Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Buka FGD Road To Kesanga Fest 2026, Wawali Arya Wibawa Ajak Para Yowana Ikut Sumbangkan Ide dan Pemikiran Untuk Peningkatan Kualitas Acara

Buka FGD Road To Kesanga Fest 2026, Wawali Arya Wibawa Ajak Para Yowana Ikut Sumbangkan Ide dan Pemikiran Untuk Peningkatan Kualitas Acara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  09  November  2025

Buka FGD Road To Kesanga Fest 2026, Wawali Arya Wibawa Ajak Para Yowana Ikut Sumbangkan Ide dan Pemikiran Untuk Peningkatan Kualitas Acara

 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Road To Kesanga Fest 2026 yang digagas Pasikian Yowana Kota Denpasar, ditandai dengan yel-yel Kesanga Festival, di Uma Dewi Kecak Dance Waribang Kesiman, Minggu (9/11/2025).

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Road To Kesanga Fest 2026 yang digagas Pasikian Yowana Kota Denpasar, ditandai dengan yel-yel Kesanga Festival, di Uma Dewi Kecak Dance Waribang Kesiman, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Ketua STT se-Kota Denpasar ini bertujuan untuk menggali potensi serta ide kreatif Yowana Kota Denpasar, khususnya dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Puwantara, Budayawan Kota Denpasar, Komang Indra Wirawan atau akrab disapa Komang Gases, Gede Anom Ranuara atau Guru Anom, dan Forum Bendesa Adat Kota Denpasar.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana dalam laporannya menjelaskan, ogoh-ogoh merupakan sebuah karya seni yang hingga kini telah menjadi tradisi bagi masyarakat Bali. Di Kota Denpasar, rangkaian Hari Suci Nyepi tidak saja diisi dengan aktivitas tradisi dan hari suci, namun telah berkembang dengan kegiatan anak muda berbasis kreatifitas bernama Kesanga Festival dan telah menjadi sebuah barometer di Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskannya, untuk mempersiapkan Kesanga Festival Tahun 2026, maka dirasa perlu dilaksanakan kegiatan FGD ini, yang juga ditujukan untuk evaluasi atas pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya. Hal ini lantaran, masih banyak hal yang harus terus dioptimalkan seiring kemajuan zaman saat ini.

“Tentu harapan kami kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mengevaluasi dan mengembangkan pelaksanaan Kesanga Fest di Tahun 2026 mendatang, sehingga mampu terus mewadahi kreatifitas anak muda Denpasar, khususnya untuk seni ogoh-ogoh,” ujarnya

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam sekapur sirihnya mengatakan, jika dilihat dinamika dan fenomena kreatifitas STT Kota Denpasar saat ini telah menjadi barometer kebudayaan dan seni yang dilakoni generasi muda di Bali.

Tetapi, lebih dari itu, lanjut Wawali Arya Wibawa, perlu juga dipelajari tentang kelemahan yang mendasar yang biasanya melekat di diri anak-anak muda atau dari Yowana-Yowana di Kota Denpasar, yaitu ketidakkonsistenan.

“Biasanya jika merasa sudah terkenal daya juang dan spirit anak-anak muda menurun. Hal ini yang perlu dihindari. Nah, itu yang kita perlu hindari. Artinya, setiap perhelatan Kesanga Festival tentu harus mempunyai kualitas yang terus naik,” tutur Wawali Arya Wibawa.

Penyelenggaraan FGD ini kata Arya Wibawa adalah cara yang baik untuk dapat bertukar ide, pikiran yang belum ada pada tahun lalu. Setiap anggota Yowana yang hadir di acara tersebut juga diminta untuk dapat memberikan sumbangsih pemikiran, tidak hanya dari sisi narasumber saja. Hal ini lantaran, Kesanga Festival lahir dari anak-anak muda dan juga untuk anak-anak muda.

