerintah Kabupaten Klungkung.

” Saya masih menunggu hasil kajian dari Tim Pansus TRAP DPRD Bali terkait proyek pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung,” terang Gubenur Koster, usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Integritas Budaya Antikorupsi dan Gratifikasi bagi ASN Pemerintah Provinsi Bali serta Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Bali, bertempat di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa, 4 November 2025.
Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa pemerintah provinsi belum mengambil keputusan apapun terkait proyek tersebut.Kasus ini sedang didalami Pansus TRAP.
“Saya menanti hasil kajian. Belum panggil investor. Saya koordinasikan dengan Bupati Klungkung,”ungkap Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa setiap pembangunan di Bali harus mengikuti aturan tata ruang dan peraturan daerah yang berlaku. Hal ini disampaikan Koster dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya serta alam Bali.
” Arah pembangunan Bali telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 hingga 2125.
Selain itu, terdapat Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali, serta Perda Nomor 2 Tahun 2023–2043 yang mengatur batas ketinggian bangunan, di mana ketinggian maksimum dibatasi hanya 15 meter di atas permukaan tanah.
Gubernur Koster menekankan, seluruh pembangunan di Bali harus berlandaskan nilai-nilai lokal dan tetap mengakar pada filosofi Tri Hita Karana, yakni keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.
Aturan ketinggian bangunan ini bertujuan menjaga harmoni antara bangunan manusia dan lanskap alam serta spiritualitas Bali yang kuat mengakar pada filosofi Tri Hita Karana—keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan.
(080)
  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tabanan Bangga Desa Beraban dan Dauh Peken ditetapkan Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar

    Bupati Tabanan Bangga Desa Beraban dan Dauh Peken ditetapkan Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Tabanan ,Selasa  15  Maret  2022   Bupati Tabanan Bangga Desa Beraban dan Dauh Peken ditetapkan Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Desa Beraban dan Desa Dauh Peken, terpilih sebagai salah satu contoh Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Tahun 2022 oleh Kementerian PPPA, mendapat apresiasi luar biasa dari […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 26  Juni  2025

  • Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme

    Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Lumajang,  Jumat  23  Agustus  2019   Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme   ” Olah raga  bersama Polres  Lumajang dan warga  Papua, bukti persadauran  terjalin di kaki Gunung Semeru.”   JATIM,  INDEX  –  Setelah banyak beredar kabar hoax tentang perselisihan warga Papua yang ada di perantauan di beberapa kota di Indonesia, […]

  • KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN

    KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  14   Maret  2024 KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN   Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana (foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri bagi perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) di Indonesia sebagai salah satu strategi pendidikan antikorupsi pada jenjang […]

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 13 November 2022 Walikota Jaya Negara Serahkan Hadiah Penampilan Terbaik Parade Baleganjur Maha Bandana Prasadha.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelaksanaan Parade Baleganjur serangkaian Maha Bandana Prasadha Tahun 2022 berlangsung sukses dengan menetapkan sebanyak 4 peserta terbaik. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Wakil Walikota […]

  • Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  09  Januari  2020   Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir   BALI, INDEX  –  Tahun 2020, Gubernur Bali Wayan Koster akan fokus memacu perekonomian Bali. Caranya dengan melakukan penguatan fundamental perekonomian Bali. Basis ekonomi Bali akan diperkuat dengan basis sektor pertanian karena 60 persen kehidupan masyarakat Bali berbasis […]

expand_less