Wawali Arya Wibawa juga menekankan pada kesempatan itu, beberapa hal berkaitan dengan Kesanga Festival. Antara lain, soal rencana untuk mematenkan Kesanga Festival sebagai produk budaya asli Kota Denpasar. Hal lainnya juga adalah berkaitan dengan teknis pelaksanaan Kesanga Festival, seperti ragam kuliner Kesanga Festival yang memerlukan proses kurasi detail dan maksimal.

Selain itu, faktor cuaca saat pelaksanaan juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh para panitia penyelenggara. Karena seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya animo masyarakat begitu tinggi untuk menyaksikan perhelatan ini. Tak hanya dari Kota Denpasar, bahkan tamu dari luar Bali, seperti Jakarta juga sangat antusias untuk dapat menyaksikan acara itu.

“Perlu diingat, tahun ini, akan diresmikan patung yang ada di Lapangan Puputan Badung, yang akan menjadi ikon Kota Denpasar. Patung tersebut terdapat relief-relief yang lahir dari tokoh seniman ogoh-ogoh kita,” ujarnya.

Hal penting lainnya yang juga ditekankan Arya Wibawa adalah soal lomba Ogoh Ogoh mini yang melibatkan daerah lain, yakni Tabanan dan Badung. Dirinya juga mempersilahkan apakah lomba ini akan digelar hingga ke skala regional atau bahkan nasional.

Selanjutnya para Yowana juga diminta untuk dapat merancang tentang teknis display Ogoh Ogoh yang ada di panggung utama. Hal lain yang juga dikatannya, adalah upaya promosi masif terkait dengan pelaksanaan Kesanga Festival sehingga secara luas dapat dikenal oleh masyarakat.

“Saya juga berharap ada penguatan-penguatan dari stakeholder yang terkait. Itu yang pertama. Kemudian promosi masif juga perlu dilakukan, misalnya lewat media sosial yang bersifat kontinyu. Harapannya, kualitas Kesanga Fest 2026 akan meningkat,“ tutup Arya Wibawa.

(112).

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Bali, Senin  22  September  2025 Renungan  Joger

  • Yayasan Danamon Peduli Denpasar Dukung Program Pemerintah Dalam Pengelolaan Sampah Mulai dari Sumber

    Yayasan Danamon Peduli Denpasar Dukung Program Pemerintah Dalam Pengelolaan Sampah Mulai dari Sumber

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 19 Desember 2019   Yayasan Danamon Peduli Denpasar Dukung Program Pemerintah Dalam Pengelolaan Sampah Mulai dari Sumber BALI, INDEX – Yayasan Danamon Peduli melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU (mutual of understanding) dengan 10 Sekolah Dasar di Denpasar pada 13 Desember 2019. Penandatanganan dilaksanakan di Kantor Bank Danamon Jl. Hayam Wuruk Denpasar. Perjanjian […]

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 14 September 2022 Ny. Putri Suastini Koster menerima audiensi Sukmawati Soekarnoputri Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit ke-7   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menerima audiensi sekaligus kunjungan putri Presiden Pertama RI yang juga merupakan seniman dan politikus Indonesia Ibu Sukmawati Soekarnoputri ke Pameran IKM Bali Bangkit ke-7 […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 28 Maret 2023 Renungan JOGER  

  • PDAM  Panca  Mahottama

    PDAM  Panca  Mahottama

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  28  Oktober  2024 PDAM  Panca  Mahottama  

  • Unsur Konsolidasi dan Rekonsiliasi dalam kepengurusan DPD I Golkar Bali periode 2020-2025

    Unsur Konsolidasi dan Rekonsiliasi dalam kepengurusan DPD I Golkar Bali periode 2020-2025

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  09  Maret  2020   Unsur Konsolidasi dan Rekonsiliasi dalam kepengurusan DPD I Golkar Bali periode 2020-2025 Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali  Dr.I Nyoman Sugawa Korry (tengah),  I Wayan Muntra, selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM (pojok kanan) dan D.A.P.Sri Wigunawati (pojok kiri),di Kantor DPD Partai Golkar Bali, Senin (9/3/2020).(Foto/indonesiaexpose.co.id/078)   […]

expand_less